Untuk Pertama Kalinya Obama akan Kunjungi Masjid di AS

Adhitya Himawan

Kamis, 04 Februari 2016 | 01:33 WIB
Untuk Pertama Kalinya Obama akan Kunjungi Masjid di AS
Presiden Amerika Serikat Barack Obama. (Reuters/Kevin Lamarque)

Suara.com - Sesudah tujuh tahun kepemimpinannya, Barack Obama dijadwalkan melakukan kunjungan pertamanya ke mesjid di Amerika Serikat pada Rabu (3/2/2016), untuk memberikan bantahan atas pidato kasar politisi Partai Republik mengenai Muslim selama musim kampanye pemilihan presiden.

Obama, yang kakeknya pindah ke agama Islam, akan mengunjungi masyarakat Islam mesjid Baltimore, tempat dia akan bertemu dengan pemimpin mereka dan memberikan pendapatnya.

Dia telah mengunjungi mesjid di Malaysia, Indonesia dan Mesir saat menjabat sebagai presiden, namun belum pernah mengunjungi satu dari dua ribu lebih tempat peribadatan agama Islam tersebut di negerinya.

Pada 2009, saat baru terpilih menjadi presiden, Obama mengunjungi Kairo dan menyebut kunjungan itu sebagai "permulaan baru" dengan dunia Muslim.

Banyak agenda kebijakan luar negeri Obama yang memfokuskan dalam mempererat ikatan dengan negara muslim, dari membuat pernjanjian nuklir dengan Iran hingga mengakhiri perang di Iraq dan Afganistan.

Namun upaya itu terhalang oleh konfontasi berkelanjutan dengan kelompok bersenjata dan serangan militer di Afganistan, Iraq, Libia, Pakistan, Somalia, Suriah dan Yaman.

Upayanya terakhir untuk meredakan hubungan antaragama berasal dari debat pemilu dinodai gambaran Amerika dan serangan ekstimis di San Bernardino dan Philadelphia mengancam solidaritas antaragama setelah kejadian 9/11.

Enam hari setelah serangan tahun 2001 di New York dan Waashington, kemudian presiden George W. Bush mengunjungi Pusat Islam Washington dan mendeklarkan "Islam adalah kedamaian." Pada saat ini, calon presiden dari Partai Republik Donald Trump telah membujuk pemilih konservatif dengan menuntut sebuah pelarangan untuk imigran muslim, sementara Ted Cruz menganjurkan penerimaan khusus kristiani dan memperjuangkan "nilai Yahudi-Kristen".

"Kita melihat semua sayap kanan ini pembenci anti-Muslim. Ini adalah waktu yang sempurna untuknya," kata Riham Osman dari Dewan Hubungan Publik Muslim, sebuah kelompok advokasi.

Hukum Gedung Putih tertarik untuk menawarkan sebuah gambaran Amerika yang menekankan tradisi sekular dan berlawanan dengan "pidato pecah-belah" partai Republik.

Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan Obama akan "menegaskan peran penting Muslim Amerika dalam masyarakat kita" dan berpendpat bahwa "warga Amerika yang taat hukum harus bisa menyembah Tuhan dengan cara yang mereka lihat." "Dan mereka tidak harusnya mengejek orang lain, apalagi sesorang yang bercita-cita memimpin negara," tambah Earnest.

"Kami telah melihat sebuah alaram kesudian dari sebagian partai Republik untuk mencoba meminggirkan orang yang taat hukum, patriotik muslim Amerika, dan itu menghina," katanya.

Obama juga ingin mengemukakan kembali kasusnya seperti kelompok IS menyesatkan Islam dan tidak mencerminkan muslim kebanyakan.

Amerika Serikat menjadi rumah bagi sekitar 3,3 juta muslim.

Berdasakan atas Pusat Segitiga pada Terorisme dan Keamanan Tanah Air, sekitar 81 muslim Amerika terlibat dalam kelompok ekstrimis pada 2015.

Namun, Obama berharap dapat memanggil para pemimpin muslim untuk menangkal paham radikal.

"Kami tahu ada kelompol eksrtimis seperti ISIS yang mencari anggota menggunakan sosial media," kata Earnest.

"Tentu saja para pemimpin Muslim memiliki keinginan kuat untuk menghalang hal itu terjadi," katanya.

"Saya tahu keamanan nasional akan mucul dalam pidatonya karena keadaan sekarang," kata Osma, "Saya harap dia tidak akan melakukannya." "Hal itu membuat saya marah sedikit karena ini pertama kali dia datang mengunjungi mesjid, dan di sana ada anak yang tumbuh setelah era 9/11 dan kepercayaan mereka terus menghubungkan keamanan nasional dan tindakan ekstrimis," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

Barack Obama Turun Gunung, Sebut Donald Trump 'Rekor Terburuk' Presiden AS

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Presiden AS Donald Trump Ejek Nama Nabi Muhammad

Presiden AS Donald Trump Ejek Nama Nabi Muhammad

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Dunia Gemetar, Harga Minyak Terus Mendidih saat Perdamaian AS - Iran Makin Tak Jelas

Dunia Gemetar, Harga Minyak Terus Mendidih saat Perdamaian AS - Iran Makin Tak Jelas

News | Senin, 28 September 2026 | 10:48 WIB

Apa Itu Diplomasi Panda Xi Jinping dan Donald Trump?

Apa Itu Diplomasi Panda Xi Jinping dan Donald Trump?

News | Senin, 28 September 2026 | 09:44 WIB

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×