Tito Karnavian Calon Kapolri, Ahok Sreg Pilihan Jokowi

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 15 Juni 2016 | 18:25 WIB
Tito Karnavian Calon Kapolri,  Ahok Sreg Pilihan Jokowi
Komjen Tito Karnavian saat masih jadi Kapolda Metro Jaya dan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo memilih Komisaris Jenderal Tito Karnavian menjadi calon tunggal kapolri. Menurut Ahok yang pernah bekerjasama dengan Tito ketika masih menjabat Kapolda Metro Jaya, kinerjanya bagus.

"Itu (penertiban) Kalijodo kan beliau yang itu (yang memimpin pengamanan). Waktu mengatasi Kampung Pulo juga beliau ya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Ahok yakin kalau Tito nanti jadi kapolri, hubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Polri akan lebih baik lagi.

Ahok mengatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme itu sangat layak menjadi menggantikan posisi Jenderal Badrodin Haiti yang akan pensiun bulan depan, apalagi pangkatnya mendukung.

"Kalau layak, bintang tiga ke bintang empat layak dong. Bintang dua ke empat saja layak kok. Kalau memang bagus. Ya nggak?" kata Ahok.

Staf Khusus Bidang Komunikasi Presiden, Johan Budi Sapto Prabowo‎, menjelaskan kenapa Jokowi memilih Tito menjadi calon kapolri untuk menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang akan pensiun bulan depan.

Pertama, untuk meningkatkan profesionalime institusi Polri sebagai pengayom masyarakat.

"Kemudian pertimbangan lain Presiden memilih Tito Karnavian adalah ‎untuk memperbaiki kualitas penegakan hukum terutama terhadap kejahatan luar biasa seperti terorisme, narkoba maupun korupsi," kata Johan kepada wartawan melalui pesan elektronik.

"Sekaligus juga meningkatkan sinergi dengan penegak hukum lain," ujar dia.

Johan menuturkan pergantian kapolri dilakukan Presiden merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI. Penunjukan Tito sebagai kapolri merupakan kewenangan penuh Kepala Negara.

"Penunjukan calon Kapolri sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden," ‎tutur dia.

Dalam memilih nama Komjen Tito sebagai calon tunggal kapolri, Jokowi telah mendengarkan ‎masukan dari berbagai pihak. Mulai dari Komisi Kepolisian Nasional, Polri dan suara masyarakat.

"Nama Tito Karnavian adalah ‎salah satu dari beberapa nama yang diajukan oleh Kompolnas kepada Presiden," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembunuhan Mirna Jadi Salah Satu Alasan Gerindra Dukung Tito

Pembunuhan Mirna Jadi Salah Satu Alasan Gerindra Dukung Tito

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 18:13 WIB

PDIP Bantah Cawe-cawe Pilih Tito Jadi Calon Kapolri

PDIP Bantah Cawe-cawe Pilih Tito Jadi Calon Kapolri

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 18:03 WIB

Kapolri: Senior Polri Akui Kemampuan Tito Walau Masih Yunior

Kapolri: Senior Polri Akui Kemampuan Tito Walau Masih Yunior

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 17:06 WIB

Fraksi Nasdem DPR Dukung Tito Jadi Kapolri

Fraksi Nasdem DPR Dukung Tito Jadi Kapolri

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 16:53 WIB

Nasdem: Tito Karnavian Mem-By-Pass 4 Angkatan di Polri

Nasdem: Tito Karnavian Mem-By-Pass 4 Angkatan di Polri

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 16:40 WIB

Terkini

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan

Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:11 WIB

Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga

Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus

Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun

Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

×