Misteri Hilangnya Empat Belas Kapal Perang Turki Pascakudeta

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 20 Juli 2016 | 19:12 WIB
Misteri Hilangnya Empat Belas Kapal Perang Turki Pascakudeta
Sebuah tank militer Turki tertinggal di Lapangan Taksim, Istanbul. (Reuters)

Suara.com - Sebanyak 14 kapal perang Angkatan Laut (AL) Turki dilaporkan masih hilang setelah gagalnya kudeta militer untuk menggulingkan Presiden Tayyip Erdogan, Jumat, 15 Juli pekan lalu. Komandan AL Turki, Laksamana Veysel Kosele juga masih hilang dan tidak bisa dihubungi sejak Jumat malam.

Belum jelas, apakah Veysel juga ikut ambil bagian dalam kudeta atau ditangkap secara paksa setelah sejumlah media setempat melaporkan bahwa dirinya diperdaya untuk naik ke salah satu kapal yang hilang. Kabarnya, ia diberi laporan bahwa ada sebuah serangan teroris.

Lansiran the Times, keempatbelas kapal yang hilang sedang aktif bertugas, baik di Laut Aegea maupun di Laut Hitam pada hari Jumat. Mereka tidak kembali ke pelabuhan meski bisa dipantau dengan radar dari satelit.

Ada spekulasi yang muncul bahwa kapal-kapal tersebut mungkin berlayar ke pelabuhan-pelabuhan Yunani, di mana para pelaut bisa meminta suaka politik.

Pemerintah Turki menolak berkomentar tentang isu tersebut. Namun, mereka mengatakan, "Kami menyelidiki keberadaan kelompok-kelompok yang mungkin mencoba membajak helikopter atau memulai serangan baru terhadap demonstran aksi damai dan gedung-gedung pemerintahan".

Sementara itu, delapan anggota militer lain yang melarikan diri dengan helikopter menuju Yunani dikabarkan telah mendapatkan suaka di negara tersebut. Hari ini, mereka akan menghadap pihak imigrasi Yunani di Kota Alezandroupolis, untuk wawancara pengajuan suaka mereka.

Salah satu kuasa hukum mereka mengatakan, para anggota militer ini membantah keterlibatan dalam upaya kudeta hari Jumat. Mereka berdalih menggunakan helikopter untuk membawa korban luka, namun malah ditembaki polisi. Akhirnya mereka memutuskan untuk melarikan diri.

Otoritas Yunani mengatakan, pengajuan suaka mereka akan ditinjau dengan hukum internasional. Kendati demikian, dugaan keterlibatan mereka dalam kudeta akan pula diperhitugkan. Kamis (21/7/2016), delapan ornag tersebut juga akan diadili karena masuk Yunani secara ilegal.

Sementara itu, Komandan Angkatan Udara Turki Akin Ozturk mengakui kepada kejaksaan bahwa dirinya terlibat dalam kudeta, demikian dilaporkan kantor berita Anadolu.

Pada Selasa, (19/7/2016), sejumlah pejabat tinggi yang terlibat dalam upaya kudeta, termasuk Ozturk, terlihat dalam rekaman digelandang sejumlah petugas dengan borgol di tangan. Mereka diminta menyebut nama dan pangkat mereka sebelum diinterogasi.

Seperti diketahui, lebih dari 200 orang tewas setelah sebuah faksi militer Turki melancarkan upaya kudeta pada Jumat malam dengan cara memblokade jembatan di Selat Bosphorus, mencoba membajak bandara Ataturk, dan mengerahkan tank ke gedung parlemen di Ankara.

Sebelumnya, Jenderal Ozturk membantah terlibat dan mengaku justru sebaliknya, dia berupaya menghentikan kudeta. Presiden Tayyip Erdogan menuding Fethullah Gulen, ulama yang pernah menjadi sekutunya dulu, sebagai otak dari kudeta ini. Namun, Gulen membantah dan mencurigai bahwa Erdogan-lah yang merancang kudeta tersebut. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB