Hanura Curiga Kader Tolak Dukung Ahok karena Ada Apa-apanya

Siswanto, Bagus Santosa

Senin, 28 Maret 2016 | 11:24 WIB
Hanura Curiga Kader Tolak Dukung Ahok karena Ada Apa-apanya
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghadiri deklarasi dukungan Partai Hanura pada Pilkada 2017, di Jakarta, Sabtu (26/3/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Setelah Partai Hati Nurani Rakyat meresmikan dukungan mereka kepada Basuki Tjahaja Purnama - Heru Budi Hartono untuk maju ke Pilkada DKI Jakarta tahun 2017, muncul gejolak di internal partai yang dipimpin Wiranto. Wakil Ketua DPD Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Hanura DKI Jakarta Rahmat HS mengaku akan mundur karena menolak mendukung Ahok.

Menanggapi gejolak di internal partainya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Dadang Rusdiana menilainya wajar.

"Kepentingannya (di Jakarta) tinggi. Jadi wajar (sampai ada yang mundur dari partai)," kata Dadang dihubungi, Jakarta, Senin (28/3/2016).

Dadang curiga kader Partai Hanura yang tidak sejalan dengan instruksi dewan pimpinan pusat telah didekati oleh calon gubernur yang lainnya. 


"Kami mencurigai yang tidak mendukung dengan Ahok itu penuh transaksi. Pragmatis. Kami bisa memberikan kesimpulan yang tidak dukung Ahok itu mereka-rekan yang pragmatis," kata Sekretaris Fraksi Hanura DPR.

Dadang menegaskan keputusan partainya untuk mendukung Ahok merupakan keputusan Rapat Pimpinan Daerah Partai Hanura DKI Jakarta yang kemudian dibawa ke DPP sebelum dideklarasikan.

Dadang menegaskan kader yang mundur merupakan sikap pribadi dan kader tersebut tidak punya basis massa.

Dadang mengatakan partainya mendukung Ahok karena tokoh yang sekarang masih menjabat gubernur itu membuktikan memiliki kinerja bagus.

Dia menegaskan tidak ada transaksi dalam bentuk apapun sebagai imbalan mendukung Ahok.

"Mereka sudah tidak berada di barisan Hanura lagi. Hanura satu suara dukung Ahok. Artinya, yang mereka lakukan di luar tanggung jawab Hanura. Kita dukung Ahok tidak dapat apa-apa," kata anggota Komisi X DPR.

Hanura deklarasi mendukung Ahok pada Minggu (27/3/2016). Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji mengatakan menunggu surat resmi pengunduran diri Rahmat HS.
Sikap politik Hanura menyusul Partai Nasional Demokrat yang sudah lebih dulu deklarasi mendukung Ahok-Heru.

Ahok-Heru menyatakan akan maju melalui jalur non partai politik, tetapi mereka juga menerima dukungan dari partai lain. Posisi partai bukan mengusung, tetapi hanya mendukung, demikian ditegaskan Ahok di berbagai kesempatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Ekspoitasi Anak, Ahok Ingin Hapus "3 In 1"

Buntut Ekspoitasi Anak, Ahok Ingin Hapus "3 In 1"

News | Senin, 28 Maret 2016 | 11:09 WIB

Mundur dari Hanura, Rachmat: Hati Nurani Sampai Mati No Ahok

Mundur dari Hanura, Rachmat: Hati Nurani Sampai Mati No Ahok

News | Minggu, 27 Maret 2016 | 15:28 WIB

Jika Menolak Dukung Ahok, Ini Ancaman Wiranto ke Kadernya

Jika Menolak Dukung Ahok, Ini Ancaman Wiranto ke Kadernya

News | Minggu, 27 Maret 2016 | 15:06 WIB

Rachmat: 90% Kader Hanura se-Jakarta Tak Akan Pilih Ahok

Rachmat: 90% Kader Hanura se-Jakarta Tak Akan Pilih Ahok

News | Minggu, 27 Maret 2016 | 14:15 WIB

Terkini

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

×