Terlibat Skandal "Panama Papers", PM Islandia Didesak Mundur

Madinah

Selasa, 05 April 2016 | 10:42 WIB
Terlibat Skandal "Panama Papers", PM Islandia Didesak Mundur
Perdana Menteri Islandia Sigmundur. [REUTERS/Bertil Enevag Ericson]

Suara.com - Sedikitnya 10 ribu warga Islandia berunjuk rasa mendesak Perdana Menteri Sigmundur David Gunnlaugsson menyusul bocornya dokumen Panama Papers. Sigmundur disebut-sebut salah satu pemimpin negara yang melarikamn aset kekayaannya ke luar negeri untuk menghindari pajak.

Partai oposisi menyebut gerakan yang melibtakan lebioh dari 1o ribu warga Islandia di kawasan Reykjavik selama beberapa hari belakangan dianggap sebagai sebuah mosi tak percaya kepada Sigmundur. Beberapa demonstran membawa pisang sebagai simbol republik korup.

"Dia sudah kehilangan kredibilitasnya. Perdana Menteri kami menyembunyikan aset pribadinya di rekening luar negeri. Setelah semua yang dilalui negara ini, bagaiman mungkin dia bisa mencari jalan keluar soal krisis keuangan negara dengan cara itu. Dia harus berhenti, " kata Arntho Haldersson, pegawai konsultan keuangan.

"Dia telah berbohong. Dia bilang belajar dari krisis 2008 lalu, tapi ternyata dia menyembunyikan uang kami. Unjuk rasa ini jelas sebagai kkecewana rakyat kepadanya," tukas Tinna Laufey, seorang profesor sebuah universitas di Islandia.

Sebelumnya, dokumen firma hukum penyedia jasa pengelolaan keuangan asal Panama Mossack Fonseca bocor ke publik. Dokumen ini menyeret sejumlah nama kepala negara, politisi, dan tokoh dunia. Yang mengejutkan, putra Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, ikut tercantum dalam dokumen yang dikenal dengan sebutan "The Panama Papers" tersebut.

Sebagai informasi, Mossack Fonseca adalah firma hukum terbesar keempat dunia yang bisa membantu orang-orang berkantong tebal untuk menyembunyikan hartanya di luar negeri. Mossack Fonseca bisa mengalirkan dana pengguna jasanya ke perusahaan-perusahaan offshore, yakni perusahaan-perusahaan berbadan hukum yang berada di wilayah yurisdiksi di wilayah Tax Haven “Surga Pajak”.

Negara Surga Pajak sendiri merupakan negara yang memberlakukan pajak amat kecil, bahkan tak jarang tidak memberlakukan pajak sama sekali. Beberapa negara yang termasuk Surga Pajak adalah Swiss, British Virgin Islands, dan Siprus. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nama Vladimir Putin Disebut dalam "Panama Papers", Ini Kata Rusia

Nama Vladimir Putin Disebut dalam "Panama Papers", Ini Kata Rusia

News | Senin, 04 April 2016 | 20:31 WIB

Terkini

Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta

Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:39 WIB

×