Kesaksian Ahok Soal UPS di Tipikor Bikin Ketar-ketir

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 04 Februari 2016 | 18:35 WIB
Kesaksian Ahok Soal UPS di Tipikor Bikin Ketar-ketir
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memberikan kesaksian dalam sidang kasus korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS), di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/2/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketika bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis (4/2/2016), Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan pengadaan alat uninterruptible power supply sebenarnya bukan barang prioritas sehingga harus masuk APBD Perubahan tahun 2014.

"Saya kira UPS bukan barang prioritas sama sekali. Makanya saya bingung kenapa ada UPS," ujar Ahok saat bersaksi di persidangan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016).

Ahok hadir di pengadilan sebagai saksi untuk terdakwa Alex Usman dalam kasus dugaan korupsi pengadaan UPS.

Di hadapan Ketua Majelis Hakim Sutardjo, Ahok menyatakan keheranannya kenapa pengadaan UPS bisa lolos tanpa melewati pembahasan lebih lanjut, padahal bukan prioritas. Prioritas pemerintah, kata Ahok, sebenarnya untuk rehabilitasi gedung sekolah, namun entah kenapa anggaran rehab malah tidak disertakan.

"Tidak ada (untuk beli UPS). Rehabilitasi saja nggak ada. Jangankan UPS, rehab saja nggak ada. Diprioritas bidang pendidikan tidak ada sama sekali," kata Ahok.

Hakim Sutardjo kemudian menanyakan apa saja anggaran prioritas yang biasanya masuk APBD di Jakarta.

"Misalnya sekolah, ada puskesmas, pembebasan lahan, beli tanah, beresin banjir, ngatasi macet," Ahok menjawab.

Kasus yang diduga merugikan negara sebesar Rp81,4 miliar ini telah menjerat empat orang. Dari kalangan eksekutif ada Alex Usman yang sekarang menjadi terdakwa serta Zaenal Soleman.

Alex diduga melakukan korupsi saat menjadi pejabat pembuat komitmen pengadaan UPS di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, sedangkan Zaenal saat itu menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.

Kemudian dari kalangan legislatif, terdiri dari Fahmi Zulfikar dan M Firmansyah. Fahmi merupakan anggota DPRD dari Fraksi Partai Hanura, sementara Firmansyah adalah mantan anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat. Kedua tersangka pernah menjabat anggota DPRD DKI periode 2009-2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Saksi UPS, Ahok: Kalau Saya Tahu Sudah Saya Tempeleng Duluan

Jadi Saksi UPS, Ahok: Kalau Saya Tahu Sudah Saya Tempeleng Duluan

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 17:48 WIB

Ditanya Soal Satu Ini di Tipikor, Ahok Ngaku Tak Tahu

Ditanya Soal Satu Ini di Tipikor, Ahok Ngaku Tak Tahu

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 17:35 WIB

Ahok Bersaksi di Sidang Kasus UPS

Ahok Bersaksi di Sidang Kasus UPS

Foto | Kamis, 04 Februari 2016 | 16:39 WIB

Ketika Hakim Tipikor Minta Maaf ke Ahok

Ketika Hakim Tipikor Minta Maaf ke Ahok

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 15:18 WIB

Lulung Senyum Sambil Pegang Perut Saat Ahok Masuk Ruang Sidang

Lulung Senyum Sambil Pegang Perut Saat Ahok Masuk Ruang Sidang

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 14:59 WIB

Nonton Ahok Jadi Saksi di Tipikor, Ongen: Akan Ada Tujuh TSK Baru

Nonton Ahok Jadi Saksi di Tipikor, Ongen: Akan Ada Tujuh TSK Baru

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 14:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×