Kisah Pegawai Setia RS Menteng Mitra Alfia yang Kini Ditutup

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 09 September 2016 | 15:53 WIB
Kisah Pegawai Setia RS Menteng Mitra Alfia yang Kini Ditutup
Rumah Sakit Menteng Mitra Afia yang terletak di Jalan Kali Pasir, nomor 9, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup Rumah Sakit Menteng Mitra Alfia di Jalan Kali Pasir nomor 9, Kebon Sirih, Jakarta, sebagian karyawan tetap beraktivitas pada hari ini. Tetapi, sebagian pegawai mengaku sedih dengan kebijakan pemerintah.

"Sudah empat tahun saya di sini, jadi jadi sedih saja kalau rumah sakitnya ditutup, bingung mau kemana. Karena di sini sudah enak, kekeluargaan banget, baik karyawannya, perawatnya, juga sama dokter-dokternya," ujar petugas keamanan bernama Ahmad Basri kepada Suara.com di RS MMA.

Basri bercerita pengalamannya pernah mendapat tawaran pindah ke perusahaan ban mobil dengan gaji lebih besar, namun dia memilih tetap bekerja di RS MMA karena lingkungan kerja yang nyaman.

"Saya sudah banyak tawaran dengan gaji yang lebih gede dari sini (RS MMA), tapi yang namanya di sini kekeluargaan banget, belum tentu ditempat lain seperti di sini kekeluargaan dari mulai dokter, perawat, security semuanya kekeluargaan," kata Basri.

Basri mengatakan tak hanya pegawai, sebagian pasien juga mengeluh ketika dipindahkan di RS lain. Pasalnya, mereka lebih percaya dokter-dokter RS MMA.

"Tadi juga ada pasien yang sedih karena nggak bisa berobat di sini lagi, mereka bilang nggak mau ke RS lain, maunya dokter di sini kan dokter bagus- bagus. Karena mereka lihat dokternya aja sudah sembuh, jadi mereka sedih kalau dirujuk ke tempat lain, belum tentu sebaik di sini," kata Basri.

Ia menyebut dokter spesialis mata, dokter Isfahani, yang merupakan dokter terbaik di Asia.

"Dokter-dokter di sini top semua. Apalagi dokter Isfahani salah satu dokter mata terbagus se-Asia," imbuhnnya.

Setelah RS ditutup, Basri belum mendapatkan instruksi lebih lanjut, apakah tetap bertahan atau dipecat.

"Kita belum ada omongan, tapi kita masih disuruh bekerja seperti biasa," kata dia.

Meski ditutup, aktivitas hari ini tetap terlihat sibuk. Sebagian karyawan melayani administrasi pelanggan yang akan dirujuk ke tiga RS lain, seperti RS MH Thamrin, RS M Ridwan Rais, RS PGI Cikini.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup RS itu karena pengelola dianggap tidak memenuhi sejumlah persyaratan.

Kepada masyarakat, managemen RS mengumumkan keputusan pemerintah tersebut, antara lain dengan memasang papan pemberitahuan.

"Berdasarkan surat dari Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Ibu Kota Jakarta nomor 3894/-1.779.3 tanggal 05 September 2016. Maka dengan ini kami memohon maaf tidak dapat memberikan pelayanan kesehatan (Poliklinik) kepada pasien RSU Menteng Mitra Afia.

Sehubungan dengan adanya surat dari Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu nomor 3894/-1.779.3 maka kami beritahukan kepada pasien untuk sementara waktu pelayanan BPJS Kesehatan ditutup sampai informasi selanjutnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×