Sungguh Malang Irsyad, Begini Kondisinya Usai Diberi Vaksin

Ruben Setiawan, Nikolaus Tolen

Jum'at, 15 Juli 2016 | 19:25 WIB
Sungguh Malang Irsyad, Begini Kondisinya Usai Diberi Vaksin
Ibu Neti, Ibunda Irsyad (9 bulan) yang diduga menjadi korban vaksin palsu Rumah sakit Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Seorang bayi laki-laki bernama Irsyad diduga menanggung penderitaan akibat dampak pemberian vaksin palsu oleh Pihak Rumah Sakit Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur. Bayi berusia sembilan bulan tersebut kondisinya semakin lemas usai menerima vaksin beberapa kali dari rumah sakit tersebut.

Berdasarkan pantauan Suara.com saat bertemu di RS Harapan Bunda, kondisi bayi laki-laki dari Ibu Neti tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. Saat digendong oleh neneknya, Irsyad hanya bisa membuka dan menutup kelopak matanya. Kondisi fisiknya begitu lemah dan kurus.

Bahkan orang-orang yang datang untuk mendesak pihak Rumah Sakit bertanggung jawab karena telah memberi vaksin palsu kepada sejumlah anak tersebut begitu bersimpati saat melihatnya. Dari sekian banyak, ada orang yang sempat meneteskan air mata hingga mencaci maki dokter yang memberikan vaksin tersebut.

"Masa anak usia sembilan bulan seperti itu, kasihan sekali ya. Jahat sekali sih dokter yang memberikan vaksin palsu itu," kata seorang ibu yang sempat menyaksikan kondisi Irsyad dengan penuh iba.

Sementara itu, sang nenek tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya terus menggendong cucu kesayangannya yang tidak berdaya tersebut. Katanya, cucunya tersebut dulu lahirnya begitu sehat dengan berat badan mencapai 3,1 kilogram. Namun, usai diberi vaksin, kondisinya semakin drop, dan pada akhirnya berat badannya hanya naik 1,4 kilogram saat usianya saat ini mencapai sembilan bulan. Alhasil, Irsyad pun tidak bisa melakukakan gerakan seperti tengkurap atau mungkin hanya untuk menggerakan lehernya saja tidak bisa.

"Dulu lahir sehat, gede, beratnya 3,1, lahirnya di sini juga, setelah divaksin mengalami batuk, pilek, diare, tapi kata dokter itu efek samping, dan tidak berpengaruh bagi kesehatan," katanya.

Karena itu, kedatangan mereka ke RS Harapan Bunda untuk meminta tanggung jawab, agar memberikan jaminan kepada anak-anak mereka yang terkena dampak vaksin palsu tersebut. Namun, belum dapat dipastikan apakah Irsyad, putra Neti, menjadi korban vaksin palsu. Dokter yang menangani anaknya, saat ditanyakan kepada pihak rumah sakit, ternyata sedang tidak ada di tempat dan sedang bepergian ke luar negeri.

Awalnya, kata Neti, setelah mendengar informasi adanya pemberian vaksin palsu oleh RS Harapan Bunda pada Kamis (14/7/2016) malam, pada pagi pukul 08.00 dia bersama dengan kedua orang tuanya langsung ke RS Harapan Bunda. Ia khawatir anaknya menjadi salah satu korban vaksin palsu, melihat kondisinya yang amat memprihatinkan.

"Saya cuma pengen tahu aja ya, kenapa nggak, kalau anak saya ini kena vaksin palsu juga. Karena katanya vaksin palsu ini sudah ada sejak Tahun 2003. Saya minta Rumah sakit bertanggung jawab kalau anak saya kena vaksin palsu," kata Neti kepada Suara.com di RS Harapan Bunda, Jakarta Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ruang IT RS Harapan Bunda Terbakar, Saksi Mata Lihat Pasien dengan Tangan Terinfus Selamatkan Diri

Ruang IT RS Harapan Bunda Terbakar, Saksi Mata Lihat Pasien dengan Tangan Terinfus Selamatkan Diri

News | Jum'at, 08 Maret 2024 | 17:26 WIB

RS Harapan Bunda Ciracas Kebakaran, Pasien-pasien Langsung Dievakuasi

RS Harapan Bunda Ciracas Kebakaran, Pasien-pasien Langsung Dievakuasi

News | Kamis, 07 Maret 2024 | 23:56 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×