Begini Cara Sadis 3 Lelaki Membunuh Eno, Buruh Pabrik Plastik

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 17 Mei 2016 | 15:46 WIB
Begini Cara Sadis 3 Lelaki Membunuh Eno, Buruh Pabrik Plastik
Tersangka pembunuh Eno Fahira (18), karyawati pabrik plastik PT. Polyta Global Mandiri. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Aparat Kepolisian resmi menetapkan tiga orang tersangka kasus pemerkosaan dan pembunuhan Eno Fahira (18), karyawati pabrik plastik PT. Polyta Global Mandiri, di Kosambi, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten pada Jumat (13/5/2016). Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka yakni RAr (25), RAI (16), IH (24).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti menjelaskan peran dari ketiga tersangka. Sebelum dibunuh, korban sempat menemui salah satu tersangka RAI pada Kamis (12/5/2016) sekira pukul 23.30 WIB.

"Korban sepakat janjian bertemu di kamar korban (TKP), setelah tersangka RAI dan korban bertemu, kemudian antara tersangka dan korban sempat berbincang kurang lebih 30 menit," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/5/2016).

Saat berada di dalam kamar mess, RAI dan korban sempat bercumbu. Namun, korban menolak saat diajak untuk berhubungan badan. Mendapat penolakan tersebut, RAI langsung ke luar dari mess.

Saat tengah di luar itu, RAI lantas bertemu dengan tersangka lain yakni RAr dan IH. Keduanya juga mengaku mengenal korban bahkan sempat suka. Lantas, ketiganya pun langsung menuju masuk ke dalam kamar untuk memerkosa korban. Di sana, korban sudah terlihat sedang tertidur.

"Kemudian tersangka bersama-sama menuju kamar korban dengan maksud untuk memerkosa korban," kata Krishna.

Di dalam kamar korban, IH langsung membekap wajah korban dengan bantal. Saat dibekap, korban masih dalam keadaan sadar. Rar langsung memegangi kaki korban. IH pun menyuruh RAI mencari pisau.

"Karena di dapur tidak ada pisau, selanjutnya Rai keluar lamar dan menemukan cangkul yang berada tidak jauh dari kamar korban," katanya

Dalam keadaan dibekap, RAr langsung menyetubuhi korban dan tersangka IH menyayat wajah korban menggunakan garpu makan.

Kendati korban masih sadar, IH menyuruh RAI memukulkan cangkul ke arah wajah korban. Usai mencangkul wajah korban, RAI juga sempat ke luar kamar lantaran tidak kuat melihat korban yang sudah berdarah.

Kemudian, RAI yang masih kesal karena ditolak bersetubuh sempat menggigit puting payudara korban sebelah kiri hingga membekas.

Setelah korban sudah tidak berdaya, RAr meminta RAi untuk membuka kaki korban dengan lebar hingga dalam posisi mengangkang. Saat itu juga RAi langsung menancapkan gagang cangkul ke kemaluan korban.

"Setelah selesai melakukan pembunuhan tersebut. RAi, menutupi bagian wajah, dada, perut dan kemaluan korbab dengan menggunakan kain baju," kata Krishna.

Untuk menutupi kejadian tersebut para tersangka menutup engsel kamar korban agar para penghuni mess lainnya tidak mengetahui pembunuhan tersebut.

Lebih lanjut, Krishna mengatakan motif RAr melakukan pembunuhan tersebut lantaran sering diejek oleh korban dengan menyebut dirinya jelek dan pahit. Sementara Ih mengaku kesal lantaran korban menolak untuk berhubungan badan dan tersangka RAr sakit hati lantaran pendekatannya dengan korban selalu ditolak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuhan Mengerikan Eno Dilatari Kisah Asmara

Pembunuhan Mengerikan Eno Dilatari Kisah Asmara

News | Senin, 16 Mei 2016 | 15:47 WIB

Eno Dibunuh Secara Mengerikan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Eno Dibunuh Secara Mengerikan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

News | Senin, 16 Mei 2016 | 15:35 WIB

Metamorfosis Mantan Penyanyi Cilik

Metamorfosis Mantan Penyanyi Cilik

Entertainment | Minggu, 05 April 2015 | 10:00 WIB

Grup Band Netral Bubar?

Grup Band Netral Bubar?

Entertainment | Sabtu, 22 November 2014 | 17:00 WIB

Eno "Netral" Girang Istri Hamil 4 Bulan

Eno "Netral" Girang Istri Hamil 4 Bulan

Entertainment | Sabtu, 22 November 2014 | 12:21 WIB

Terkini

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB