Dibunuh Karena Ucapkan Selamat Paskah, Asad Dikenal Sangat Ramah

Liberty Jemadu

Sabtu, 26 Maret 2016 | 11:42 WIB
Dibunuh Karena Ucapkan Selamat Paskah, Asad Dikenal Sangat Ramah
Ilustrasi penikaman (Shutterstock).

Suara.com - Ratusan ikat bunga, lilin, dan kertas berisi doa berjejer di lokasi penganiayaan terhadap Asad Shah, seorang lelaki muslim di Glasgow, Skotlandia yang dibunuh karena mengucapkan selamat Paskah kepada para sahabatnya di media sosial Facebook.

Asad yang berusia 40 tahun ditemukan tergeletak bersimbah darah di jalanan Shawlands pada Kamis malam (24/3/2016), tepatnya pukul 21.05 waktu setempat. Beberapa saksi mengatakan dia ditikam dan kepalanya diinjak oleh dua orang pelaku serangan.

Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Queen Elizabeth University, tetapi sayang ia tak bisa bertahan dan wafat.

Warga dan mereka yang mengenal Asad mengaku sangat terpukul dan terkejut akibat peristiwa keji itu. Mereka mengenang Asad sebagai seorang yang "terhormat" dan ramah.

Dua bersaudara, Qaiser dan Omar Khan, mengaku mereka sangat mengenal Asad. Mereka pernah memperbaiki mobilnya. Mereka menyebut Asad sebagai orang yang "rendah hati dan sangat baik"

"Saya sudah mengenal dia sejak saya masih anak-anak. Kabar ini sangat mengejutkan," kata Omar Khan.

Senada dengan Omar, warga lainnya yang bernama Robert Maitland mengatakan Asad adalah orang yang sangat ramah.

"Dia sangat bersahabat. Setiap pagi, kami berjabat tangan dan saling mengucapkan 'have a nice day'. Dia sangat baik, sangat ramah," kata Maitland.

Isabella Graham (64), mengaku mengenal baik Asad dan mengatakan bahwa Asad pernah memberi pekerjaan bagi puterinya.

"Dia luar biasa, lelaki yang sangat baik. Dia akan membatu Anda apa saja," kata Graham, "Dia tak akan melukai siapa pun. Tak seorang pun di Shawlands yang akan mengatakan hal-hal buruk tentang dia. Saya tak percaya dia meninggal."

Beberapa kartu dan plakat di lokasi penganiayaan terhadap Asad juga berisi pujian dan doa bagi lelaki tersebut.

"Terima kasih telah menjadi orang terbaik di planet ini," bunyi salah satu kartu.

"Seorang lelaki yang baik, sangat dicintai, dan pilar dari komunitas. Kami akan sangat merindukan Anda," bunyi tulisan di kartu yang lain.

Satu Terduga Pelaku Ditahan

Polisi Skotlandia sendiri mengatakan sudah menahan seorang lelaki yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Asad. Lelaki berusia 32 tahun, kata polisi juga beragama Islam, sama seperti Asad.

Kepada pers polisi mengatakan bahwa pembunuhan Asad diduga bermotif "prasangka bernuansa agama".

Beberapa jam sebelum dibunuh, Asad menulis di Facebook, "Selamat menunaikan ibadah Jumat Agung dan Selamat Paskah, khususnya bagi negeri Kristiani yang saya kasihi." (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Bayar Pinjol, Pria di Pelalawan Tega Tikam Kasir 22 Kali Tapi Langsung Diringkus Polisi

Demi Bayar Pinjol, Pria di Pelalawan Tega Tikam Kasir 22 Kali Tapi Langsung Diringkus Polisi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:10 WIB

Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan

Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:26 WIB

Nus Kei Tewas Ditikam, Jejak Perseteruan Maut Paman vs Keponakan yang Berakhir Tragis

Nus Kei Tewas Ditikam, Jejak Perseteruan Maut Paman vs Keponakan yang Berakhir Tragis

News | Senin, 20 April 2026 | 14:45 WIB

Nus Kei Siapanya John Kei? Ini Silsilah Keluarga dan Riwayat Konfliknya

Nus Kei Siapanya John Kei? Ini Silsilah Keluarga dan Riwayat Konfliknya

News | Senin, 20 April 2026 | 14:26 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB

Tragedi Cemburu di Kolong Jembatan, Manusia Silver Tikam Pria karena Istri Siri

Tragedi Cemburu di Kolong Jembatan, Manusia Silver Tikam Pria karena Istri Siri

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:02 WIB

Motif Utang Ratusan Juta di Balik Insiden Berdarah Lansia Kebon Jeruk Tewas Ditikam Kerabat Sendiri

Motif Utang Ratusan Juta di Balik Insiden Berdarah Lansia Kebon Jeruk Tewas Ditikam Kerabat Sendiri

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 13:05 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB