Habibie Minta Tinjau Hukuman Mati, Ketua DPR: Ini Negara Hukum

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:15 WIB
Habibie Minta Tinjau Hukuman Mati, Ketua DPR: Ini Negara Hukum
Bacharuddin Jusuf Habibie ditemui usai menonton film Jilbab Traveler : Love Sparks In Korea di XXI Kota Kasablanka, Selasa (19/7/2016) [suara.com/Ismail]

Suara.com - Ketua DPR Ade Komarudin mendukung eksekusi mati dijalankan terhadap para terpidana mati bandar narkoba. Jika hukum sudah memutuskan untuk dihukum mati, tidak boleh diubah.

Menurut Ade, hukum harus tetap dijalankan sebagaimana mestinya. Sepahit apapun keputusan hukum, hukum harus tetap dipatuhi.

"Yang pasti keputusan hukuman mati, bila tidak ada novum, tidak bisa diubah. Harus tetap dieksekusi," kata Ade di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Ade melanjutkan, Indonesia adalah negara hukum. Hukum itu bersifat mengikat, dan berlaku untuk siapa saja. Jika keputusan hukum tidak dijalankan, maka akan menimbulkan kecemburuan dari masyarakat.

"Jangan sampai nanti tidak dilakukan. Tebang pilih. Masyarakat pasti menuntut keadilan dan itu akan dikatakan tidak adil. Itu tidak bagus untuk keadilan kita," kata Ade.

Sebelumnya, Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie menyurati Presiden Joko Widodo agar meninjau ulang keputusan eksekusi mati terhadap terpidana mati asal Pakistan, Zulfikar Ali. Walhasil, Zulfikar termasuk salah satu dari 10 terpidana mati yang belum dieksekusi hingga kini.

Menanggapi itu, Ade mengakui bahwa setiap orang memiliki hak untuk membela diri di hadapan hukum. Bahkan para penegak hukum juga diimbau untuk terbuka terhadap masukan-masukan. Tapi, hukum yang sudah diputuskan, tetap harus dijalankan.

"Semua pandangan, pendapat, kita harus hargai apalagi dari pak Habibie. Tapi negara ini negara hukum. Negara hukum harus menjalankan penegakan hukum seadil adilnya. Jangan sampai nanti disimpulkan oleh publik bahwa penegakan hukum tidak adil," kata Ade.

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo sebelumnya mengatakan ada 14 terpidana hukuman mati yang akan dieksekusi pekan ini. Namun, hanya ada 4 orang terdakwah yang menjalani eksekusi mati tadi, dini hari.

Keempat orang tersebut yaitu Freddy Budiman warga negara Indonesia, Seck Osmane warga negara Nigeria, Michael Titus Igweh warga negara Nigeria, dan Humphrey Ejike juga berasal dari Nigeria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seperti Ini Permintaan Empat Terpidana Sebelum Ditembak Mati

Seperti Ini Permintaan Empat Terpidana Sebelum Ditembak Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:09 WIB

10 Terpidana Lolos dari Kematian, Kenapa Bisa Terjadi?

10 Terpidana Lolos dari Kematian, Kenapa Bisa Terjadi?

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:47 WIB

Jaksa Agung Beberkan yang Terjadi Saat Eksekusi 4 Terpidana Mati

Jaksa Agung Beberkan yang Terjadi Saat Eksekusi 4 Terpidana Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:42 WIB

Ketua DPR Nilai Tak Ada Masalah di Eksekusi Mati

Ketua DPR Nilai Tak Ada Masalah di Eksekusi Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:20 WIB

Kuasa Hukum Terpidana Mati Nilai Proses Eksekusi Berjalan Senyap

Kuasa Hukum Terpidana Mati Nilai Proses Eksekusi Berjalan Senyap

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 23:59 WIB

Detik-detik Terakhir Eksekusi Mati, Jaksa Agung Tak Bicara

Detik-detik Terakhir Eksekusi Mati, Jaksa Agung Tak Bicara

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 21:36 WIB

Satu Terpidana Mati Dieksekusi 14 Penembak

Satu Terpidana Mati Dieksekusi 14 Penembak

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 18:31 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB