Fahri Hamzah akan Temui SBY, Ada Apa?

Ardi Mandiri, Bagus Santosa

Selasa, 19 April 2016 | 19:00 WIB
Fahri Hamzah akan Temui SBY, Ada Apa?
Fahri Hamzah melawan pemecatan

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berencana bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pertemuan ini diagendakan Fahri untuk bercerita mengenai masa lalu SBY saat menjadi Presiden Keenam.

Pada masa itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai partai pendukung pemerintah. Namun, secara pribadi Fahri memposisikan diri sebagai pengkritik pemerintah.

"Makanya Anda tahu kan, 10 tahun Pak SBY memimpin, saya adalah tukang kritik beliau, Alhamdulillah nggak ada masalah," tutur Fahri di DPR, Selasa (19/4/2016).

"Pak SBY tahu kita anggota DPR, mulut kita ini, digaransi oleh rakyat. Tidak boleh dibungkam, tidak boleh dihentikan. Karena mulut kita diproteksi konstitusi dan demi kebaikan, eksekutif yang kita kritik. Kritik itu wajib, justru kalau anggota DPR tidak melakukan kritik, itu ada masalah," tambahnya.

Menurutnya, saat SBY menjadi presiden prestasinya juga cenderung merangkak naik. Salah satu prestasinya adalah realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai angka Rp2.000 triliun.

Fahri menganggap, prestasi menanjak seperti ini karena pemerintah SBY menerima kritik dan digunakan untuk pembelajaran. "Prestasinya merangkak naik pada zaman beliau. Itu salah satunya karena kita kritik. Berkali-kali (dia katakan) 'teruskan dinda, teruskan dinda'," kata Fahri.

Lalu apakah dengan pertemuan ini Fahri akan loncat ke Partai Demokrat? Dia menjawab tegas hal itu tidak akan terjadi.

"Nggak, bukan. Saya pendiri PKS, saya tetap ingin di PKS. Saya justru menggugat itu supaya bisa balik ke PKS.‎ Nggak-lah, nggak mungkin itu (kalau diajak ke Demokrat)," tuturnya.

Keinginan Fahri bertemu SBY ini disampaikan kepada Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan. ‎Keduanya pun saling bertukar nomor telepon dan mengagendakan pertemuannya dengan SBY.

‎"Saya ini kan tetangga Pak SBY. Saya mau ketemu beliau bersama Pak Syarief. Mohon waktu. Saya mau cerita. Sudah lama janjian (mau ketemu SBY) tapi belum sempat saja. Mumpung ada Pak Syarief, siapa tau bisa ngobrol-ngobrol," kata Fahri.

Syarief Hasan pun bercerita, orang seperti Fahri memiliki banyak teman sehingga di manapun akan dibantu. Sambil berkelakar, Syarief menyebut Fahri disebutnya sebagai kader yang mahal.

"Kalau kader seperti ini harganya mahal," kata Syarief sambil tertawa.

"Biaya transfernya mahal? Ronaldo atau Messi nih?" timpal Fahri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Eropa Dukung Pemecatan Fahri Hamzah

PKS Eropa Dukung Pemecatan Fahri Hamzah

News | Rabu, 13 April 2016 | 04:08 WIB

Fahri: Perombakan Fraksi PKS Berubah dari Tradisi

Fahri: Perombakan Fraksi PKS Berubah dari Tradisi

News | Selasa, 12 April 2016 | 15:08 WIB

Terkini

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:30 WIB

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:28 WIB

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:21 WIB

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar!

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:19 WIB

×