PM Kanada Kutuk Pemenggalan Warganya oleh Abu Sayyaf

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 26 April 2016 | 07:16 WIB
PM Kanada Kutuk Pemenggalan Warganya oleh Abu Sayyaf
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. (Reuters)

Suara.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengecam eksekusi warga negaranya, John Ridsdel (68), oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Trudeau menyebut eksekusi tersebut sebagai pembunuhan berdarah dingin.

"Kanada mengutuk tanpa ragu kebrutalan penyandera dan mengutuk pula pembunuhan yang tak perlu dilakukan ini. Ini adalah aksi pembunuhan berdarah dingin dan tanggung jawab sepenuhnya ditanggung oleh kelompok teroris yang menyanderanya," kata Trudeau dalam konferensi pers di sela-sela rapat kabinet.

"Pemerintah Kanada berniat bekerja sama dengan pemerintah Filipina dan mitra internasionalnya untuk menuntut tanggung jawab dari tindakan keji ini," lanjut Trudeau.

Ketika ditanya apakah pemerintah sudah mencoba bernegosiasi dengan para penyandera atau membayar tebusan yang diminta, Trudeau tidak menjawab. Trudeau juga tidak menanggapi ketika ditanya apakah sudah mengupayakan pembebasan warga Kanada lainnya, Robert Hall.

Ridsdel dan Hall, bersama seorang lelaki Norwegia dan seorang perempuan Filipina muncul dalam sebuah video buatan Abu Sayyaf beberapa waktu lalu. Mereka, yang diculik dari Pulau Samal, 21 September 2015 silam, meminta kepada keluarga dan pemerintah untuk dibebaskan.

Sebelumnya, tentara Filipina menyebutkan satu potongan kepala ditemukan manusia di Jolo, lima jam setelah tenggat waktu pemberian tebusan yang diminta Abu Sayyaf berakhir.

Seorang pejabat pemerintah Kanada, seperti dikutip oleh Canadian Broadcasting Corporation (CBC) menyebut bahwa sandera tersebut bernama John Ridsdel (68). Ridsdel merupakan mantan pengusaha pertambangan yang ditangkap bersama tiga orang lainnya pada bulan September 2015 saat berlibur di sebuah Pulau di Filipina.

Potongan kepala di Jolo ditemukan oleh sejumlah warga. Militer Filipina menyebut, warga melihat dua orang yang menaiki sepeda motor membuang sebuah kantong plastik berisi potongan kepala tersebut.

Juru bicara militer Filipina mengatakan, Abu Sayyaf mengancam akan memenggal satu dari empat sandera mereka pada Senin (25/4/2016) apabila uang tebusan sebesar 300 juta Peso tidak dibayarkan untuk masing-masing sandera paling lambar pukul 3 petang waktu setempat.

Awalnya, Abu Sayyaf meminta tebusan satu miliar Peso untuk masing-masing sandera. Keempatnya ditawan Abu Sayyaf saat berlibur di Pulau Samal, 21 September 2015.

Abu Sayyaf juga diketahui menyandera belasan warga negara asing lain. Satu diantaranya berasal dari Belanda, satu dari Jepang, empat dari Malaysia, serta 14 kru kapal tunda asal Indonesia yang hingga saat ini belum diketahui nasibnya. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari

Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari

News | Senin, 13 April 2026 | 10:59 WIB

Putus dari Orlando Bloom, Katy Perry Pacari Eks PM Kanada Justin Trudeau

Putus dari Orlando Bloom, Katy Perry Pacari Eks PM Kanada Justin Trudeau

Your Say | Rabu, 29 Oktober 2025 | 12:30 WIB

Profil Justin Trudeau, Eks PM Kanada yang Pacaran dengan Katy Perry

Profil Justin Trudeau, Eks PM Kanada yang Pacaran dengan Katy Perry

Your Say | Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:23 WIB

Katy Perry & Trudeau: Pop Queen dan Politisi, Beda 12 Tahun Tak Masalah

Katy Perry & Trudeau: Pop Queen dan Politisi, Beda 12 Tahun Tak Masalah

Your Say | Rabu, 29 Oktober 2025 | 06:15 WIB

Pacari Katy Perry, Berapa Harta Kekayaan Justin Trudeau?

Pacari Katy Perry, Berapa Harta Kekayaan Justin Trudeau?

Your Say | Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:17 WIB

Resmi Pacaran, Beda Harta Kekayaan Katy Perry Vs Justin Trudeau

Resmi Pacaran, Beda Harta Kekayaan Katy Perry Vs Justin Trudeau

Entertainment | Senin, 27 Oktober 2025 | 17:42 WIB

Katy Perry dan Justin Trudeau Dikaitkan dengan Raisa dan Jokowi, Apa Hubungannya?

Katy Perry dan Justin Trudeau Dikaitkan dengan Raisa dan Jokowi, Apa Hubungannya?

Entertainment | Senin, 27 Oktober 2025 | 17:10 WIB

Mengenal Justin Trudeau, Pacar Katy Perry yang Punya Darah Indonesia

Mengenal Justin Trudeau, Pacar Katy Perry yang Punya Darah Indonesia

Entertainment | Senin, 27 Oktober 2025 | 15:44 WIB

Lika-liku Asmara Katy Perry Sebelum Dipacari Eks Perdana Menteri, Siapa Saja Mantannya?

Lika-liku Asmara Katy Perry Sebelum Dipacari Eks Perdana Menteri, Siapa Saja Mantannya?

Entertainment | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:36 WIB

Siapa Justin Trudeau? Eks PM Kanada yang Terciduk Mesra dengan Katy Perry

Siapa Justin Trudeau? Eks PM Kanada yang Terciduk Mesra dengan Katy Perry

Entertainment | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB