Hikmah Kasus Arya, Si Bocah Super Gendut Asal Karawang

Siswanto

Jum'at, 15 Juli 2016 | 20:09 WIB
Hikmah Kasus Arya, Si Bocah Super Gendut Asal Karawang
Arya Permana saat tiba di RSHS Bandung, Senin (11/7). (Antara/Novrian Arbi)

Suara.com - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Pimpinan PKS Fahmy Alaydroes turut prihatin dengan derita obesitas ekstrem yang diderita Arya Permana (10). Arya merupakan bocah asal Karawang yang sekarnng menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, karena masalah kegendutan.

"Kita turut prihatin dan ikut empati kepada ananda Arya. Semoga dapat kembali normal dan sehat," kata Fahrmy melalui pesan tertulis kepada Suara.com, hari ini.

Menurutnya, dari kasus tersebut ada beberapa hikmah yang patut diambil.

"Pertama, bahwa fisik anak akan tumbuh dan berkembang berdasarkan asupan makanan atau gizi yang dikonsumsinya. Bila tidak proporsional dan berlebihan, tentu akan menyebabkan kelebihan berat badan yang melewati batas normal. Agama Islam mengajarkan supaya kita tidak berlebihan dalam makan dan minum," kata dia.

Kedua, menurut Fahmy, kurangi makan makanan yang kurang sehat atau kurang baik bagi anak.

"Ananda Arya, menurut kabar, sangat sering mengonsumsi makanan atau minuman kemasan atau instan dalam jumlah yang banyak. UNICEF, WHO dan ASEAN melakukan kerjasama penelitian pada anak-anak di Asia Tenggara. Dan hasilnya, untuk di Indonesia, anak-anak mengalami dua persoalan besar: ada 12 persen anak mengalami kelebihan berat badan dan 12 persen kurang gizi," kata Fahmy.

Menurutnya, risiko kelebihan berat badan terjadi dengan naiknya peningkatan akses ke junk food dan minuman kemasan serta aktivitas fisik dan gaya hidup yang tidak aktif atau kurang bergerak.

"Pemerintah seharusnya melakukan pembinaan dan sekaligus pengawasan yang ekstra ketat terhadap berbagai produk junk food ini," tuturnya.

Fahmy menambahkan pembinaan tersebut harus dilakukan secara intensif dan sistemis melalui jalur pendidikan formal dan informal. Pengawasan ketat harus dilakuan terhadap produksi makanan dan minuman rendah gizi dan mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh

"Bila tidak, boleh jadi kita akan kehilangan generasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:23 WIB

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:20 WIB

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:18 WIB

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:17 WIB

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:12 WIB

×