Jenazah Kapten Titus Tiba di Rumah Duka

Dythia Novianty

Sabtu, 16 Juli 2016 | 23:59 WIB
Jenazah Kapten Titus Tiba di Rumah Duka
Helikopter TNI AD jenis Bell 205 yang jatuh di Sleman, Yogyakarta. (Antara)

Suara.com - Jenazah Kapten Cpn Titus Benediktus Sinaga, pilot helikopter Angkatan Darat, yang jatuh di Desa Taman Martani, Kalasan Sleman, Jawa Tengah, tiba di rumah duka Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (16/7/2016).

Setibanya di rumah duka, mobil jenazah langsung menurunkan peti mati yang berisi jasad Alm. Kapten Cpn Titus. Sebelum melangkah masuk ke pintu rumah duka, puluhan personel TNI berbaris melakukan persiapan penghormatan kepada iringan jenazah yang diangkat oleh 6 prajurit TNI berpakaian lengkap.

Terlihat sanak-saudara korban menyambut kedatangan Alm. Kapten Titus dengan isak tangis dan haru. Terlebih Ely, ibu korban yang tak tahan membendung kesedihannya.

Selanjutnya, peti jenazah langsung dimasukkan ke dalam rumah terlihat, pihak TNI menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga. Sinaga, ayah korban mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengantarkan jenazah anaknya hingga acara pemakaman yang rencananya akan dibawa ke Kabupaten Samosir.

Iwan (32) salah seorang warga Desa Lau Dendang, mengatakan, sangat mengenali kepribadian korban mulai dari kecil, dan kini jadi perwira TNI. Menurut dia, Kapten Titus merupakan salah seorang warga yang baik dan pelindung di daerah tersebut.

"Titus orangnya dikenal ramah dan baik, kalau ada yang kecurian dia mau langsung turun tangan.Memang dia jarang pulang, dan kebanyakan tugas luar kota," katanya.

Sebelumnya, enam korban dalam musibah jatuhnya helikopter TNI AD di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY, Jumat (8/7), yakni korban meninggal dunia tiga orang dan luka tiga orang.

Pilot Helikopter Kapten Cpn Titus Benediktus Sinaga (Pnb I) mengalami luka dan dirujuk ke RS Bhayangkara, Kalasan, Kopilot Letda Cpn Angga Juang meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara. Kemudian Serka Rohmad (TI) mengalami luka dirawat di RS Bhayangkara dan Serda Sirait meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara.

Selanjutnya Kopda Sukoco mekanik mengalami luka dirawat di RS Bhayangkara dan seorang perempuan Fransiska meninggal dunia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Evakuasi Helikopter TNI AD yang Jatuh Selesai Hari Ini

Evakuasi Helikopter TNI AD yang Jatuh Selesai Hari Ini

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 12:14 WIB

Korban Heli TNI, Fransiska Ternyata Perawat Klinik di Karanganyar

Korban Heli TNI, Fransiska Ternyata Perawat Klinik di Karanganyar

News | Sabtu, 09 Juli 2016 | 01:00 WIB

Misteri Sosok Fransiska di Helikopter TNI AD yang Jatuh di Yogya

Misteri Sosok Fransiska di Helikopter TNI AD yang Jatuh di Yogya

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 23:29 WIB

Burung Besi TNI Jatuh di Yogya

Burung Besi TNI Jatuh di Yogya

Foto | Jum'at, 08 Juli 2016 | 23:01 WIB

Apakah Helikopter TNI AD yang Jatuh Masih Layak Terbang?

Apakah Helikopter TNI AD yang Jatuh Masih Layak Terbang?

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 21:58 WIB

Inilah Kronologis Jatuhnya Helikopter Bell TNI AD di Yogyakarta

Inilah Kronologis Jatuhnya Helikopter Bell TNI AD di Yogyakarta

News | Jum'at, 08 Juli 2016 | 21:41 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×