Hary Tanoe Akui Kirim SMS: Itu Bukan Ancaman, Tapi Misi Politik

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2016 | 14:35 WIB
Hary Tanoe Akui Kirim SMS: Itu Bukan Ancaman, Tapi Misi Politik
Bos MNC Group dan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan pengacara Hotman Paris Hutapea [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Bos MNC Group dan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengakui pernah mengirimkan SMS kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Agung, Yulianto. Yulianto merupakan jaksa yang memimpin penyidikan kasus dugaan korupsi restitusi pajak PT. Telecom Mobile 8 yang diduga melibatkan Hary Tanoe.

Tetapi, Hary Tanoe membantah kalau isi SMS tersebut untuk mengancam Yulianto. Maksud Hary Tanoe ketika itu adalah untuk menyampaikan misi politik.

"Ya untuk mengatakan misi saya, karena konteksnya begini bahwa dalam penegakan hukum kita ingin yang baik. Jadi yang ingin saya sampaikan ke mereka itu adalah saya ini idealis, saya sangat idealis sebagai pengusaha MNC Group yang berkembang sangat besar. Tapi saya tidak bisa melihat Indonesia seperti ini. Saya ini idealis, justru saya masuk ke politik itu untuk menegakkan hukum dengan baik dan saya tidak mengatakan saya pengacau saya juga tidak mengatakan ini menunjukkan langsung yang bersangkutan. Saya katakan, Indonesia harus dibersihkan dari hal hal yang tidak baik," kata Hary Tanoe di Bareskrim.

Siang ini, Hary Tanoe didampingi pengacara Hotman Paris Hutapea datang ke Bareskrim untuk melaporkan Jaksa Agung H. M. Prasetyo dan Yulianto dengan kasus dugaan melakukan fitnah, pencemaran nama baik, dan memberikan keterangan palsu. Hary Tanoe tidak terima dilaporkan Yulianto ke Bareskrim pada Kamis (28/1/2016) lalu dengan tuduhan dugaan mengancam Yulianto melalui SMS.

Ketika ditanya apakah Hary Tanoe mengirimkan SMS itu karena menilai Prasetyo sudah just of power, Hary Tanoe mengatakan tidak pernah mengatakan hal seperti itu.

"Saya tidak mengatakan itu. Itu hanya imbauan," katanya.

Lalu, Hary Tanoe membacakan SMS yang pernah dikirimkan kepada Yulianto pada tanggal 5 Januari 2016.

"Saya mengatakan bahwa jadi kalimatnya gini: Mas Yulianto kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar, siapa yang profesional dan siapa yang preman, anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng, saya masuk politik, antara lain untuk menegakkan hukum yang semena-mena, Saya masuk ke politik, antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan."

Kemudian Hary Tanoe mengirim SMS lagi pada tanggal 7 Januari.

"Tanggal 7 Januari disambung lagi: kasihan rakyat yang miskin makin banyak sedangkan negara yang kain berkembang dan semakin maju," kata Hary Tanoe.

Hary Tanoe menegaskan maksud SMS-nya kepada Yulianto bukan negatif.

"Jadi saya sangat berharap tulisan seperti ini, ini justru yang melaporkan saya mendukung saya kalau kita ingin Indonesia maju. Kan saya ke daerah-daerah mereka semua ingin negaranya maju dan ini selalu saya sampaikan karena saya sering kan ke daerah-daerah setiap minggunya. Jadi dengan saya dilaporkan, katakan saya melakukan ancaman," kata Hary Tanoe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bareskrim Harus Bongkar Ancaman ke Jaksa Diduga dari Hary Tanoe

Bareskrim Harus Bongkar Ancaman ke Jaksa Diduga dari Hary Tanoe

News | Selasa, 02 Februari 2016 | 18:34 WIB

Terima SMS Ancaman Diduga dari HT, Jaksa: Itu Ditujukan ke Saya

Terima SMS Ancaman Diduga dari HT, Jaksa: Itu Ditujukan ke Saya

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 17:54 WIB

Kasus Ancaman HT, Politisi PDIP Apresiasi Jaksa Lapor Polisi

Kasus Ancaman HT, Politisi PDIP Apresiasi Jaksa Lapor Polisi

News | Kamis, 28 Januari 2016 | 15:17 WIB

Terkini

Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab

Ketegangan Selat Hormuz Memanas Kembali, Iran Serang Zona Industri Minyak Uni Emirat Arab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:44 WIB

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:42 WIB

Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai

Ade Armando Ungkap Alasan Mengundurkan Diri dari PSI: Ada yang Ingin Menghabisi Saya dan Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

Kapal Sipil Oman di Selat Hormuz Ditembak Kapal Perang Amerika Serikat, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:34 WIB

Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu

Diperiksa Soal Kasus Pemerasan THR, Plt Bupati Cilacap Bersumpah: Demi Allah, Saya Nggak Tahu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:30 WIB

Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman

Sampaikan Laporan Akhir ke Presiden, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas Setebal 3.000 Halaman

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:28 WIB

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:27 WIB

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB

Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi

Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:21 WIB

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:07 WIB