Lewat One Data, Wartawan Tak Lagi Kejar-kejar Menteri Terus

Siswanto

Minggu, 06 Maret 2016 | 11:35 WIB
Lewat One Data, Wartawan Tak Lagi Kejar-kejar Menteri Terus
Pelantikan Kepala Staf Presiden Teten Masduki di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/9). (Antara)

Suara.com - Pemerintah meluncurkan portal data.go.id. Portal ini berisi semua data kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, dan semua instansi. Penyediaan data ini salah satu bagian untuk transparansi, akuntabilitas, dan meningkatkan kecerdasan masyarakat.

Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan data tersebut, Kantor Staf Presiden menyelenggarakan kegiatan Indonesia Data Driven Journalism 2016 di gedung Kridha Bhakti, Jakarta Pusat, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Sabtu (5/3/2016). Kegiatan ini menggandeng Aliansi Jurnalis Independen Jakarta dan Jaringan Indonesia untuk Jurnalisme Investigasi.

Acara ini dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Dalam pidato sambutan, Teten mengatakan pemerintah sedang membangun One Data dan akan terus memperkuat kontennya.

"Jadi kita akan kumpulkan data dari kementerian dan juga pemda sehingga nanti, apa yang disebut transparansi pemerintah itu didukung manajemen data dan mudah diakses siapa saja, termasuk media," kata Teten.

Ketersediaan data, kata Teten, akan membuat media lebih obyektif dalam mengawasi kinerja pemerintah.

"Lebih maju. Tidak seperti sekarang, kejar-kejar menteri. Jadi karena pejabat tidak cukup waktu, bisa salah. Ini bagian dari upaya kita bangun transparansi dan akuntabilitas," kata dia. "Jadi melalui data ini bisa digunakan untuk partisipasi (masyarakat)."

Dengan One Data, wartawan tak lagi minta pandangan pejabat terus, tetapi gantian memaparkan data dan fakta lewat analisis data yang sudah ada.

Teten mengatakan transparansi akan menciptakan pemerintahan yang bersih, terbuka, dan partisipatif.

"Nah ini jadi komitmen pemerintah sekarang," katanya. "Sekarang pun kita sedang persiapkan transparansi penggunan anggaran. Secara prinsipil ini sudah disetujui Presiden. Bagaimana seluruh penggunaan APBN, APBD, harus bisa diakes publik."

Teten mengatakan bukan rahasia umum lagi, praktik korupsi terjadi karena adanya ketertutupan informasi dan data.

"Masyarakat berhak tahu tiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah. Ini sedang kita siapkan. Jadi nanti tidak ada pembayaran lewat uang tunai. Kita tahu praktik suap di pemerintahan dalam pengadaan barang dan jasa. Itu pakai uang cash," katanya. "Kalau nanti kita pakai sistem perbankan, government-goverment, government-private dan seterusnya, nanti harga barang akan efisien.:

Teten mengatakan kalau semua kementerian sudah memiliki manajemen data yang baik, mudah diakses masyarakat, akan terwujud pemerintahan yang baik.

"Jadi, kolaborasi, pemerintah, masyarakat, jurnalis, pengamat dan sebagainya, ini saya kira akan baik bagi menghadirkan pemerintahan yang transparan, terbuka, dan bertanggngjawab ke rakyat. Jadi bukan cuma ke DPR, yang penting bertanggungjawab ke rakyat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles

Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:41 WIB

Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:38 WIB

Demi Bayar Pinjol, Pria di Pelalawan Tega Tikam Kasir 22 Kali Tapi Langsung Diringkus Polisi

Demi Bayar Pinjol, Pria di Pelalawan Tega Tikam Kasir 22 Kali Tapi Langsung Diringkus Polisi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:10 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026

MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026

Sport | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB