Suara.com - Nama Nus Kei kembali menjadi sorotan publik setelah insiden penikaman yang terjadi pada April 2026. Dalam berbagai pemberitaan, nama John Kei ikut disebut-sebut, memicu pertanyaan besar di masyarakat, sebenarnya Nus Kei siapanya John Kei?
Pertanyaan ini bukan sekadar rasa penasaran, tetapi juga berkaitan dengan sejarah panjang hubungan keduanya yang pernah diwarnai konflik serius.
Di balik tragedi yang menimpanya, sebenarnya Nus Kei siapanya John Kei?
Siapa Nus Kei dan John Kei?
Nus Kei diketahui memiliki nama asli Agrapinus Rumatora, seorang tokoh yang cukup dikenal di Maluku Tenggara, termasuk dalam dunia politik. Sementara itu, John Kei atau John Refra dikenal sebagai figur kontroversial di Indonesia, terutama karena rekam jejaknya dalam berbagai kasus hukum dan aktivitas kelompoknya.
Keduanya berasal dari latar belakang yang sama, yakni komunitas Kei di Maluku, yang juga menjadi asal-usul julukan “Kei” yang mereka gunakan.
Nus Kei Siapanya John Kei?
Mengutip artikel dari Suara Sulsel, Nus Kei adalah paman dari John Kei. Hubungan ini telah dikonfirmasi dalam beberapa pernyataan, termasuk dari pihak kepolisian dan pengakuan langsung dalam pemberitaan lama maupun terbaru.
Artinya, hubungan mereka bukan sekadar kenalan atau rekan bisnis, melainkan memiliki ikatan keluarga dekat. Dalam budaya Indonesia, terutama di wilayah Maluku, hubungan paman dan keponakan biasanya cukup kuat dan dihormati.
Namun, fakta menariknya, hubungan keluarga ini justru tidak selalu berjalan harmonis.
Riwayat Konflik antara Nus Kei dan John Kei
Meskipun memiliki hubungan darah, Nus Kei dan John Kei pernah terlibat konflik serius yang bahkan sempat menjadi perhatian nasional.
Pada tahun 2020, terjadi bentrokan yang melibatkan kelompok John Kei dengan pihak Nus Kei di wilayah Tangerang. Konflik ini dipicu oleh persoalan pribadi, salah satunya terkait pembagian hasil penjualan tanah.
Dalam kasus tersebut, John Kei bahkan ditangkap karena diduga memerintahkan penyerangan terhadap pihak Nus Kei. Peristiwa ini menunjukkan bahwa konflik keduanya bukan sekadar perselisihan biasa, melainkan sudah melibatkan kekerasan dan kelompok massa.
Selain konflik 2020, hubungan keduanya juga disebut telah lama mengalami ketegangan, termasuk dalam berbagai peristiwa yang melibatkan kelompok masing-masing.