Dua PK Ditolak, Titus Mati di Depan Regu Tembak

Tomi Tresnady

Jum'at, 29 Juli 2016 | 06:21 WIB
Dua PK Ditolak, Titus Mati di Depan Regu Tembak
Ilustrasi senjata api. [pixabay]

Suara.com - Perjuangan terpidana mati narkoba asal Nigeria, Michael Titus Igweh, kandas setelah dua kali permohonan Peninjauan Kembali ditolak oleh Mahkamah Agung hingga akhirnya dieksekusi di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat dinihari.

Kepastian dieksekusinya Igweh itu disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Noor Rochmad yang tengah berada di Nusakambangan, Cilacap.

Titus dieksekusi mati bersama tiga terpidana mati lainnya, Freddy Budiman (WNI), Seck Osmani (Senegal), dan Humprey Eijeke (Nigeria).

"Sudah dieksekusi pukul 00.45 WIB, empat orang masing-masing, Freddy, Humprey alias Doctor, Seck Osmane, dan Michael Titus," kata JAM Pidum Noor Rochmad.

Titus dijerat hukuman mati terkait dengan kepemilikan heroin seberat 5,8 kilogram. Sebenarnya pada 2011, dirinya pernah mengajukan PK namun ditolak.

Tidak putus asa, ia yang dipenjara di LP Nusakambangan kembali mengajukan PK pada Januari 2016 yang persidangannya digelar di PN Tangerang, Banten, namun kembali ditolak.

Alasan pengajuan PK kedua itu, terkait dengan vonis hukuman mati hanya berdasarkan keterangan dua saksi yang sudah meninggal, Marlena dan Izuchkwu Okolaja.

Pihaknya juga mengklaim selama pemeriksaan saat ditangkap oleh kepolisian, mendapatkan intimidasi untuk mengakui kepemilikan barang haram itu.

Rencananya jenazah Titus akan dibawa ke negaranya, Nigeria. Keluarga Titus menyatakan keberatan kepada pemerintah atas rencana eksekusi pada Jumat dini hari.

"Saya sebagai pihak keluarga merasa keberatan terhadap eksekusi yang dilakukan Pemerintah Indonesia, Bapak Jokowi, tanpa pemberitahuan kepada keluarga dan 'lawyer' kami. Saat ini kami mengajukan Peninjauan Kembali dan lagi berjalan," kata Nila yang merupakan kakak ipar Titus di Dermaga Wijaya Pura Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (28/7).

Dia menambahkan, saat ini istri Titus dalam perjalanan dari Afrika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Freddy Budiman Cs Sudah Dieksekusi Mati, Kejagung Belum Komentar

Freddy Budiman Cs Sudah Dieksekusi Mati, Kejagung Belum Komentar

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 02:19 WIB

Eksekusi Mati Jilid III Telah Dilaksanakan Jumat Dini Hari

Eksekusi Mati Jilid III Telah Dilaksanakan Jumat Dini Hari

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 01:35 WIB

Jenazah Merry Utami Akan Dibawa Kuasa Hukumnya

Jenazah Merry Utami Akan Dibawa Kuasa Hukumnya

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 00:10 WIB

Jampidum ke Nusakambangan Jelang Eksekusi Mati Jumat Dini Hari

Jampidum ke Nusakambangan Jelang Eksekusi Mati Jumat Dini Hari

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 23:52 WIB

Todung Mulya Lubis Kecam Pemerintah Tak Miliki Komitmen HAM

Todung Mulya Lubis Kecam Pemerintah Tak Miliki Komitmen HAM

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 13:10 WIB

Warga Nigeria Ini Bakal Dieksekusi, Ini Tanggapan Keluarga

Warga Nigeria Ini Bakal Dieksekusi, Ini Tanggapan Keluarga

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 12:32 WIB

Terkini

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

×