Harta Calon Kepala BIN Budi Gunawan Naik Lima Kali Lipat

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 03 September 2016 | 13:46 WIB
Harta Calon Kepala BIN Budi Gunawan Naik Lima Kali Lipat
Calon Kepala BIN, Komisaris Jenderal Pol Budi Gunawan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

 Laporan harta kekayaan penyelenggara negara milik Kepala Badan Intelijen Negara Komisaris Jenderal Pol Budi Gunawan mencapai Rp22,657 miliar dan 24 ribu dolar AS berdasarkan laporan 26 Juli 2013.

Menurut laman Komisi Pemberantasan Korupsi acch.kpk.go.id yang dikutip di jakarta, Sabtu (3/9/2016), nilai tersebut lima kali lipat dibanding harta kekayaannya pada pelaporan sebelumnya yaitu saat ia menjabat sebagai Kapolda Jambi yang hanya Rp4,689 miliar.

Dalam LHKPN itu, Komjen Pol Budi melaporkan harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan dengan nilai total Rp21,543 miliar. Tanah dan bangunan itu berada di 6 lokasi di Jakarta Selatan, 15 lokasi di kabupaten Subang, 13 lokasi di kabupaten Bogor, 1 lokasi di kota Bandung, 1 lokasi di kabupaten Bekasi dan 1 lokasi di kota Serang.

Selain itu, ia juga memiliki alat transportasi senilai Rp475 juta berupa mobil Nissan Juke dan Mitshubisi Pajero.

Komjen Pol Budi Gunawan tercatat memiliki usaha "Lila Embroidery" bernilai Rp40 juta dan harta bergerak lain senilai Rp215 juta yang terdiri dari logam mulia, batu mulia, barang seni dan antik serta benda bergerak lain ditambah giro dan setara kas lain sejumlah Rp384,445 juta dan 24 ribu dolar AS.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno sudah mengirimkan surat pergantian Kepala BIN Sutiyoso kepada pimpinan DPR pada 2 September 2016.

DPR akan menindaklanjuti surat itu setelah Pimpinan DPR melakukan rapat dengan fraksi-fraksi yang dilaksanakan pekan depan.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan Polri mendukung usulan Presiden Joko Widodo terkait usulan Kepala karena Komjen Pol Budi Gunawan yang kini Wakapolri itu dinilai sosok yang tepat menjadi Kepala BIN.

"Beliau mampu dan berpengalaman di bidang intelijen. Beliau dua kali pernah jadi Kapolda, berpengalaman jadi Wakapolri. Beliau cukup lama di operasional, beliau juga cukup lama di pendidikan, karena itu saya yakin beliau mampu," katanya.

Komjen Pol Budi Gunawan sebelum menjadi Wakapolri pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri Akademi Kepolisian (2012-2015. Ia juga pernah menjadi ajudan Megawati Soekarnoputri saat menjadi wakil presiden (1999-2004) dan ajudan Megawati saat menjabat sebagai 2001-2004.

Karir Budi pada 2004-2006 adalah menjadi Kepala Biro Pembinaan Karyawan Polri, selanjutnya Kepala Sekolan Lanjutan Perwira Lembaga Pendidikan dan Latihan 2006-2008, kemudian Kapolda Jambi (2008-2009), Kepala Divisi Pembinaan Hukum (2009-2010), kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri pada 2010-2012, hingga Kapolda Bali (2012).

KPK pernah menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait transaksi-transaksi mencurigakan namun penetapan tersangka itu dibatalkan oleh putusan praperadilan pada pada 16 Februari 2015 yang menyatakan bahwa surat perintah penyidikan No 03/01/01/2015 tanggal 12 Januari 2015 yang menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK tidak sah dan tidak berdasar atas hukum karenanya penetapan perkara tak punya kekuatan hukum mengikat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat Intelijen: Penunjukan BG Takkan Menimbulkan Kegaduhan

Pengamat Intelijen: Penunjukan BG Takkan Menimbulkan Kegaduhan

News | Sabtu, 03 September 2016 | 13:27 WIB

Budi Gunawan Resmi Dicalonkan Jadi Kepala BIN Sejak Kamis

Budi Gunawan Resmi Dicalonkan Jadi Kepala BIN Sejak Kamis

News | Sabtu, 03 September 2016 | 03:12 WIB

Syafruddin Bakal Jadi Wakapolri Gantikan BG?

Syafruddin Bakal Jadi Wakapolri Gantikan BG?

News | Jum'at, 02 September 2016 | 21:09 WIB

PDI Perjuangan Anggap Track Record Budi Gunawan Tak Ada Masalah

PDI Perjuangan Anggap Track Record Budi Gunawan Tak Ada Masalah

News | Jum'at, 02 September 2016 | 20:44 WIB

Golkar Hubungi Ketua DPR untuk Percepat Pergantian Sutiyoso

Golkar Hubungi Ketua DPR untuk Percepat Pergantian Sutiyoso

News | Jum'at, 02 September 2016 | 20:09 WIB

Walau Pernah Jadi TSK, Bagi Demokrat BG Tetap Bersih

Walau Pernah Jadi TSK, Bagi Demokrat BG Tetap Bersih

News | Jum'at, 02 September 2016 | 19:59 WIB

Novanto Berharap Usai Jadi Kepala BIN, BG Tunjukkan Prestasi

Novanto Berharap Usai Jadi Kepala BIN, BG Tunjukkan Prestasi

News | Jum'at, 02 September 2016 | 19:42 WIB

Komisi I Minta Jokowi Jelaskan Alasan Pilih BG Jadi Kepala BIN

Komisi I Minta Jokowi Jelaskan Alasan Pilih BG Jadi Kepala BIN

News | Jum'at, 02 September 2016 | 19:01 WIB

Setya Novanto: BG Sangat Tepat Jadi Kepala BIN

Setya Novanto: BG Sangat Tepat Jadi Kepala BIN

News | Jum'at, 02 September 2016 | 18:53 WIB

PKS Siap Ikuti Proses Pergantian Kepala BIN

PKS Siap Ikuti Proses Pergantian Kepala BIN

News | Jum'at, 02 September 2016 | 18:16 WIB

Terkini

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:47 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:37 WIB

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:27 WIB

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:24 WIB

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:22 WIB

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:17 WIB

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:15 WIB

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:13 WIB