Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:22 WIB
Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta
Ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan. [Antara]
  • Polda Metro Jaya mengungkap penipuan lintas negara berkedok 'black dollar' terhadap warga negara Korea Selatan.
  • Dua tersangka asal Liberia, I dan DST, ditangkap di restoran Korea Selatan pada 18 Maret 2026.
  • Modus kejahatan melibatkan janji penggandaan Dolar AS dengan cairan kimia yang membutuhkan modal korban.

Suara.com - Aksi tipu-tipu lintas negara terbongkar di ibu kota. Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan bermodus ‘black dollar’ yang menyasar seorang warga negara Korea Selatan.

Dalam kasus ini, dua pria asal Liberia berinisial I dan DST berhasil diringkus polisi.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengonfirmasi bahwa baik pelaku maupun korban merupakan warga negara asing (WNA).

"Yang bersangkutan (kedua tersangka) diamankan karena melakukan tindak pidana penipuan terhadap seorang warga negara asing juga, dari Korea, dengan modus black dollar," ujar Andaru kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).

Kronologi Penangkapan

Drama penangkapan ini bermula dari laporan korban ke Polres Metro Jakarta Barat pada 8 Maret 2026. Setelah melakukan serangkaian pendalaman, petugas akhirnya menciduk kedua tersangka di sebuah restoran Korea di Jakarta Selatan pada 18 Maret 2026.

"Berdasarkan keterangan korban bahwa peristiwanya sendiri terjadi antara bulan September sampai Desember 2025," jelas Andaru.

Modus yang digunakan tergolong klasik namun licin. Pelaku menjanjikan bisa menggandakan mata uang Dollar AS menggunakan cairan kimia khusus. Saat penangkapan, polisi turut menyita sebuah koper berisi cairan yang digunakan untuk meyakinkan korban.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami total kerugian dan kemungkinan adanya korban lain.

"(Kerugian) masih dihitung. Apakah ini berlanjut, continue, jalan berapa tahap, ini masih dihitung sama Polres Metro Jakarta Barat," pungkas Andaru.

Sebagai informasi, modus Black Dollar biasanya melibatkan uang kertas yang sengaja dihitamkan. Pelaku mengklaim kertas tersebut akan berubah menjadi uang asli jika disiram cairan kimia tertentu untuk memancing korban memberikan uang asli sebagai modal "pembersihan".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya

Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:58 WIB

Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai

Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai

Entertainment | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:13 WIB

Terbongkar! Kedok Dukun Pengganda Uang di Apartemen Kalibata, Polisi Sita Dolar Palsu

Terbongkar! Kedok Dukun Pengganda Uang di Apartemen Kalibata, Polisi Sita Dolar Palsu

News | Selasa, 16 September 2025 | 12:35 WIB

Anak Mantan Presiden Liberia Resmi Gabung Marseille

Anak Mantan Presiden Liberia Resmi Gabung Marseille

Bola | Kamis, 07 Agustus 2025 | 08:17 WIB

Terkini

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:47 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:37 WIB

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:27 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:17 WIB

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:15 WIB

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:13 WIB

Karena Ini, Pengacara Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Tebang Pilih

Karena Ini, Pengacara Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Tebang Pilih

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:06 WIB