BMKG: Waspadai Hujan Lebat Beberapa Hari ke Depan

Arsito Hidayatullah

Selasa, 22 Maret 2016 | 13:37 WIB
BMKG: Waspadai Hujan Lebat Beberapa Hari ke Depan
Ilustrasi hujan deras di kawasan Jakarta. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Deputi Bidang Meteorologi Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Yunus S Swarinoto, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan atas potensi hujan lebat hingga sangat lebat, yang akan terjadi di Indonesia untuk beberapa hari ke depan.

"Perkembangan kondisi dinamika atmosfer wilayah Indonesia menunjukkan adanya indikasi potensi hujan lebat," kata Yunus, lewat keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (22/3/2016).

 
Yunus mengatakan, pantauan BMKG melihat pertumbuhan atmosfer sejak Senin (21/3) hingga menjelang Selasa pagi, yang merata di sebagian besar wilayah Sumatera, dengan intensitas hujan sedang hingga sangat lebat. Karena itu menurutnya, perlu antisipasi dalam beberapa hari ke depan, terlebih karena akumulasi curah hujan juga akan tinggi.

Potensi terjadi hujan lebat, kata Yunus, dipengaruhi oleh mulai aktifnya aliran massa udara yang cukup kuat dari barat (Westerly Wind Burst dan MJO) di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera, hingga Jawa bagian barat.

Fenomena alam itu, lanjut dia, mengakibatkan terbentuknya daerah pertemuan massa udara dan belokan angin di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah sebagian besar Sumatera dan Jawa bagian barat.

Selain wilayah pesisir barat Sumatera, kata Yunus pula, banyak daerah lain yang berpotensi hujan lebat dalam tiga hari ke depan. Beberapa wilayah itu di antaranya Aceh bagian selatan, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau bagian utara, Jambi bagian barat, serta Bengkulu.

Kemudian wilayah lain yang juga diprediksi akan mengalami hujan lebat di antaranya adalah Sumatera Selatan bagian barat, Lampung, Banten, Jawa Barat bagian barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah bagian selatan, Sulawesi Selatan bagian utara, serta Papua bagian utara.

"Dengan masih tingginya potensi curah hujan di Indonesia, masyarakat diimbau tetap waspada dan siaga, terutama di daerah dataran tinggi atau pegunungan. Ini untuk mengantisipasi kejadian banjir bandang, lahar dingin dan tanah longsor, serta daerah dataran yang relatif mudah terjadi potensi bencana banjir agar dapat menyiapkan lingkungannya untuk mengurangi dampak bencana yang mungkin terjadi," katanya lagi. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Madiun

Puting Beliung Terjang Tiga Desa di Madiun

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 07:57 WIB

Hujan Deras, 39 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

Hujan Deras, 39 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 23:08 WIB

Bandara Cut Nyak Dien Rusak Akibat Terjangan Angin Kencang

Bandara Cut Nyak Dien Rusak Akibat Terjangan Angin Kencang

News | Minggu, 13 Desember 2015 | 14:08 WIB

Indonesia-Prancis Akhiri Kerja Sama Sistem Informasi Cuaca

Indonesia-Prancis Akhiri Kerja Sama Sistem Informasi Cuaca

News | Rabu, 02 Desember 2015 | 09:21 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×