Final Piala Bhayangkara, 1.750 Pasukan Bersenjata Siaga di Bekasi

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 02 April 2016 | 16:24 WIB
Final Piala Bhayangkara, 1.750 Pasukan Bersenjata Siaga di Bekasi
Ilustrasi petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP melakukan apel pengamanan di stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (17/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat menyiagakan ribuan personel untuk mengamankan wilayah saat laga final sepak bola Torabika Bhayangkara Cup 2016. Mereka dilengkapi gas air mata dan senjata laras panjang.

"Perangkat tersebut dipersiapkan kepolisian sebagai langkah mangantisipasi kerusuhan massa antarpendukung," kata Wakil Kepala Polresta Bekasi Kota Asep Edy di Bekasi, Sabtu (2/4/2016).

Laga final tersebut mempertemukan kesebelasan Persib Bandung melawan Arema Malang di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (3/4/2016). Pengamanan disiagakan sejak Sabtu pagi hingga Senin (4/4/2016) subuh.

Pihaknya mengaku tidak ingin lagi peristiwa bentrokan Piala Presiden 2015 kembali terulang di wilayah hukumnya. Kesiapan aparat kepolisian dalam upaya pengamanan tersebut diperlihatkan dalam agenda apel gelar pasukan di pelataran parkir Mega Bekasi Hypermal, Sabtu.

Pasukan diikuti oleh 1.750 personel gabungan yang beranggotakan kekuatan kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Polresta Bekasi Kota sengaja memperkuat personel yang bertugas di setiap jembatan tol guna antisipasi hal itu terulang. Personel yang pada pengawalan Piala Presiden 2015 hanya sebanyak lima orang di masing-masing sisi jembatan, kini ditingkatkan menjadi satu pleton.

"Ada petugas yang melakukan pengamanan terbuka dan tertutup lengkap dengan perbekalan gas air mata dan senjata laras panjang. Saat terdeteksi potensi kerusuhan, atau pergerakan massa ke arah tol, gas air mata diperkenankan digunakan," katanya.

Selain itu, penyisiran juga akan diintensifkan di sepanjang jalur tol untuk mendeteksi keberadaan ranjau paku, bom molotov, atau senjata tajam. Fokus pengamanan tidak hanya terpusat di sekitar jembatan tol, tapi juga jalan-jalan arteri, serta Stasiun Kereta Api Bekasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Larang The Jak Nonton Final Piala Bhayangkara di GBK

Kapolda Larang The Jak Nonton Final Piala Bhayangkara di GBK

News | Jum'at, 01 April 2016 | 14:51 WIB

Terkini

Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus

Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini

Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Respons Sorotan Netizen, Istana Ungkap Makna Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI ke-81

Respons Sorotan Netizen, Istana Ungkap Makna Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI ke-81

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Akses Pulau Palue Lumpuh Akibat Gempa, PDIP Desak Pemerintah Kirim Bantuan Lewat Udara dan Laut

Akses Pulau Palue Lumpuh Akibat Gempa, PDIP Desak Pemerintah Kirim Bantuan Lewat Udara dan Laut

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Keputusan Menag Dipersoalkan KPK, Pengacara Yaqut Sebut Kasus Haji Harusnya Ditangani PTUN

Keputusan Menag Dipersoalkan KPK, Pengacara Yaqut Sebut Kasus Haji Harusnya Ditangani PTUN

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Kapan Presiden Prabowo ke NTT Pascagempa? Mensesneg: Sedang Direncanakan

Kapan Presiden Prabowo ke NTT Pascagempa? Mensesneg: Sedang Direncanakan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:37 WIB

DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027

DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang

Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?

Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:30 WIB

×