Korban Gusur Kolong Tol Penjaringan Dapat Rusun

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 16 Maret 2016 | 17:41 WIB
Korban Gusur Kolong Tol Penjaringan Dapat Rusun
Warga kolong Tol Penjaringan demonstrasi ke Balai Kota Jakarta. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Ratusan warga penghuni kolong Tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan Jakarta Utara mendatangi Gedung Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Mereka protes karena ingin digusur.d

Mereka menolak rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melakukan penggusuran di Rw 005, 010, 011, 012. 013, 014, 015 dan 16 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Ratusan warga ini sebelumnya ingin berdemo di depan rumah Ahok yang berada di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara pada Minggu (13/3/2016), namun aksi itu berhasil dihadang oleh petugas kepolisian. Demo ke Balai Kota berawal dari tantangan Ahok yang meminta mereka menggelar aksi di kantornya, bukan di rumah.

Mereka menuntut Ahok untuk menghentikan langkah penggusuran di tempat tinggal mereka sebelum adanya ganti rugi yang pas atau setidaknya diberikan Rumah Susun.

"Ada konspirasi busuk pengusaha Tol Ir. Wiyoto Wiyono dengan Pemprov DKI yang hanya mengedepankan komersialisasi ketimbang hak-hak warga miskin untuk hidup di ibu kota," ujar Sekretaris wilayah Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia, Rio Ayudhia Putra di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Setelah kantornya di demo, Ahok menerangkan kalau sebelumnya para warga yang bangunannya akan digusur sempat ingin berdemo di depan rumah kediamannya. Setelah mendapat 'ancaman' bisa dipidana kalau berdemo, akhinya ia orasi di depan kantor Gubernur DKI.

"Dia mau demo di rumah saya saya kasih tau kalau mau demo di rumah gak boleh bisa dipidana. Kalau mau demo ya kesini," katanya.

Ahok memastikan kalau pemprov DKI tidak akan menggusur bangunan warga sebelum ada tempat relokasi. Nantinya Ahok akan memindahkan mereka ke rumah susun.

"Aku mau pindahin dia ke rusun yang lebih baik karena dia melanggar dan dudukin tanah negara. Dia merasa dia berhak minta tinggal di tanah negara. Kalau begitu mau ketemu bagaimana coba?" katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Relawan Ahok: Taufik dan Golkar seperti Cacing Kepanasan

Relawan Ahok: Taufik dan Golkar seperti Cacing Kepanasan

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:59 WIB

Hanura Pertimbangkan Dukung Ahok

Hanura Pertimbangkan Dukung Ahok

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:57 WIB

Wanita Emas Kritik Kekuragan Ahok, Omongannya Kasar

Wanita Emas Kritik Kekuragan Ahok, Omongannya Kasar

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:51 WIB

Ribuan Pendemo Desak KPK Tetapkan Ahok Jadi Tersangka

Ribuan Pendemo Desak KPK Tetapkan Ahok Jadi Tersangka

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 15:44 WIB

Tak Terima Ahok Disebut Cagub, Taufik: Relawan Ahok Kegenitan

Tak Terima Ahok Disebut Cagub, Taufik: Relawan Ahok Kegenitan

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 14:54 WIB

Mengapa Pendukung Ahok Mau Kerja Sukarela?

Mengapa Pendukung Ahok Mau Kerja Sukarela?

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 14:15 WIB

Ahok: Perintah Presiden, Kita Harus Habis-habisan Lawan Narkoba

Ahok: Perintah Presiden, Kita Harus Habis-habisan Lawan Narkoba

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 12:21 WIB

Ada Kapolda Baru, Ahok: Jangan Sampai Ada Mafia Tanah

Ada Kapolda Baru, Ahok: Jangan Sampai Ada Mafia Tanah

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 12:07 WIB

Ahok Sebut Hanura Bisa Mendukungnya di Pilgub 2017

Ahok Sebut Hanura Bisa Mendukungnya di Pilgub 2017

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 10:48 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB