Soal Vaksin Palsu, Kemenkes-BPOM Datangi Bareskrim Polri

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Selasa, 28 Juni 2016 | 11:41 WIB
Soal Vaksin Palsu, Kemenkes-BPOM Datangi Bareskrim Polri
Menkes Nila F. Moeloek dan sejumlah pihak terkait memberikan keterangan soal temuan vaksin palsu, (24/6). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pihak dari Badan Pengawas Obat dan Makanan RI dengan Pihak Kementerian Kesehatan akan mendatangi Badan Reserse Kriminal Mabes Polri pada Selasa (28/6/2016). Kedatangan mereka terkait kejadian ditemukannya vaksin palsu yang beredar di masyarakat oleh pihak Bareskrim.

Namun, koordinasi yang direncanakan pada pukul 10.00 WIB tersebut belum juga dimulai. Pasalnya, pihak Badan POM belum juga tiba di Gedung Bareskrim.Saat ini, baru pihak Kemenkes yang sudah tiba di Gedung Bareskrim. Namun, tak ada pernyataan dari pihak yang memwakili Menteri Kesehatan Nila F Moeloek tersebut.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Brigjen Agung Setya mengatakan telah menggeledah belasan lokasi penjualan vaksin palsu di wilayah Jabodetabek.

"Sindikat ini telah beroperasi sejak tahun 2003 dan memiliki jaringan penjualan di sejumlah apotik dan toko obat di Jakarta dan sekitarnya," kata Agung beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kondisi ini sudah masuk tahap mengkhawatirkan karena banyaknya bayi yang mendapatkan vaksin palsu sehingga kekebalan tubuhnya lemah. Jika hal ini dibiarkan, lanjut Agung, maka dipastikan kualitas kesehatan anak Indonesia semakin memburuk.

"Penyidik masih terus mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus ini. Ini sangat berbahaya karena dampaknya sangat besar bagi kesehatan anak-anak Indonesia," katanya.

Praktik pemalsuan vaksin yang dijual ke sejumlah rumah sakit berhasil dibongkar aparat kepolisian. Bareskrim Polri berhasil membongkar dan menggerebek para pelaku di pabrik mereka di Pondok Aren Tangerang Selatan, 21 Juni 2016 lalu.

Terkait kasus ini, Bareskrim sudah menangkap 10 orang pemalsu vaksin. Hasil pengembangan mengungkap tiga kelompok produsen vaksin palsu yang tidak saling mengenal satu sama lain.

Agung menyampaikan bahwa awalnya polisi menangkap seorang pelaku yang berinisial J pada 16 Juni 2016 lalu. J adalah pemilik Toko Azca Medical di Bekasi, Jawa Barat.Berdasarkan keterangan J, polisi menemukan tiga titik yang diduga menjadi tempat meracik vaksin palsu, yakni di Jalan Serma Hasyim, Bekasi Timur, Puri Hijau Bintaro, dan Kemang Regency, Bekasi, Jawa Barat.

Dari tiga lokasi itu, polisi meringkus sembilan orang, terdiri dari lima produsen, dua kurir, satu pencetak label, dan satu penjual. Vaksin palsu itu, lanjut Agung, didistribusikan di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Agung menjelaskan, salah satu pelaku lulusan Akademi Keperawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ada Peredaran Vaksin Palsu di Padang

Tak Ada Peredaran Vaksin Palsu di Padang

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 08:52 WIB

Ada Dua Tersangka, Polda Jateng Dalami Kasus Vaksin Palsu

Ada Dua Tersangka, Polda Jateng Dalami Kasus Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 05:46 WIB

Seperti Ini Reaksi Bayi Bila Menerima Vaksin Palsu

Seperti Ini Reaksi Bayi Bila Menerima Vaksin Palsu

Health | Senin, 27 Juni 2016 | 20:03 WIB

Menkes Janji Bongkar Sindikat Vaksin Palsu sampai Akarnya

Menkes Janji Bongkar Sindikat Vaksin Palsu sampai Akarnya

News | Senin, 27 Juni 2016 | 19:10 WIB

Kemarahan Kak Seto, Pembuat Vaksin Palsu Beri Hukuman Terberat!

Kemarahan Kak Seto, Pembuat Vaksin Palsu Beri Hukuman Terberat!

News | Senin, 27 Juni 2016 | 19:08 WIB

Kasus Vaksin, Dede Yusuf: Apakah Ini Hanya Ujung Dari Gunung Es?

Kasus Vaksin, Dede Yusuf: Apakah Ini Hanya Ujung Dari Gunung Es?

News | Senin, 27 Juni 2016 | 17:50 WIB

Besok, Bareskrim Panggil BPOM dan Kemenkes Bahas Vaksin Palsu

Besok, Bareskrim Panggil BPOM dan Kemenkes Bahas Vaksin Palsu

News | Senin, 27 Juni 2016 | 17:22 WIB

Komisi IX DPR Bahas Vaksin Palsu dengan Menkes

Komisi IX DPR Bahas Vaksin Palsu dengan Menkes

DPR | Senin, 27 Juni 2016 | 16:16 WIB

Total TSK Vaksin Palsu 15 Orang, Ini Peran Mereka

Total TSK Vaksin Palsu 15 Orang, Ini Peran Mereka

News | Senin, 27 Juni 2016 | 16:00 WIB

Vaksin Palsu, Anggota DPR: Menkes Jangan Cuma Bicara Dong

Vaksin Palsu, Anggota DPR: Menkes Jangan Cuma Bicara Dong

News | Senin, 27 Juni 2016 | 15:42 WIB

Terkini

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

×