Dunia Berlomba Menemukan Vaksin Zika

Esti Utami

Kamis, 04 Februari 2016 | 12:58 WIB
Dunia Berlomba Menemukan Vaksin Zika
Petugas mengumpulkan contoh cairan tubuh yang terjangkit virus Zika. (Reuters/Josue Decavele)

Suara.com - Produsen obat global berlomba untuk memproduksi vaksin untuk Zika, virus yang dikaitkan dengan kelahiran anak-anak dengan cacat parah. Sebelumnya, organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan keadaan darurat global dan memperingatkan penyakit ini dapat menyebar eksplosif melalui Amerika.

Tapi, para ilmuwan dan produsen obat global telah menyatakan pembuatan vaksin dan kemungkinan penggunaannya secara massal butuh waktu beberapa bulan lagi. Berikut adalah daftar produsen obat dan kemajuan yang telah mereka capai terkait pembuatan vaksin untuk virus Zika:

Sanofi SA <SASY.PA> Pembuat vaksin dengue Prancis menyatakan akan mengerahkan divisi vaksin Pasteurnya untuk mengembangkan vaksin Zika. Metode yang digunakan hampir sama dengan virus demam kuning, encephalitis Jepang dan demam berdarah.

GlaxoSmithKline plc <GSK.L> Pengembang vaksin dengue dari Inggris menyatakan studi kelayakan sedang dilakukan untuk mengevaluasi apakah teknologi vaksin cocok untuk virus Zika.

Intrexon Corp <XON.N> Perusahaan biologi sintetis dari AS, menyebut bahwa nyamuk rekayasa genetika mampu membantu mengurangi proliferasi nyamuk menyebarkan Zika.

Inovio Pharmaceuticals Inc <INO.O>. Produsen vaksin dan immunotherapy Inovio menyebut tahap pertama pengujian vaksin Zika pada manusia baru bisa dilakukan Agustus 2016. Tapi untuk penggunaan darurat bisa dilakukan sebelum akhir tahun.

Hawaii Biotech Inc, Produsen vaksin Hawaii Biotech memulai program formal untuk menguji vaksin musim gugur lalu dan mengharapkan datanya bisa dihasilkan tahun ini. Tapi itu belum menentukan kapan akan mulai uji klinis.

Replikens akan mulai melakukan pengujian pada tikus dan kelinci pada minggu kedua Februari dan diharapkan pengembangan dan pengumpulan data bisa dilakuan beberapa bulan ke depan.

Takeda Pharmaceutical Lts. Produsen obat terkemuka Jepang yang sudah mengembangkan vaksin untuk demam berdarah, memiliki tim beranggotakan delapan orang untuk meneliti vaksin Zika, dari virus yang sama.

Pfizer Inc <PFE.N> Produsen obat ini sedang menganalisis portofolio vaksin yang ada untuk menjajagi kemungkinan bisa digunakan untuk mengatasi virus Zika.

Johnson dan Johnson Janssen <JNJ.N> dari Inggris sedang mengevaluasi jika ada teknologi yang bisa diarahkan untuk mengatasi Zika.

Merck & Co Inc <MRK.N> mengatakan akan bekerja sama dengan mitra kesehatan masyarakat untuk melihat bagaimana keahliannya bisa berguna.

Newlink Genetika Corp pengembang vaksin <NLNK.O> Ebola Newlink mengatakan sedang memulai sebuah proyek untuk mengembangkan pilihan pengobatan baru. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total

Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Instruksikan Bersih-bersih Total

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik

Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik

Entertainment | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:53 WIB

WNI Doyan Shopping Bisa Dapat Fasilitas Bebas Pajak Mulai 1 November, Syaratnya Belanja di Jepang

WNI Doyan Shopping Bisa Dapat Fasilitas Bebas Pajak Mulai 1 November, Syaratnya Belanja di Jepang

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Biaya Nikah Makin Mahal, Mau Sah Harus Wah?

Biaya Nikah Makin Mahal, Mau Sah Harus Wah?

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Saham PTSN Terbang 24 Persen di Tengah Wacana Bagi-bagi HP Gratis oleh Pemerintah

Saham PTSN Terbang 24 Persen di Tengah Wacana Bagi-bagi HP Gratis oleh Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Kronologis Siswa SMA Serang Guru dengan Kampak: Disaksikan Publik Lewat Live Facebook

Kronologis Siswa SMA Serang Guru dengan Kampak: Disaksikan Publik Lewat Live Facebook

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati

Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Lebih dari Sekadar Penunjuk Waktu, Jam Tangan Edisi Khusus Ini Dirancang Jadi Simbol Prestasi

Lebih dari Sekadar Penunjuk Waktu, Jam Tangan Edisi Khusus Ini Dirancang Jadi Simbol Prestasi

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:45 WIB

IHSG Menguat, Asing Masih Buru Saham Berstatus HSC

IHSG Menguat, Asing Masih Buru Saham Berstatus HSC

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:39 WIB

×