Jangan Anggap Remeh Denmark

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 22 Mei 2016 | 08:23 WIB
Jangan Anggap Remeh Denmark
Tim Thomas Indonesia Melaju ke Final

Suara.com - Tim bulu tangkis putra Indonesia mengandalkan pemain muda untuk meraih kesempatan besar mengembalikan kejayaan 14 tahun silam dengan masuk putaran final Piala Thomas 2016 setelah menaklukkan tim Korea Selatan.

Thomas Indonesia pada laga final yang berlangsung di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Cina, pada Minggu (22/5/2016) pukul 13.00 waktu setempat atau 12.00 WIB, menghadapi tim unggulan kedua asal Eropa Denmark, untuk merebut kembali Piala Thomas ke-14.

Meskipun tidak sekuat tim Cina yang berisi pemain-pemain peringkat lima dunia, tim Denmark datang ke Kunshan berbekal ambisi besar merebut Piala Thomas untuk pertama kalinya, ereka setelah delapan kali menempati posisi runner up.

Tim putra negara Nordik itu makin percaya diri setelah mengalahkan tim Malaysia 3-2 pada putaran semifinal, Jumat (20/5/2016).

Denmark yang semula tertinggal 0-2 sukses mengembalikan kedudukan dengan merebut tiga partai terakhir dari tim Negeri Jiran sekaligus menempatkan tim Bangsa Viking itu pada putaran final.

Pada turnamen Piala Thomas ke-29, Denmark membawa pemain-pemain peringkat 10 dunia. Pada tunggal putra mereka punya Viktor Axelsen yang menempati posisi empat dunia dan Jan O Jorgensen yang meraih posisi lima dunia.

Pada ganda putra, Denmark masih diperkuat pasangan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding sebagai pasangan peringkat sembilan dunia.

Denmark sebenarnya punya pasangan peringkat delapan dunia Mathias Boe/Carsten Mogensen. Tapi selepas kecelakaan yang menimpa Carsten Mogensen pada Kejuaraan Eropa 2016, Denmark lebih sering menurunkan pasangan kolaborasi Mathias Boe/Mads Conrad-Petersen.

Kemudian, mereka menurunkan pasangan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen pada ganda kedua, yang merupakan peringkat 23 dunia.

Pada sisi lain, Indonesia yang juga telah rindu membawa Piala Thomas ke Tanah Air, berbekal amunisi pemain-pemain muda baik tunggal maupun ganda.

Selain Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, dan Tommy Sugiarto, atlet-atlet putra tim Merah-Putih merupakan para pemain berusia 25 tahun ke bawah.

Mereka adalah Angga Pratama, Ricky Karanda Suwardi, Marcus Fernaldi Gideon, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Sinisuka Ginting, dan Jonatan Christie.

Pada sektor putra, Tommy mempunyai catatan dua kemenangan dan tiga kekalahan dari Viktor Axelsen. Sedangkan dengan Jan O Jorgensen, Tommy berkedudukan imbang 1-1 dari dua pertemuan mereka.

Jonatan dan Ihsan memang belum tercatat menghadapi Viktor Axelsen.

Tapi, kedua atlet tunggal muda Indonesia itu pernah satu kali kalah dari Jan O Jorgensen. Hanya saja, Jonatan pernah satu kali kalah dari Emil Holst sebagai tunggal ketiga Denmark.

Indonesia masih berpeluang menampilkan kejutan dengan kehadiran Anthony Ginting yang belum punya catatan dengan empat tunggal putra Denmark baik Viktor, Jan O, Vittinghus, maupun Emil.

Pada sektor ganda, pasangan andalan tim Garuda Hendra/Ahsan punya catatan tiga kemenangan dari lima pertemuan dengan pasangan Denmark Mads/Mads.

Sedangkan dengan Mathias Boe/Carsten Mogensen, Hendra/Ahsan menang empat kali dari lima pertemuan.

Ganda pelapis kedua Indonesia Angga/Ricky mengantongi satu kemenangan dari pertemuan dengan Mads/Mads.

Sedangkan dengan Mathias/Carsten, Angga/Ricky takluk dalam lima kali pertemuan. Pasangan Indonesia peringkat 12 dunia itu juga mengantongi satu kemenangan dengan ganda Kim/Anders.

Pasangan putra Tanah Air Marcus/Kevin punya satu kemenangan atas ganda ketiga Denmark Kim/Anders, meskipun punya satu kali kekalahan masing-masing dari Mathias/Carsten dan Mads/Mads.

"Kami sudah tahu tipe permainan Eropa. Kami bukan hanya tahu pola setiap pemain, tapi kami lebih berpengalaman bermain pada turnamen beregu," kata Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia Rexy Mainaky.

Tim Indonesia, lanjut Rexy, hanya perlu meningkatkan suasana kompak dan harmonis jelang laga final, agar semangat tim selalu muncul dalam setiap partai pertandingan.

Pelatih tunggal putra pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Hendri Saputra mengatakan laga final turnamen beregu merupakan pertarungan mental pemain. Bahkan bagi pemain peringkat lima besar dunia seperti Chen Long, Viktor Axelsen, dan Lee Yong Dae.

"Pemain harus lebih tangguh dalam pertandingan dan tidak mudah membuat kesalahan sendiri atau mudah ditaklukkan. Kami hanya menyiapkan kondisi fisik dan mental para atlet," kata Hendri.

Pertemuan Indonesia dengan Denmark pada laga final Piala Thomas 2016 merupakan pertemuan keempat setelah pertemuan pada 1964 di Tokyo, Jepang; pada 1973 dan 1979 di Jakarta; serta pada 1996 di Hong Kong. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cina Juara Piala Uber

Cina Juara Piala Uber

Foto | Sabtu, 21 Mei 2016 | 18:58 WIB

Indonesia Berpeluang Besar Bawa Pulang Piala Thomas

Indonesia Berpeluang Besar Bawa Pulang Piala Thomas

News | Sabtu, 21 Mei 2016 | 15:15 WIB

Terkini

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:47 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:37 WIB

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:27 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:22 WIB

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:17 WIB

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:15 WIB

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:13 WIB