Kematian Santoso Jadi Celah TNI Terlibat dalam Perburuan Teroris

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Jum'at, 22 Juli 2016 | 17:36 WIB
Kematian Santoso Jadi Celah TNI Terlibat dalam Perburuan Teroris
Polisi berjaga di dekat dua peti jenazah yang salah satunya untuk terduga teroris Santoso, di depan Ruangan Instalasi Forensik RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (19/7/2016). [Antara/Fiqman Sunandar]

Suara.com - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Tantowi Yahya menganggap tewasnya Abu Wardah alias Santoso, Senin (18/7/2016) lalu jadi bukti adanya kerja sama yang baik antara TNI dan Polri.

Meskipun yang bertindak dalam eksekutor terhadap pemimpin kelompok teroris itu adalah Satuan Tugas Batalyon Raider 515 Kostrad. Namun, bagi dia, hal itu jangan dijadikan pandangan bila TNI telah masuk ke dalam kewenangan Polri, melainkan sebagai bentuk kerjasama yang baik antar keduanya.

"Kolaborasi TNI dan Polri dalam penanggulangan tindak pidana terorisme. Jangan dimaknai intervensi gerus kewenangan polisi," kata Tantowi di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Sementara itu, menurut Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon, TNI semestinya tidak perlu bertindak sebagai petugas utama keamanan, selama ancaman tersebut tidak membahayakan kedaulatan negara. Katanya, TNI boleh tidak harus campur tangan selama bahaya yang mengancam dapat dicover oleh Polri.

"Tetapi selama bisa ditangani oleh pihak kepolisian dan itu masih dalam tahap yang terjangkau untuk penanganannya, ya saya kira bisa cukup polisi," kata Fadli.

Fadli melanjutkan, beda kasus tentu akan beda pula penanganannya. Sementara perihal operasi Poso, Sulawesi, Fadli berpandangan, hingga kini prosedur yang ada telah menampung bagaimana kerjasama TNI dan Polri.

"Masih bagus, kecuali yang sudah melibatkan ancaman terhadap negara maka di situ saya kira TNI sangat diperlukan atau menghadapi suatu ancaman yang bersifat Global, di situ TNI sangat diperlukan," kata Fadli.

Saat ini DPR tengah membahas revisi UU Terorisme. Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan revisi adalah dimasukannya kewenangan TNI untuk terlibat dalam perburuan teroris. Selama ini terorisme diburu oleh polisi melalui Densus 88 Anti Teror.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tito Pakai Cara Lebih Keras untuk Hajar Sisa Anggota Santoso

Tito Pakai Cara Lebih Keras untuk Hajar Sisa Anggota Santoso

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 13:45 WIB

Usai Habisi Santoso, Kapolri dan Panglima Diundang ke Poso

Usai Habisi Santoso, Kapolri dan Panglima Diundang ke Poso

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:49 WIB

Pemberian Amnesti Disepakati Setelah Proses Hukum Selesai

Pemberian Amnesti Disepakati Setelah Proses Hukum Selesai

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 15:19 WIB

Setelah Santoso Tewas, Tugas Suhardi Alius Tidak Lebih Ringan

Setelah Santoso Tewas, Tugas Suhardi Alius Tidak Lebih Ringan

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 20:32 WIB

DPR Kritik TNI-Polri Rebutan Klaim Soal Tewasnya Santoso

DPR Kritik TNI-Polri Rebutan Klaim Soal Tewasnya Santoso

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 16:42 WIB

DPR Yakin Teroris Bisa Ditumpas Jika TNI dan Polri Kerjasama

DPR Yakin Teroris Bisa Ditumpas Jika TNI dan Polri Kerjasama

DPR | Rabu, 20 Juli 2016 | 16:04 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×