Begini Persemayaman Jenazah Osmane di St Carolus Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:25 WIB
Begini Persemayaman Jenazah Osmane di St Carolus Jakarta
Salah satu jenazah terpidana mati kasus narkoba berkewarganegaraan Nigeria, Seck Osmane disemayamkan di ruangan jenazah Bernadet Rumah Sakit ST Carolus, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2016). (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Salah satu jenazah terpidana mati kasus narkoba berkewarganegaraan Nigeria, Seck Osmane disemayamkan di ruangan jenazah Bernadet Rumah Sakit St Carolus, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2016). Osmane adalah salah satu dari empat terpidana narkoba yang dieksekusi mati dini hari tadi di Nusakambangan, Jawa Tengah.

Ruangan persemayaman Osmane saat ini tampak lengang. Tak ada sanak keluarga atau kolega yang menemani jenazahnya. Jenazah Osmane tiba di RS ST Carolus sekitar pukul 11.00 WIB, tampak mendampingi jenazah adik kandungnya dan beberapa orang Nigeria. Namun keluarga besarnya tak datang ke Indonesia. Hanya satu saudaranya yang hadir menemani.

"Keluarga dia ada di Nigeria, tetapi adik kandungnya ada datang," kata Rina, pendamping rohani Osmane kepada wartawan.

Rina mengungkapkan, yang mendampingi Osmane hingga menghembuskan nafas terakhir saat dieksekusi mati hanya dirinya. Sedangkan adiknya sempat bertemu dengan Osmane di ruang isolasi sebelum dieksekusi.

"Adiknya ada di sini bersama saya. Tadi malam sempat ketemu Osmane saat diisolasi," ujar dia.

Seck Osmane dipaspornya tertera warga Senegal, Afrika Selatan. Namun kepada Rina, pendamping rohaninya Osmane adalah warga Nigeria.

Dia dijatuhi hukuman mati pada 2004 lalu atas tuduhan menyimpan dan mengedarkan 2,4 kilogram heroin. Ia kedapatan menyimpan heroin di kamar kosnya di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada 2003 lalu.

Ia sempat beberapa kali mengajukan peninjauan kembali (PK) atas vonisnya. Namun upaya itu ditolak sampai Osmane dijemput ke Nusakambangan hingga dieksekusi mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habibie Minta Tinjau Hukuman Mati, Ketua DPR: Ini Negara Hukum

Habibie Minta Tinjau Hukuman Mati, Ketua DPR: Ini Negara Hukum

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:15 WIB

Seperti Ini Permintaan Empat Terpidana Sebelum Ditembak Mati

Seperti Ini Permintaan Empat Terpidana Sebelum Ditembak Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:09 WIB

10 Terpidana Lolos dari Kematian, Kenapa Bisa Terjadi?

10 Terpidana Lolos dari Kematian, Kenapa Bisa Terjadi?

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:47 WIB

Jaksa Agung Beberkan yang Terjadi Saat Eksekusi 4 Terpidana Mati

Jaksa Agung Beberkan yang Terjadi Saat Eksekusi 4 Terpidana Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:42 WIB

Ketua DPR Nilai Tak Ada Masalah di Eksekusi Mati

Ketua DPR Nilai Tak Ada Masalah di Eksekusi Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:20 WIB

Kuasa Hukum Terpidana Mati Nilai Proses Eksekusi Berjalan Senyap

Kuasa Hukum Terpidana Mati Nilai Proses Eksekusi Berjalan Senyap

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 23:59 WIB

Detik-detik Terakhir Eksekusi Mati, Jaksa Agung Tak Bicara

Detik-detik Terakhir Eksekusi Mati, Jaksa Agung Tak Bicara

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 21:36 WIB

Satu Terpidana Mati Dieksekusi 14 Penembak

Satu Terpidana Mati Dieksekusi 14 Penembak

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 18:31 WIB

Terkini

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

×