Alasan Jessica Tolak Rekonstruksi Polisi, Tapi Bikin Tandingan

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 07 Februari 2016 | 21:14 WIB
Alasan Jessica Tolak Rekonstruksi Polisi, Tapi Bikin Tandingan
Pemeriksaan Jessica Kumala Wongso

Suara.com - Pengacara tersangka Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo Sukinto, menjelaskan kenapa menggelar adegan rekonstruksi versi sendiri di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta, siang tadi. Soalnya, kata dia, rekonstruksi versi penyidik Polda Metro Jaya didasarkan pada rekaman kamera pengintai atau CCTV kafe Olivier.

"Rekon pertama versi Jessica dan kedua kata penyidik menurut CCTV," kata Yudi kepada wartawan, Minggu (7/2/2016).

Rekonstruksi versi Jessica berlangsung sebelum rekonstruksi yang digelar penyidik Polda Metro Jaya.

Jessica menolak ikut rekonstruksi versi penyidik karena menurutnya polisi tidak mau menunjukkan hasil rekaman CCTV yang dijadikan bukti polisi kalau Jessica menuangkan sianida ke es kopi Vietnam.

Total adegan dalam rekonstruksi versi Jessica sebanyak 56 adegan. Sedangkan versi penyidik sebanyak 65 adegan.

"Lah CCTV kita kan nggak lihat suruh ikutin itu ya nggak benar. Berarti, kan dipaksa suruh ngaku. Kecuali CCTV-nya kami lihat, saya nggak lihat, saya nggak ngikuti dan nggak boleh," katanya

Yudi menambahkan Jessica sempat depresi lantaran ada keterangan dari pelayan kafe Olivier yang dianggap tidak berdasarkan fakta.

"Ya Jessica depresi karena ada sesuatu yang nggak cocok, dan dipaksakan untuk cocok. Itu kesaksian daripada pegawai Olivier," katanya.

Ketika ditanya apa yang beda dari rekontruksi versi Jessica dengan versi penyidik, Yudi tidak mau menjawab. Dia meyakini kalau Jessica tidak terbukti menaburkan sianida ke es kopi Vietnam yang kemudian diminum Mirna.

"Yang penting begini, dalam adegan itu ada nggak Jessica nuangin sianida," katanya.

Dalam rekonstruksi versi penyidik, polisi menggantikan peran Jessica dengan orang lain.

Hanie Boon Juwita yang juga ikut dalam rekonstruksi, katanya, tidak menunjukkan kalau Jessica meracuni Mirna dengan sianida.

"Nggak. Hani ada adegan mencicipi kopi mengandung sianida, tapi Hani nggak mati. Orang yang cicipi nggak mati. 15 gram. Dicicipi begini, ada yang berani nggak. Ini kan nggak bener, berarti harus diperagakan 15 gram dicicipi seperti itu," katanya.

Proses rekonstruksi rampung sekitar pukul 19. 45 WIB. Usai menjalani rekonstruksi, Jessica yang mengenakan baju tahanan berwarna orange langsung dibawa ke salah satu mobil penyidik.

Pintu masuk lobi Arjuna, West Mall, Grand Indonesia Mall, yang tadinya ditutup selama berlangsungnya rekonstruksi, sekarang dibuka lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekonstruksi Pembunuhan Mirna, Grand Indonesia Ubah Jalur Masuk

Rekonstruksi Pembunuhan Mirna, Grand Indonesia Ubah Jalur Masuk

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 17:00 WIB

Rekonstruksi Kematian Mirna, Jessica Peragakan 56 Adegan di Kafe

Rekonstruksi Kematian Mirna, Jessica Peragakan 56 Adegan di Kafe

News | Minggu, 07 Februari 2016 | 16:37 WIB

Terkini

Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga

Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 13:30 WIB

ULTJ Resmi Caplok Frisian Flag Rp14,56 Triliun

ULTJ Resmi Caplok Frisian Flag Rp14,56 Triliun

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 13:26 WIB

Ada Bukti Kirim di Apartemen Jakbar, Begini Alur Terlacaknya Selebgram Jule Sebelum Diciduk

Ada Bukti Kirim di Apartemen Jakbar, Begini Alur Terlacaknya Selebgram Jule Sebelum Diciduk

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:20 WIB

Apakah Layak Beli? Cek Harga iPhone 16 Terbaru September 2026

Apakah Layak Beli? Cek Harga iPhone 16 Terbaru September 2026

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 13:17 WIB

Hubner-Romeny Bawa Fortuna Sittard Menang, Nathan Tjoe-A-On Terpuruk di Dasar Klasemen

Hubner-Romeny Bawa Fortuna Sittard Menang, Nathan Tjoe-A-On Terpuruk di Dasar Klasemen

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 13:14 WIB

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 13:10 WIB

Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?

Hutan Hilang, Sawit Tumbuh: Bisakah Ini Disebut Berkelanjutan?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 13:10 WIB

Prabowo Ingin Tambah Batalyon TNI, Koalisi Sipil Soroti Ancaman Militerisasi Ruang Sipil

Prabowo Ingin Tambah Batalyon TNI, Koalisi Sipil Soroti Ancaman Militerisasi Ruang Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:04 WIB

Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik

Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 13:03 WIB

Kenapa Ban Mobil Habis Sebelah? Ini Penyebabnya

Kenapa Ban Mobil Habis Sebelah? Ini Penyebabnya

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 12:55 WIB

×