Enam Ucapan Pedas Lulung kepada Ahok, Merengek sampai Bohong

Siswanto

Minggu, 20 Maret 2016 | 08:01 WIB
Enam Ucapan Pedas Lulung kepada Ahok, Merengek sampai Bohong
Abraham Lunggana alias Lulung [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PPP Abraham Lunggana (Lulung) dan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama ini kerab berseteru.

Kedua tokoh, sekarang sama-sama bersiap maju ke bursa Pilkada DKI Jakarta yang akan diselenggarakan Februari tahun 2017. Tetapi, Lulung yang diberbagai kesempatan bilang siap maju, sampai sekarang belum ada satu pun partai yang resmi mengusungnya, termasuk partainya sendiri yang sekarang dilanda dualisme kepemimpinan.

Tak mau kehilangan panggung, sambil menunggu ada partai mengusung, Lulung pun mempersiapkan diri maju lewat jalur independen. Dia meresmikan Jaringan Suka Haji Lulung.

Berbeda dengan seterunya, sekarang sudah mantap maju lewat jalur non partai politik bersama Heru Budi Hartono. Ahok didukung relawan Teman Ahok yang sekarang sedang berjuang mencari tiket buat mengusung Ahok-Heri lewat pengumpulan fotokopi KTP warga Jakarta. Walau Ahok maju lewat jalur independen, ada dua partai politik yang sudah resmi mendukung, Partai Nasional Demokrat pimpinan Surya Paloh dan Partai Hati Nurani Rakyat pimpinan Wiranto.

Di tengah persiapan, Lulung tetap melontarkan kalimat-kalimat kritik pedas kepada Ahok. Dan biasanya, Ahok selalu meresponnya.

Berikut ini adalah beberapa kalimat yang dilontarkan Lulung dan terkadang memicu diskusi-diskusi hangat di media sosial.

Kalau maju independen jangan merengek ke partai

Di Jakarta, Kamis (10/3/2016) lalu, petinggi PPP itu menantang Ahok untuk tetap konsisten kalau ingin maju lewat jalur independen, apalagi telah mengumumkan Kepala Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Heru Budi Hartono menjadi pasangan. Ia mengkritik sikap Ahok yang ternyata masih menerima dukungan partai politik.

"Nah yang kedua kalau Ahok sudah nentang saya dia konsisten dong kepada independen, jangan ngerengek lagi ke partai-partai. Ngapain dia terima Nasdem lagipula kan? Kalau dia terima Nasdem berarti dia masih munafik," kata Lulung.

Menurut Lulung sikap tersebut merupakan bentuk inkonsistensi.

"Ingat dong, konsisten, jangan munafik. Dia kan pejabat negara yang didengar omongannya sama orang," kata Lulung.

Tantang mana duluan berhasil kumpulkan fotokopi KTP warga Jakarta

Tak mau kalah dengan Ahok yang memiliki relawan militan, Teman Ahok, Lulung juga mempunyai relawan bernama jaringan Suka Haji Lulung. Ini disiapkan Lulung kalau nanti tidak ada partai yang mengusungnya.

Relawan tersebut membantu menghimpun dukungan warga Jakarta melalui pengumpulan fotokopi KTP dan tandatangan.

Lulung ingin tahu duluan mana yang berhasil mengumpulkan fotokopi KTP warga Jakarta antara relawannya dan Teman Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerbong Haji Lulung Pendukung Anies Hengkang, PPP Terancam Gagal ke Senayan

Gerbong Haji Lulung Pendukung Anies Hengkang, PPP Terancam Gagal ke Senayan

Kotak Suara | Jum'at, 10 Februari 2023 | 19:52 WIB

Singkirkan Geng Lulung Pendukung Anies, Mardiono Giring PPP DKI Menuju Kehancuran?

Singkirkan Geng Lulung Pendukung Anies, Mardiono Giring PPP DKI Menuju Kehancuran?

Kotak Suara | Jum'at, 10 Februari 2023 | 17:36 WIB

Foto Bareng Andi Arief Dkk usai Dipecat PPP, Anak Mendiang Haji Lulung jadi Kader Demokrat?

Foto Bareng Andi Arief Dkk usai Dipecat PPP, Anak Mendiang Haji Lulung jadi Kader Demokrat?

Kotak Suara | Selasa, 07 Februari 2023 | 16:18 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×