Demokrat Menyangkal Ada Kunjungan Fiktif Anggota DPR

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Jum'at, 13 Mei 2016 | 11:27 WIB
Demokrat Menyangkal Ada Kunjungan Fiktif Anggota DPR
Ilustrasi gedung DPR, MPR, DPR, di Jalan Gatot Subroto. [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto mengatakan, beredarnya isu adanya kunjungan kerja fiktif yang diduga berpotensi merugikan negara Rp945 miliar diyakini Didik tidak benar.

Sebab, semua kunjungan kerja DPR dilakukan secara transparan dan terukur. Lagi pula, sambungnya, ‎representasi kehadiran dalam kunjungan kerja juga dipertanggungjawabkan secara adminitrasi dengan penandatangan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) pejabat/tokoh setempat.

"Dasar apa yang menjadi alasan anggapan tentang kunker fiktif tersebut, saya juga belum jelas karena hakekat kunker tersebut ada untuk menyerap aspirasi dan juga membangun kebersamaan yang efektif dengan masyarakat sebagai bagian menjaga konstituen," tutur Didik dihubungi, Jakarta, Kamis (13/5/2016).

"Atas dasar itu, saya sangat tidak yakin apabila ada anggota yang ingin melepaskan amanah dan kepercayaan konstituennya dengan melakukan 'kebersamaan' yang fiktif juga," tambah dia.

Dia menerangkan, anggota Fraksinya telah diinstruksikan untuk membuat laporan kegiatan reses. ‎Instruksi ini diberikan langsung oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhis Baskoro Yudhoyono (Ibas).

"Mas Edhie Baskoro Yudhoyono selaku Ketua Faksi Partai Demokrat DPRRI sejak awal dan secara terus menerus selalu mengarahkan akan disiplin setiap anggota termasuk mengingatkan mereka untuk taat jaring asmara (aspirasi rakyat) secara rutin, secara fisik, terstruktur dan transparan termasuk membuat laporannya," kata Didik dihubungi, Jakarta, Jumat (13/5/2016).

Menurutnya, kunjungan ke dapil saat reses dilakukan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dengan cara melihat, mendengar dan merasakan langsung. Sehingga, dari situ bisa dipastikan secara utuh bahwa kebijakan di negara ini berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Sesuai dengan konsep besar Fraksi Partai Demokrat, peduli, serap aspirasi dan beri solusi sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh Mas Ibas, maka segenap anggota wajib melaksanakan dalam setiap kegiatan reses," lanjut Didik

Apalagi, sambungnya, hakekat reses sesungguhnya selain menjadi hak dan sekaligus kewajiban konstitusional sebagaimana dimaksud dalam UU MD3, tentu reses menjadi media penting bagi DPR untuk menjaga kebersamaan dengan para konstituennya.

"Tidak ada seorangpun anggota DPR yang tidak ingin menjaga kebersamaan dengan para konstituennya. Media yang paling efektif adalah masa reses", kata anggota Komisi III.

Kewajiban membuat laporan kegiatan reses adalah kewajiban administratif yang disyaratkan UU MD3. Saya yakin setiap anggota memamahi apa yang menjadi perintah UU, dan saya juga yakin setiap anggota DPR pasti turun ke dapil menjaga kebersamaan dengan masyarakat sebagai konstituennya di masa reses.

"Tidak teralu sulit untuk memastikan Kehadiran DPR di dapil pada masa reses, karena ada SPPD yang wajib ditandatangani oleh pejabat/tokoh setempat. Apalagi penggunaan anggaran reses sangat sederhana untuk diaudit oleh BPK. Terlalu dini apabila ada anggapan tentang adanya kerugian negara terkait dana reses," kata Didik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bantahan Sekjen DPR soal Kunjungan Kerja Fiktif

Ini Bantahan Sekjen DPR soal Kunjungan Kerja Fiktif

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 11:13 WIB

Karena Kritik Ahok, Inggard Joshua Terancam Diganti dari DPRD DKI

Karena Kritik Ahok, Inggard Joshua Terancam Diganti dari DPRD DKI

News | Senin, 02 Mei 2016 | 13:25 WIB

Demokrat Anggap Demokrasi Alat Untuk Capai Kesejahteraan Rakyat

Demokrat Anggap Demokrasi Alat Untuk Capai Kesejahteraan Rakyat

News | Sabtu, 23 April 2016 | 14:54 WIB

Jika Fahri Hamzah Gabung Demokrat, Ruhut Ancam akan Keluar

Jika Fahri Hamzah Gabung Demokrat, Ruhut Ancam akan Keluar

News | Rabu, 20 April 2016 | 10:53 WIB

Muhammad Idrus Daftar Cagub DKI Lewat Partai Demokrat

Muhammad Idrus Daftar Cagub DKI Lewat Partai Demokrat

News | Rabu, 13 April 2016 | 19:57 WIB

Hasil Rapat Nasdem, Target 2019 sampai Sanksi Bagi yang Korup

Hasil Rapat Nasdem, Target 2019 sampai Sanksi Bagi yang Korup

News | Selasa, 05 April 2016 | 18:42 WIB

Surya Paloh Siap Tendang Anggota DPR Nasdem Main Anggaran

Surya Paloh Siap Tendang Anggota DPR Nasdem Main Anggaran

News | Minggu, 03 April 2016 | 18:58 WIB

Paloh Ungkap Pernah Didatangi Ahok Sambil Ngaku Tak Punya Uang

Paloh Ungkap Pernah Didatangi Ahok Sambil Ngaku Tak Punya Uang

News | Minggu, 03 April 2016 | 18:15 WIB

Paloh: Publik Eneg Lihat Elite Tukang Tipu, Nasdem Dukung Ahok

Paloh: Publik Eneg Lihat Elite Tukang Tipu, Nasdem Dukung Ahok

News | Minggu, 03 April 2016 | 16:15 WIB

Hadapi 2017-2019, Paloh Ungkap Nasdem Siap-siap Lebih Cepat

Hadapi 2017-2019, Paloh Ungkap Nasdem Siap-siap Lebih Cepat

News | Minggu, 03 April 2016 | 16:06 WIB

Terkini

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:04 WIB

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:58 WIB

×