Dua Mantan Sandera Abu Sayyaf Telah Diserahkan ke Keluarga

Tomi Tresnady | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2016 | 15:31 WIB
Dua Mantan Sandera Abu Sayyaf Telah Diserahkan ke Keluarga
Mohammad Sofyan (28), salah satu sandera yang berhasil meloloskan diri dari Abu Sayyaf diselamatkan oleh warga di Luuk, Kepulauan Sulu, Filipina, Rabu (17/8/2016). [Reuters]
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, Mohamad Sofyan dan Ismail, dua warga negara Indonesia yang berhasil melarikan diri dari penyanderaan kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina Selatan telah tiba di Tanah Air pada Jumat malam (26/8/2016).
 
Kedua anak buah kapal (ABK) kapal tunda Charles 001 itu telah diserahkan pemerintah Indonesia kepada keluarga masing-masing. Selain itu, kondisi kesehatan mereka juga dalam keadaan baik.
 
Serahterima kedua WNI yang lolos dari sekapan kelompok Abu Sayyaf tersebut sengaja tidak dipublikasikan karena atas permintaan pihak keluarga yang inginkan privasi.
 
"Maka dilakukan tidak seperti biasa (dirilis), dan dari pihak keluarga mereka meminta adanya privasi ,karena itu kami menghormati sepenuhnya permintaan keluarga. Kita juga doakan bersama sehingga upaya pembebasan sandra lain dapat segera berhasil," kata Retno  kepada wartawan di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/8).
 
Sementara itu, imbuh dia, Pemerintah RI terus berupaya untuk melakukan pembebasan WNI yang disandera lainnya oleh kelompok Abu Sayyaf.
 
"Ada beberapa informasi, tapi belum bisa saya sampaikan," kata dia.
 
Diberitakan sebelumnya, Sofyan dan Ismail berhasil kabur dari sekapan kelompok bersenjata Abu Sayyaf dengan cara berenang melalui perairan dangkal di hutan bakau antara Barangay Bual dan Bato-Itum, Kepulauan Jolo.
 
Nelayan setempat menemukan Sofyan dalam keadaan terapung pada Rabu pagi, 17 Agustus di pesisir Barangay Bual, Kota Luuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sutiyoso Ungkap Bagaimana Dua WNI Bisa Lari dari Penyandera

Sutiyoso Ungkap Bagaimana Dua WNI Bisa Lari dari Penyandera

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 21:37 WIB

Dua WNI Berhasil Kabur dari Abu Sayyaf, Menlu Retno Pantau Terus

Dua WNI Berhasil Kabur dari Abu Sayyaf, Menlu Retno Pantau Terus

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 16:56 WIB

WNI Tawanan Abu Sayyaf Kabur, Ini Usaha Indonesia

WNI Tawanan Abu Sayyaf Kabur, Ini Usaha Indonesia

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 12:49 WIB

Tangis Sri Dewi Pecah Dengar Suami Lolos dari Sandera Abu Sayyaf

Tangis Sri Dewi Pecah Dengar Suami Lolos dari Sandera Abu Sayyaf

News | Rabu, 17 Agustus 2016 | 20:04 WIB

Selain Sofyan, Ada 2 Sandera WNI Lainnya yang Berhasil Kabur

Selain Sofyan, Ada 2 Sandera WNI Lainnya yang Berhasil Kabur

News | Rabu, 17 Agustus 2016 | 15:15 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB