Baru Operasi Listrik Terminal 3 Ultimate Konslet, AP Minta Maaf

Siswanto

Kamis, 11 Agustus 2016 | 19:54 WIB
Baru Operasi Listrik Terminal 3 Ultimate Konslet, AP Minta Maaf
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap calon penumpang pesawat udara di Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (12/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - PT. Angkasa Pura II meminta maaf atas gangguan yang terjadi saat pengoperasian perdana Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta pada 9 Agustus 2016.

"Kami meminta maaf atas terjadinya gangguan pada saat pengoperasian Terminal 3 pada 9 Agustus lalu, dan kami siap menerima masukan-masukan dari masyarakat," kata Pelaksana Tugas Direktur Utama PT. Angkasa Pura II Djoko Murdjatmodjo dalam konferensi pers di Tangerang, Banten, Kamis (11/8/2016).

Untuk itu, dia saat ini tengah melakukan perbaikan-perbaikan, bukan hanya kelistrikan, tetapi juga seluruh aspek agar pengoperasian berjalan normal.

Djoko menjelaskan tidak mengalirnya aliran listrik di lounge Garuda atau Gate 11 dan 12 disebabkan karena konsleting akibat beban tinggi.

"Sudah kami perbaiki dan pada hari kedua sama sekali tidak terjadi gangguan listrik," katanya.

Dia juga menjelaskan sebelum dioperasikan, kelistrikan di Terminal 3 sudah diuji coba dan tidak ada masalah.

"Sudah diuji coba berkali-kali dan tidak ditemukan masalah," katanya.

Djoko menuturkan suplai listrik yang disediakan oleh PLN di Terminal 3, yaitu 65 megawatt dari empat jaringan serta ditopang oleh genset berdaya 28 megawatt.

Sehingga, kata dia, sudah diatur apabila terjadi pemadaman dari PLN, disesuaikan dengan tingkat toleransi masing-masing area.

"Terdapat area-area yang bisa sampai 20 detik toleransi padamnya, tiga detik seperti area-area prioritas dan ada area yang berkedip pun tidak boleh yang sudah kita back up dengan UPS (suplai daya bebas gangguan), seperti untuk alat navigasi," katanya.

Djoko mengatakan sesuai perintah Kementerian Perhubungan, saat ini audit internal masih berlangsung untuk mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada di terminal yang bisa menampung sampai 25 juta penumpang per tahun itu.

Dia menambahkan Terminal 3 masih dalam tahap pengembangan dan yang saat ini dioperasikan baru sekitar 40 persen dari total yang direncanakan.

Menurut Djoko pengoperasian harus dilakukan mengingat Terminal 3 yang ada harus segera direnovasi untuk diintegrasikan dengan Terminal 3 baru sehingga nantinya menjadi satu kesatuan yang utuh.

"Audit kami lakukan setiap setahun dua kali, karena ada kejadian kemarin sudah menjadi SOP kami untuk melakukan audit internal," katanya.

Dalam kesempatan sama, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Internasional Dewa Made Sastrawan mengimbau kepada AP II untuk terus mengevaluasi agar pengoperasian menjadi lancar dan tidak mengabaikan aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan penerbangan.

"Keselamatan dan keamanan penerbangan itu harus firm (ketat) dan tidak ada toleransi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Sempat Diragukan Warga, Usaha BRILink Agen Ini Kini Layani 100 Transaksi Sehari!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:47 WIB

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

×