30 Anak Anggota Kopassus Korban Vaksin Palsu

Ririn Indriani

Senin, 18 Juli 2016 | 11:20 WIB
30 Anak Anggota Kopassus Korban Vaksin Palsu
Ilustrasi pemberian vaksin. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 30 anak anggota Kopassus turut menjadi korban peredaran vaksin palsu dari RS Harapan Bunda, Jakarta Timur. Oleh karena itu Kopassus memberikan imunisasi ulang kepada puluhan putra dan putri prajuritnya tersebut.

"Ada beberapa anak anggota Kopassus yang kebetulan melaksanakan vaksin di sekitar Cijantung. Intinya begini ya, mungkin anggota tidak tahu, karena di situ rumah sakit cukup bagus waktu itu," kata Danjen Kopassus Mayjen TNI M Herindra, di Pusat Kesehatan Kopassus di Jalan RA Fadhilah, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (18/7/2016).

Vaksin ulang dilakukan atas perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Alasan kenapa digelar di markas Kopassus, lantaran banyak anak prajurit yang menjadi korban.

Untuk itu pihaknya menggandeng Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) untuk melakukan vaksin ulang. Herindra menegaskan, vaksin ulang tidak dipungut biaya, alias gratis.

"Kami vaksin ulang, anak anggota kami ada sekitar 30 orang, dari TNI memberikan semacam perhatian. Akan diberikan secara gratis," katanya.

Herindra pun meminta agar anggota korps baret merah untuk tidak risau, karena pihaknya akan terus memantau perkembangan putra-putri mereka yang diberi vaksin ulang.

"Ini antisipasi saja, kita aksi aja. RSPAD ada vaksin lebih, kepada putra Kopassus tidak usah galau," tuturnya.

Pihak RSPAD juga menyediakan dokter anak untuk menjawab keraguan dan pertanyaan para anggota TNI yang diduga menjadi korban vaksin palsu.

Sementara itu, Wakil Kepala RSPAD Kolonel Ckm dr Bambang Dwi Hasto SpB mengatakan, pihaknya siap membantu para prajurit Kopassus untuk melakukan vaksinasi ulang.

"Untuk vaksin ulang tak berdampak apa-apa, efeknya akan berikan kekebalan. Kami bawa tim medis, seperti dokter anak dan tenaga ahli lainnya," ujarnya.

Bambang mengatakan, vaksin yang disiapkan oleh RSPAD terjamin keasliannya. Pihaknya akan memberikan beberapa imunisasi seperti DPT, polio dan campak.

"Untuk perbekalan, obat-obatan dan lain-lain kami siapkan dari RSPAD. Jadi kami laksanakan imunisasi dasar. Sementara ini kami siapkan untuk anggota Kopassus dulu," ujarnya.

Salah seorang prajurit Kopassus yang anaknya diduga jadi korban vaksin palsu, Kapten Rajif Khan merasa tenang, karena anaknya mendapatkan vaksinasi ulang.

"Ya senang sekali, merasa terbantu. Semoga ke depannya kejadian seperti ini tak terulang," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

21 Korban Vaksin Palsu akan Jalani Vaksinasi Ulang

21 Korban Vaksin Palsu akan Jalani Vaksinasi Ulang

News | Senin, 18 Juli 2016 | 11:00 WIB

Jokowi Tinjau Vaksinasi Ulang Bagi Anak Korban Vaksin Palsu

Jokowi Tinjau Vaksinasi Ulang Bagi Anak Korban Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 09:39 WIB

Menkes: Bayi Korban Vaksin Palsu Imunisasi Ulang Hari Ini

Menkes: Bayi Korban Vaksin Palsu Imunisasi Ulang Hari Ini

Health | Senin, 18 Juli 2016 | 07:56 WIB

Terkini

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 21:07 WIB

Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus

Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 21:02 WIB

4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi

4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:59 WIB

Hasto Ungkap PDIP Sudah Disadap Sejak Tolak Putusan MK yang Loloskan Gibran!

Hasto Ungkap PDIP Sudah Disadap Sejak Tolak Putusan MK yang Loloskan Gibran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 20:59 WIB

Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?

Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:57 WIB

Gadis Minimarket: Satir Jenius Pegawai Toko Melawan Stigma Sosial

Gadis Minimarket: Satir Jenius Pegawai Toko Melawan Stigma Sosial

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:54 WIB

Persoalan Ijazah Wapres, PB Pemuda Muslimin Indonesia Desak Proses Pemberhentian Gibran di DPR

Persoalan Ijazah Wapres, PB Pemuda Muslimin Indonesia Desak Proses Pemberhentian Gibran di DPR

News | Sabtu, 07 November 2026 | 20:53 WIB

Impor Daging dan Susu Masih Tinggi, Wamentrans Gandeng Akademisi Kembangkan Peternakan Modern

Impor Daging dan Susu Masih Tinggi, Wamentrans Gandeng Akademisi Kembangkan Peternakan Modern

News | Sabtu, 07 November 2026 | 20:43 WIB

Futsal Putra Kabupaten Bogor Tembus Final Porprov Jabar 2026, Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi

Futsal Putra Kabupaten Bogor Tembus Final Porprov Jabar 2026, Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 20:32 WIB

Isi Akhir Pekan dengan Jalan Sehat, Paramount Color Walk Akan Hadir Desember

Isi Akhir Pekan dengan Jalan Sehat, Paramount Color Walk Akan Hadir Desember

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:28 WIB

×