Buntut Vaksin Bayi Palsu, Menkes Siapkan Vaksin Ulang Gratis

Siswanto, Nikolaus Tolen

Selasa, 28 Juni 2016 | 15:12 WIB
Buntut Vaksin Bayi Palsu, Menkes Siapkan Vaksin Ulang Gratis
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)
Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Maura Linda Sitanggang akan memberikan vaksin ulang kepada bayi secara gratis, menyusul peredaran vaksin palsu.

"Kalau nggak timbulkan kekebalan (vaksin palsu) akan kita lakukan vaksin ulang, kami siap memberikan vaksin gratis," kata Linda dalam konferensi pers di gedung Bareskrim, Mabes Polri, Selasa (28/6/2016).

Namun, kata Linda, sebelum pemberian vaksin ulang akan dilakukan pendataan dulu terhadap bayi yang pernah menerima vaksin palsu. Kemenkes akan bekerjasama dengan dokter anak untuk memastikannya.
 
"Tim akan mengatasi itu dengan dokter anak, lihat aspek dampak kesehatan yang banyak diributkan saat ini," kata Linda.

Langkah lain yang diambil Kemenkes, pembentukan tim satuan tugas khusus untuk menyelidiki peredaran vaksin palsu yang terungkap dalam sepekan terakhir.

Tim satgas akan menelusuri darimana awal ditemukannya vaksin palsu sampai penerimanya.
 
"Jadi sesuai dengan hasil pertemuan dengan DPR, Satgas akan bergerak cari adanya titik yang dicurigai terima vaksin. Kalau ada kami tuntaskan. Hal lain lagi dimana masyarakat atau anak balita yang disinyalir telah menerima vaksin," kata Linda.

Hari ini, Kemenkes, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Ikatan Dokter Indonesia, dan Bareskrim Polri melakukan pertemuan di gedung Bareskrim. Mereka sepakat saling kerjasama untuk menangani kasus yang telah meresahkan para orangtua.

Sampai hari ini, Bareskrim Polri telah menetapkan 16 orang menjadi tersangka, mulai dari pembuat, distributor sampai kurir.
 
Tersangka terakhir yang ditangkap seorang lelaki berinisial R. Dia dibekuk di Jakarta pada Senin (27/6/2016) malam.
 
"Tadi malam kita tangkap satu orang yang bertindak selaku distributor di Jakarta," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Agung Setya di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurut Agung tersangka yang semalam dibekuk merupakan jaringan tersangka distributor yang kemarin ditangkap di Semarang, Jawa Tengah.

"Hari ini sudah (total) ada 16 tersangka diamankan, termasuk yang tadi malam itu," kata Agung.

Polisi terus mengembangkan kasus. Polisi memburu orang-orang yang terlibat dalam jaringan peredaran vaksin palsu yang telah meresahkan masyarakat.

"Kami buru para pelaku, khususnya pembuat vaksin dimana pun mereka berada, kami terus bekerjasama dengan penyidik polda polres jajaran se-Indonesia untuk tangani secara cepat, kita mengenolkan, nggak ada lagi vaksin palsu di lapangan," kata Agung.

Dalam sepekan terakhir, vaksin palsu telah ditemukan beredar di Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.

Ada dugaan, vaksin palsu juga telah tersebar ke daerah-daerah lain.

Meskipun Kementerian Kesehatan telah memastikan bahwa vaksin palsu tersebut tak berbahaya, polisi terus memburu siapapun yang terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Distributor Vaksin Palsu Jaringan Semarang Dibekuk di Jakarta

Distributor Vaksin Palsu Jaringan Semarang Dibekuk di Jakarta

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:13 WIB

Netizen Desak Polisi Umumkan RS/Klinik Pengguna Vaksin Palsu

Netizen Desak Polisi Umumkan RS/Klinik Pengguna Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:28 WIB

Mazhab Djaeng Indonesia Sebut Vaksin Palsu Matikan Generasi Emas

Mazhab Djaeng Indonesia Sebut Vaksin Palsu Matikan Generasi Emas

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:54 WIB

Soal Vaksin Palsu, Kemenkes-BPOM Datangi Bareskrim Polri

Soal Vaksin Palsu, Kemenkes-BPOM Datangi Bareskrim Polri

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:41 WIB

Tak Ada Peredaran Vaksin Palsu di Padang

Tak Ada Peredaran Vaksin Palsu di Padang

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 08:52 WIB

Ada Dua Tersangka, Polda Jateng Dalami Kasus Vaksin Palsu

Ada Dua Tersangka, Polda Jateng Dalami Kasus Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 05:46 WIB

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×