Kajati DKI Tiba di KPK untuk Diperiksa: Siap, Siap!

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 14 April 2016 | 10:32 WIB
Kajati DKI Tiba di KPK untuk Diperiksa: Siap, Siap!
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sudung Situmorang dan Asisten Pidana Khusus Kejati DKI Tomo Sitepu memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (14/4/2016). Keduanya akan diperiksa terkait kasus dugaan percobaan suap kepada Kejati DKI yang diduga untuk menghentikan perkara korupsi di PT. Brantas Abipraya.

Sudung dan Tomo sudah tiba sekitar pukul 09.30 WIB di gedung KPK secara bersamaan.

Sudung yang mengenakan batik warna merah enggan menjawab pertanyaan-pertanyaan wartawan mengenai masalahnya.

"Siap, siap," kata Sudung.

Sebelum keduanya datang, Inspektur II Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung Babul Khoir juga muncul di KPK. Namun, dia menyangkal kedatangannya untuk mendampingi Sudung dan Tomo.

Babul mengaku datang untuk menghadiri rapat dengan pimpinan KPK. Rapat akan membahas kerjasama antar institusi penegak hukum.

"Kita tidak ada hubungannya dengan itu kita masalah undangan. Ini undangan kerjasama antara integritas antara Kejaksaan. kepolisian, dan KPK," kata Babul.

Dia menolak berkomentar saat ditanyain terkait dugaan suap di Kajati DKI yang menangani kasus Brantas Abipraya dengan alasan tak punya kewenangan.

Ketika disinggung kasus perencanaan suap yang dilakukan PT. BA terhadap Kejati DKI, Babul juga tak menjelaskan.

"Nanti saja dengan Jamwas. Nanti kita lihat hasilnya, ini kami baru mau final menjadi saksi," kata dia.

Pada 31 Maret 2016, tim satuan tugas khusus penyidik KPK operasi tangkap tangan terhadap tiga orang. Dua orang dari Brantas Abipraya, yaitu Direktur Keuangan Sudi Wantoko dan Senior Manajer Dandung Pamularno. Satu lagi dari pihak swasta: Marudut.  Mereka ditangkap di hotel di Cawang, Jakarta Timur, usai transaksi. 
 
Diduga, mereka berusaha menyuap Kejati DKI untuk menghentikan kasus yang sedang ditangani pihak kejaksaan. Diduga, Marudut adalah orang yamg dipercaya Brantas untuk menyakinkan Kejati DKI agar kasus yang melibatkan mereka dihentikan. Namun, sebelum tujuan itu berhasil, KPK sudah terlebih dahulu menangkapnya.
 
KPK masih terus mengusut kasus tersebut, terutama siapa orang yang mau disuap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Coba Suap Kejati DKI, Staf Pegawai Keuangan Brantas Diperiksa

Coba Suap Kejati DKI, Staf Pegawai Keuangan Brantas Diperiksa

News | Jum'at, 08 April 2016 | 13:06 WIB

Tiga Tersangka Korupsi PT Brantas Segera Diperiksa Kejagung

Tiga Tersangka Korupsi PT Brantas Segera Diperiksa Kejagung

News | Rabu, 06 April 2016 | 06:25 WIB

Usai Periksa Kajati DKI, KPK: Arahnya ke Penerima Uang

Usai Periksa Kajati DKI, KPK: Arahnya ke Penerima Uang

News | Jum'at, 01 April 2016 | 14:52 WIB

Terkini

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:11 WIB

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:51 WIB