Ingin Hapus Premium di DKI, Ahok Disebut "Asbun" dan Tak Berdasar

Arsito Hidayatullah

Rabu, 03 Februari 2016 | 10:32 WIB
Ingin Hapus Premium di DKI, Ahok Disebut "Asbun" dan Tak Berdasar
Ilustrasi pengisian BBM jenis Premium di SPBU di Jakarta. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, mengatakan bahwa pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ingin melarang penjualan BBM jenis Premium di Jakarta, tidak berdasar dan terkesan "asbun" alias "asal bunyi".

"Ahok terkesan 'asbun' ketika merencanakan akan melarang penjualan BBM jenis Premium di wilayah DKI Jakarta. Padahal BBM Premium sudah tidak disubsidi pemerintah. Apakah dia tidak mengetahuinya? Dan apa dasarnya dia melarang penjualan premium di Jakarta?" kata Sofyano, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (3/2/2016).

 
Sofyano menjelaskan, jika Ahok melarang solar subsidi dijual di Jakarta, itu masih tepat, karena solar masih ada muatan subsidi dari pemerintah. Namun dengan ini menurutnya, publik bisa menilai bahwa mantan Bupati Babel tersebut lama-lama semakin "nyinyir" saja, dengan merencanakan kebijakan yang akan membebani rakyat DKI karena akan diharuskan membeli BBM yang lebih mahal dari Premium.

"Langkah Pertamina yang telah menyiapkan beberapa jenis BBM, antara lain Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Plus dan Pertadex, sudah cukup baik. Pertamina sudah menyiapkan beberapa alternatif BBM, sehingga rakyat bisa memilih. Itu lebih fair dan adil bagi rakyat. Jika Premium dipaksa dihapus oleh Ahok, itu dapat dinilai sebagai jebakan 'batman' terhadap Pertamina, karena pada akhirnya bisa jadi sasaran amuk publik karena Pertamina adalah ujung tombak dalam penyediaan BBM di negeri ini," ungkapnya.

Menurut Sofyano lagi, kalau Ahok anti-subsidi BBM, maka harusnya Gubernur DKI tersebut membuat Perda khusus yang melarang Premium dan solar bersubsidi dipakai oleh pegawai Pemda DKI dan BUMD, serta seluruh kendaraan umum di wilayah DKI. Artinya, armada-armada itu diharuskan menggunakan Pertamax atau Pertalite.

Selain itu, masih menurut Sofyano, jika Premium dianggap menimbulkan polusi dan berbahaya bagi lingkungan, Ahok sebagai Gubernur harusnya bisa membuktikan dengan data, berapa banyak penduduk DKI yang sakit atau rusak paru-parunya atau terkena TBC, karena menghirup gas buang yang berasal dari Premium.

"Premium sudah dipakai puluhan tahun oleh rakyat di negeri ini. Kok pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, belum pernah merilis berbahayanya penggunaan Premium, dan mengapa pemerintah selama ini menjual premium?" ujarnya.

Menurut Sofyano, dalam hal ini Ahok tidak punya data atau hasil survei yang akurat mengenai kesimpulan berbahayanya jika menggunakan Premium. Sehingga pada akhirnya, rencana Ahok melarang Premium beredar di Jakarta pun jadi terkesan "asal bunyi" saja.

"Ahok sebagai Gubernur DKI harusnya dalam merencanakan dan membuat keputusan, serta kebijakan, harus berdasarkan peraturan perundang-undangan. Bukannya asal bicara dan menjadikan perkataannya jadi dasar hukum," kata Sofyano.

Sofyano pun menambahkan, jika Ahok ingin menata pengelolaan transportasi di Jakarta, harusnya dia punya konsep, sekaligus berani membatasi pendaftaran kepemilikan kendaraan. Dengan kata lain, bila perlu jadikan Jakarta tertutup bagi pendaftaran kepemilikan kendaraan baru.

"Tapi sebagai Gubernur DKI, dia pasti mengetahui bahwa lebih dari 50 persen Pendapat Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor. Nah, jika kebijakan ini dia terapkan, publik bisa menguji keseriusan Ahok dalam mengatasi masalah transportasi, kendaraan, dan polusi di Jakarta," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kirim Surat ke Pertamina, Ahok Minta Hapus Premium di Jakarta

Kirim Surat ke Pertamina, Ahok Minta Hapus Premium di Jakarta

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 16:29 WIB

Tukang Becak Geruduk Balai Kota

Tukang Becak Geruduk Balai Kota

Foto | Kamis, 28 Januari 2016 | 13:20 WIB

Ahok: Pemprov DKI Tak Bisa Larang Orang Jadi LGBT

Ahok: Pemprov DKI Tak Bisa Larang Orang Jadi LGBT

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 19:05 WIB

Capai 1 Juta KTP, Ahok Bersedia Ikut Jalur Independen

Capai 1 Juta KTP, Ahok Bersedia Ikut Jalur Independen

News | Senin, 25 Januari 2016 | 22:59 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×