20 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Italia

Ririn Indriani

Rabu, 13 Juli 2016 | 00:26 WIB
20 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta Api di Italia
Ilustrasi kecelakaan kereta. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 20 orang tewas dan puluhan lainnya cedera saat dua kereta bertabrakan di Italia bagian selatan pada Selasa (12/7/2016), waktu setempat.

Menurut pejabat setempat, kekuatan tabrakan menghancurkan kereta dan menyebabkan puing-puing beterbangan ke sebuah kebun zaitun yang mengapit bentangan tunggal jalur kereta di pedesaan antara Kota Corato dan Andria itu.

"Sayangnya korban tewas telah meningkat menjadi 20 orang," kata Giuseppe Corrado, wakil kepala provinsi setempat.

Dia mengimbau para donor darah untuk pergi ke rumah sakit setempat. Petugas pemadam kebakaran bekerja ditengah api setelah kecelakaan, yang terjadi pada sekitar pukul 11:30 waktu setempat, mengais reruntuhan dan kereta yang hancur untuk mencari korban lainnya.

"Penyelamatan ini rumit karena ini terjadi di tengah-tengah pedesaan," kata Luca Cari, juru bicara pemadam kebakaran. Suara jangkrik mulai terdengar saat tim penyelamat mulai mengevakuasi korban dari lokasi.

Tidak ada indikasi segera tentang penyebab dua kereta untuk bergerak terhadap satu sama lain pada jalur yang sama dan Departemen Perhubungan mengatakan telh mengirimkan dua penyidik ke wilayah Puglia untuk menyelidiki bencana itu.

"Kami tidak akan berhenti sampai kami mendapatkan penjelasan yang jelas atas apa yang terjadi," kata Perdana Menteri Matteo Renzi kepada wartawan. Ia mempersingkat kunjungan ke Milan di Italia utara untuk kembali ke Roma.

Dia dijadwalkan melakukan perjalanan ke Puglia di petang hari. Masing-masing kereta memiliki empat gerbong. Sebuah foto yang dikeluarkan oleh pemadam kebakaran menunjukkan bahwa tiga gerbong telah hancur akibat kecelakaan itu, yang menunjukkan setidaknya salah satu kereta telah bergerak dengan kecepatan tinggi.

"Seperti telah terjadi kecelakaan pesawat," kata walikota Corato, Massimo Mazzilli. Jalur kereta itu dioperasikan oleh perusahaan kereta api daerah Ferrotramviaria. Tidak jelas berapa banyak orang berada di kedua kereta itu pada saat tabrakan terjadi.

Kecelakaan besar terakhir kereta api di Italia terjadi pada 2009 ketika kereta barang tergelincir di Viareggio, di bagian tengah negara itu, dan lebih dari 30 orang yang tinggal dekat dengan rel tewas dalam kebakaran yang dipicu oleh kecelakaan itu.

Menurut laporan terkini dari Kantor Berita ANSA dan Stasiun Televisi Rai, setelah kecelakaan tersebut, operasi pertolongan dilancarkan secara penuh.

Polisi, petugas gawat darurat dan ambulans bergegas ke lokasi kecelakaan, yang berada di daerah pinggiran antara Kota Kecil Ruvo di Puglia dan Corato.

Petugas pemadam sedang berusaha mengeluarkan penyintas dari logam yang terpilin di dua gerbong pertama masing-masing kereta.

Rai mengatakan semua rumah sakit di wilayah itu terlibat dalam operasi darurat. Tiga helikopter dikerahkan untuk secepatnya membawa penumpang yang cedera ke rumah sakit terdekat, termasuk seorang anak yang baru berusia beberapa tahun dan dilaporkan dikeluarkan dari gerbong yang rusak parah.

Gangguan teknik diduga telah mengakibatkan kecelakaan itu, kata Rai. Kedua kereta regional, yang biasanya digunakan oleh pelaju dan pelajar, dioperasikan oleh satu perusahaan swasta lokal yang bernama Ferrotramviaria, tambahnya.

"Situasinya tragis. Kami melihat dua kereta ringsek dan banyak orang diangkut dengan menggunakan beberapa ambulans yang mengalami kesulitan untuk mencapai daerah terbuka," kata seorang wartawan surat kabar setempat yang bergegas ke lokasi kecelakaan, Lucia Olivieri. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kisah Bayi Jidan, Korban Tabrakan Commuter Line di Juanda

Ini Kisah Bayi Jidan, Korban Tabrakan Commuter Line di Juanda

News | Rabu, 23 September 2015 | 22:09 WIB

Empat Tewas dalam Tabrakan Dua Kereta Api

Empat Tewas dalam Tabrakan Dua Kereta Api

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 17:36 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×