Super-komputer Akhirnya Kalah di Permainan Terumit Sedunia

Liberty Jemadu

Senin, 14 Maret 2016 | 17:27 WIB
Super-komputer Akhirnya Kalah di Permainan Terumit Sedunia
Lee Sedol, juara Go dunia asal Korsel, tersenyum setelah meraih kemenangan pertama dari empat laga atas program komputer Google, AlphaGo, pada Minggu (13/3) [Reuters/Seo Myung gon/Yonhap].

Suara.com - Otak super-komputer rupanya punya batasan juga. Ini terbukti setelah juara dunia permainan Go, Lee Sedol, berhasil mengalahkan komputer berteknologi kecerdasan buatan buatan Google pada Minggu (13/3/2016).

Lee berhasil memenangkan laga keempat, setelah ia dikalahkan di tiga laga sebelumnya oleh AlphaGo, sistem kecerdasan buatan bikinan DeepMind, laboratorium komputer milik Google yang bermarkas di London, Inggris.

Kemenangan Lee tak saja mengubah skor menjadi 3-1, tetapi juga mengembalikan harga diri manusia dalam permainan berusia 5000 tahun, yang disebut sebagai salah satu permainan paling rumit di dunia.

Usai memastikan kemenangan dalam duel yang berlangsung selama lima jam itu, Lee langsung disambut tepuk tangan meriah oleh para penonton dan jurnalis yang menyaksikan langsung pertandingan itu di Seoul, Korea Selatan.

"Kemenangan ini sangat berharga dan saya tak akan menukarnya dengan apa pun di dunia ini," kata Lee, grandmaster Go asal Korsel.

Lee, yang berusia 33 tahun, mengatakan ia yakin telah menemukan dua kelemahan dalam program kecerdasan buatan Google itu. AlphaGo, kata dia, tampaknya tak siap menghadapi langkah-langkah yang tak terduga. Dengan kata lain, otak komputer tak siap menghadapi kejutan.

Selain itu, jelas Lee, AlphaGo tampaknya bermasalah ketika bermain menggunakan bidak berwarna putih.

Go, permainan asal Cina, dimainkan oleh dua pemain. Bidak-bidak berwarna putih dan hitam dimainkan di atas papan yang memiliki 19x19 kotak. Pemain yang keluar sebagai pemenang adalah yang mengusai lebih banyak bidang papan ketimbang lawannya.

Meski terlihat sederhana, Go sebenarnya lebih rumit dibandingkan catur.

Langkah pertama dalam catur memiliki 28 kemungkinan, sementara dalam Go ada 361 kemungkinan. Permainan Catur bisa berakhir setelah sekitar 80 langkah, tetapi Go baru akan berakhir setelah 150 langkah.

Pada laga di hari Minggu itu Lee menggunakan bidak putih. Di laga terakhir, yang rencananya digelar pada Selasa (15/3/2016) besok, Lee meminta menggunakan bidak hitam agar, kata dia, kemenangan yang diraih lebih berarti.

Adapun pendiri DeepMind, Demis Hassabis, mengatakan kekalahan pertama AlphaGo adalah sebuah pelajaran berharga dan merupakan cara untuk menemukan kelemahan yang nantinya akan diperbaiki.

"Ini adalah bukti nyata akan semangat perjuangan Lee dan ia mampu memenangkan laga hari ini secara brilian, setelah menelan tiga kekalahan," kata Hassabis, yang juga seorang master catur.

Sebelumnya para ilmuwan yakin bahwa komputer baru bisa mengalahkan manusia dalam permainan Go pada dekade mendatang. Tetapi AlphaGo berhasil mementahkan prediksi mereka setelah mengalahkan juara Go Eropa pada 2015 silam.

Terakhir kali sebuah mesin mengalahkan manusia dalam permainan yang rumit adalah ketika Deep Blue, sebuah program komputer IBM, mengalahkan juara catur dunia, Garry Kasparov, pada 1997. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Smartphone Akan Punah Lima Tahun Lagi

Smartphone Akan Punah Lima Tahun Lagi

Tekno | Rabu, 09 Desember 2015 | 12:10 WIB

Selangkah Lagi, Jepang Ciptakan "Pesawat yang Tak Bisa Jatuh"

Selangkah Lagi, Jepang Ciptakan "Pesawat yang Tak Bisa Jatuh"

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2015 | 15:58 WIB

Ilmuwan Khawatir Kecerdasan Buatan Bakal Akhiri Era Manusia

Ilmuwan Khawatir Kecerdasan Buatan Bakal Akhiri Era Manusia

Tekno | Selasa, 14 Juli 2015 | 07:01 WIB

Bill Gates: Kecerdasan Buatan Ancam Masa Depan Manusia

Bill Gates: Kecerdasan Buatan Ancam Masa Depan Manusia

Tekno | Jum'at, 30 Januari 2015 | 16:51 WIB

CEO Ini Sebut 'Kecerdasan Buatan' Memanggil Iblis

CEO Ini Sebut 'Kecerdasan Buatan' Memanggil Iblis

Tekno | Senin, 27 Oktober 2014 | 07:45 WIB

Terkini

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan

Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan

Jabar | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:37 WIB

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:28 WIB

×