Polri Siap Dikoreksi Jika Ada Salah Prosedur Penangkapan Siyono

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Selasa, 12 April 2016 | 12:30 WIB
Polri Siap Dikoreksi Jika Ada Salah Prosedur Penangkapan Siyono
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti [suara.com/Eva Aulia Rahmawati]

Suara.com - Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti menyatakan lembaganya siap dikoreksi jika ada kesalahan prosedur dalam penangkapan terduga teroris Siyono oleh Densus 88 Antiteror. Siyono diduga tewas karena mendapatkan kekerasan dari Densus.

"Dalam pelaksanaan upaya pemberantasan terorisme ada hal yang dianggap janggal, dianggap dicurigai ada kekeliruan, saya siap untuk bisa dikoreksi," kata Badrodin saat ditemui di Gedung Aula Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/4/2016).

Badrodin mengklaim, internal kepolisian juga tengah menyelidiki dugaan kematian Siyono tersebut.

"Inspektur Pengawasan Umum (irwasum) untuk dilakukan pengawasan, ada Profesi Pengamanan yang melakukan pemeriksaan. Oleh karena itu mekanisme ini juga kita lakukan," kata Badrodin.

"Apakah nanti itu cocok apa nggak, temuan dari hasil autopsi dengan proses yang dilakukan propam ini," tambah Badrodin.

Sementara itu Badrodin bila memang Tim Detasemen Khusus 88 memang melakukan pelanggaran itu akan ada sanksi yang diberikan untuk itu masih didalami.

"Nanti silakan kalau ada pelanggaran tentu bisa disidangkan. kalau itu pelanggaran kode etik atau disiplin.Tapi kalau itu pelanggaran pidana, silakan diproses hukum," kata Badrodin.

Siyono, merupakan warga Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang meninggal dunia setelah dibawa anggota Densus 88 Antiteror untuk pengembangan kasus terorisme, Rabu (9/3/2016).

Sebelumnya, kematian terduga teroris Siyono yang ditangkap Densus 88 akhirnya terungkap usai dilakukan autopsi, Minggu (3/4/2016). Autopsi dilakukan oleh 10 dokter ahli forensik, sembilan dokter forensik dari Muhammaddiyah dan satu dokter forensik dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Siane Indriani menuturkan jenazah Siyono tidak pernah dilakukan autopsi sebelumnya. Adapun hasil autopsi kata Siane, penyebab kematian akibat dari benda tumpul di bagian rongga dada.

Kematian Siyono akibat dari benda tumpul yang ada di bagian rongga dada. Ada patah tulang di bagian kiri ada lima ke dalam, sebelah luka patah sebelah kanan ada satu ke luar. Tulang dada dalam kondisi patah, kemudian ke arah jantung. Sehingga itu yang mengakibatkan kematian yang lumayan fatal. Titik kematian ada di situ. Tak hanya itu, dari hasil autopsi juga ditemukan luka di bagian kepala.

Selain itu, kata Siane dari seluruh rangkaian hasil autopsi ini tidak ditemukan adanya perlawanan dari Siyono saat ditangkap Densus 88.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Sebut Kasus Siyono Tamparan Buat Polri

Fadli Zon Sebut Kasus Siyono Tamparan Buat Polri

News | Selasa, 12 April 2016 | 11:14 WIB

Komnas HAM Jadikan Segepok Uang Petunjuk Kematian Siyono

Komnas HAM Jadikan Segepok Uang Petunjuk Kematian Siyono

News | Senin, 11 April 2016 | 17:35 WIB

Siyono Disebut Tak Pernah Diautopsi Polisi

Siyono Disebut Tak Pernah Diautopsi Polisi

News | Senin, 11 April 2016 | 14:14 WIB

Hasil Autopsi, Siyono Tewas karena Dipukul

Hasil Autopsi, Siyono Tewas karena Dipukul

News | Senin, 11 April 2016 | 13:42 WIB

Siyono Tewas Usai Dijemput Densus, Dipukul Pakai Gagang Pistol

Siyono Tewas Usai Dijemput Densus, Dipukul Pakai Gagang Pistol

News | Sabtu, 09 April 2016 | 11:21 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×