10 Fakta Menarik F1 GP Singapura

Rizki Nurmansyah

Selasa, 13 September 2016 | 21:16 WIB
10 Fakta Menarik F1 GP Singapura
Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel (depan), langsung memimpin balapan selepas start pada F1 GP Singapura 2015 silam [AFP/Mohd Rasfan]

Suara.com - Setelah jeda hampir dua minggu, balapan mobil paling prestisius di dunia, Formula 1, akan kembali hadir. Kali ini, perhelatan seri 15 akan berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Singapura, 16-18 September 2016.

Lintasan sepanjang 5,065 km ini bukanlah sirkuit permanen, melainkan lintasan jalan raya seperti halnya yang ada di Monako. Uniknya lagi, balapan akan digelar malam hari. Berikut 10 fakta menarik jelang lomba GP Singapura.

1. Empat dari lima tahun terakhir pemenang lomba di GP Singapura, pada akhir musim keluar sebagai juara dunia.

2. Hanya dua pebalap yang mencatatkan 'grand slam'--pole position, menang, fastest lap, dan memimpin tiap lap--di GP Singapura, yakni Fernando Alonso di tahun 2010 dan Sebastian Vettel di tahun 2013.

3. Ada 23 tikungan di Sirkuit Marina Bay. Jumlah ini lebih banyak dari sirkuit yang masuk dalam kalender F1 musim ini.

4. Setiap pebalap akan kehilangan 3 kg bobot tubuhnya selepas balapan GP Singapura. Hal ini lantaran cuaca panas dan lembab di Singapura.

5. Vettel jadi pebalap terbanyak yang memenangi GP Singapura; empat kali (2011, 2012, 2013, dan 2015).

6. Hanya ada tiga pebalap yang pernah menang di Sirkuit Marina Bay. Uniknya, ketiga pebalap tersebut juga pernah mencatatkan diri sebagai juara dunia; Alonso (dua kali), Vettel (empat kali), dan Lewis Hamilton (dua kali).

7. Alonso hanya terpaut 0,293 detik dari Vettel saat memenangi GP Singapura di tahun 2010. Jarak antara pemenang pertama dan kedua ini jadi yang paling pendek dalam sejarah GP Singapura di Sirkuit Marina Bay.

8. Vettel unggul jauh 32,627 detik saat menjuarai GP Singapura di tahun 2013. Ketika itu, dia unggul atas Alonso yang finis di posisi kedua. Jarak antara pemenang pertama dan kedua ini jadi yang paling jauh dalam sejarah GP Singapura di Sirkuit Marina Bay.

9. Felipe Massa jadi satu-satunya pebalap sejauh ini yang start dari pole position pada GP Singapura, namun gagal jadi pemenang. Peristiwa ini terjadi di tahun 2008, dimana Massa finis di posisi 13.

10. Tercatat ada sembilan pebalap yang pernah naik podium di GP Singapura; Vettel, Hamilton, Alonso, Kimi Raikkonen, Daniel Ricciardo, Timo Glock, Jenson Button, Mark Webber, dan Nico Rosberg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rosberg Bertekad Akhiri Paceklik Podium di Singapura

Rosberg Bertekad Akhiri Paceklik Podium di Singapura

News | Selasa, 13 September 2016 | 18:34 WIB

5 Fakta Menarik dari F1 GP Italia

5 Fakta Menarik dari F1 GP Italia

News | Senin, 05 September 2016 | 07:14 WIB

Vettel: Ferrari Akan Kembali ke Jalur Kemenangan, Tapi...

Vettel: Ferrari Akan Kembali ke Jalur Kemenangan, Tapi...

News | Senin, 05 September 2016 | 06:16 WIB

Klasemen Pebalap dan Konstruktor setelah F1 GP Italia

Klasemen Pebalap dan Konstruktor setelah F1 GP Italia

News | Minggu, 04 September 2016 | 23:31 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×