Pengacara Warga Kalijodo: Dimana KPAI dan Komnas PA?

Siswanto, Welly Hidayat

Senin, 29 Februari 2016 | 13:47 WIB
Pengacara Warga Kalijodo: Dimana KPAI dan Komnas PA?
Razman Arif Nasution [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Pengacara warga Kalijodo, Razman Arif Nasution, mempertanyakan komitmen lembaga yang bergerak di bidang pembelaan masyarakat dalam merespons pembongkaran bangunan yang dilakukan pemerintah, Senin (29/2/2016). Pasalnya, dalam eksekusi hari ini, tak satu pun LSM yang bersuara.

"Saya mau lihat dimana KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Ada anak-anak yang trauma melihat rumahnya digusur, tapi sama sekali tidak hadir," kata Razman di Kalijodo, Jalan Kepanduan II, Penjaringan, Jakarta Utara.

Menurut Razman proses pembongkaran bangunan di kawasan yang sebagian dipakai untuk bisnis prostitusi itu membuat sebagian anak ketakutan.

"Arist Merdeka Sirait (Komnas Perlindungan Anak) yang katanya peduli anak-anak, dimana dia. Tak ada tuh koordinasi dengan kami. Seharusnya nggak perlu dikasih tahu, kan mereka harus turun," kata Razman.

Menurut Razman seharusnya lembaga-lembaga yang selama ini promosi pembelaan terhadap masyarakat tertindas muncul.

"Dimana LSM yang katanya berani melawan pemimpin yang dzolim, melihat rakyat kecil digusur," kata Razman.

Sebelum penutupan Kalijodo, pemerintah menawarkan solusi alih profesi melalui pelatihan di balai latihan kerja, panti sosial, dan dibantu kalau penghuni Kalijodo ingin pulang ke daerah asal masing-masing. Sementara bagi pemilik bangunan yang tidak mempunyai tempat tinggal lain, tetapi punya KTP Jakarta, akan disiapkan rumah susun.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji menuturkan beberapa rusun yang disiapkan untuk tempat baru warga Kalijodo, antara lain Rusun Marunda di Jakarta Utara dan Rusun Pulogebang di Jakarta Timur.

"Nantinya, warga Kalijodo dapat direlokasi ke Rusun Marunda dan Rusun Pulogebang. Selain itu, masih ada rusun-rusun lain yang juga bisa dijadikan tempat relokasi warga Kalijodo, sedang kami siapkan," tutur Ika.

Pemerintah juga akan memberikan pelatihan di balai latihan kerja, terutama pekerja seksual Kalijodo. Bagi warga yang tak punya KTP Jakarta dan ingin pulang kampung, pemerintah akan memfasilitasi mereka.

Anak-anak sekolah di Kalijodo juga dijamin pemerintah usai relokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kafenya Dibuldozer, Penguasa Kalijodo Meringkuk di Sel

Kafenya Dibuldozer, Penguasa Kalijodo Meringkuk di Sel

News | Senin, 29 Februari 2016 | 13:30 WIB

Ada Penolakan, Warga Kalijodo Akhirnya Pasrah Digusur

Ada Penolakan, Warga Kalijodo Akhirnya Pasrah Digusur

News | Senin, 29 Februari 2016 | 12:59 WIB

Sepuluh Hari Lagi, Wajah Kalijodo Berubah Total

Sepuluh Hari Lagi, Wajah Kalijodo Berubah Total

News | Senin, 29 Februari 2016 | 12:44 WIB

Pengacara Warga Kalijodo Akui Ahok Cerdas

Pengacara Warga Kalijodo Akui Ahok Cerdas

News | Senin, 29 Februari 2016 | 12:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×