Ahok Pastikan Cuti Jika Gugatan Ditolak MK

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 25 Agustus 2016 | 14:07 WIB
Ahok Pastikan Cuti Jika Gugatan Ditolak MK
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di sidang gugatan ke MK terkait peraturan wajib cuti untuk calon petahana yang akan maju di Pilgub DKI 2017, Jakarta, Senin (22/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan cuti pada saat kampanye di Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 bila judicial review atau uji materi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tepatnya pada Pasal 70 (3) yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi ditolak.

"Belum ditolak kok, baru perbaikan. Kalau ditolak ya cuti dong," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/8/2016).

Ahok mengajukan judicial review ke MK karena keberatan disuruh cuti kerja pada saat kampanye di Pilkada Jakarta 2017. Padahal Ahok lebih memilih tidak kampanye asalkan dibolehkan untuk tidak cuti.

Ahok menerangkan, berkas gugatan yang sebelumnya diminta untuk direvisi oleh hakim saat ini sudah masuk tahap finis. Ahok menargetkan berkas tersebut sudah bisa diserahkan lagi ke MK, Jumat (26/8/2016) besok.

"Udah, udah mateng (berkas perbaikannya). Saya harap bisa diserahkan minggu ini, hari ini atau besok," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Hakim Mahkamah Konstitusional menilai permohonan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tentang uji materil Undang-Undang Pilkada perlu diperbaiki. Hakim meminta Ahok menjelaskan lebih rinci mengenai kerugian hak konstitusional dalam permohonan pengujian Pasal 70 ayat (3) UU Pilkada.

Usman menuturkan, jika Ahok tidak bisa menjelaskan hak konstitusionalnya yang dirugikan, permohonan yang bersangkutan bisa ditolak. ‎Oleh sebab itu, Ahok diminta untuk memperbaiki.

Anggota Majelis Hakim, I Gede Dewa Palguna juga meminta Ahok untuk menjelaskan lebih rinci terkait pertentangan antara Pasal 70 ayat (3) dengan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945. Menurut Hakim, keputusan permohonan ini tergantung kemampuan Ahok dalam meyakinkan bahwa ada kerugian konstitusional yang dialaminya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Minta Bantuan Warga Tangkap Calo Kamar RSUD

Ahok Minta Bantuan Warga Tangkap Calo Kamar RSUD

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 14:05 WIB

Usai Serahkan Surat Agar PDIP Tolak Ahok, Warga: Kami akan Jegal

Usai Serahkan Surat Agar PDIP Tolak Ahok, Warga: Kami akan Jegal

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 13:20 WIB

Ahok Ungkap Kenapa Sering Ucapkan "Jangan Pilih Gue" di 2017

Ahok Ungkap Kenapa Sering Ucapkan "Jangan Pilih Gue" di 2017

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 12:48 WIB

Demo Kantor Mega: Kami Warga Yogya dan Surabaya Saja Tolak Ahok

Demo Kantor Mega: Kami Warga Yogya dan Surabaya Saja Tolak Ahok

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 12:38 WIB

Disebut Psikopat, Ahok: Jangan-jangan Itu Lulung Sendiri

Disebut Psikopat, Ahok: Jangan-jangan Itu Lulung Sendiri

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 12:16 WIB

Tak Ingin DKI Dipimpin Orang Dzalim, PAN Lobi Mega Usung Risma

Tak Ingin DKI Dipimpin Orang Dzalim, PAN Lobi Mega Usung Risma

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 12:03 WIB

Masinton: UU Pilkada Bolehkan Ahok Jadi Cawagub

Masinton: UU Pilkada Bolehkan Ahok Jadi Cawagub

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:30 WIB

Kantor Megawati Didemo Massa: Kami Minta PDIP Jangan Usung Ahok

Kantor Megawati Didemo Massa: Kami Minta PDIP Jangan Usung Ahok

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:20 WIB

PKB Jakarta Dukung Sandiaga, Tapi Putusan Final DPP Bisa Berubah

PKB Jakarta Dukung Sandiaga, Tapi Putusan Final DPP Bisa Berubah

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:12 WIB

Ahok Lebih Baik Tak Dipilih Ketimbang Warganya Jadi Maling Rusun

Ahok Lebih Baik Tak Dipilih Ketimbang Warganya Jadi Maling Rusun

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:03 WIB

Terkini

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:59 WIB

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:51 WIB

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:39 WIB

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

×