Geger Dimas Kanjeng, NU Harus Cari Tahu Sesuai Agama atau Tidak

Siswanto

Selasa, 04 Oktober 2016 | 11:02 WIB
Geger Dimas Kanjeng, NU Harus Cari Tahu Sesuai Agama atau Tidak
Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam salah satu adegan videonya. [YouTube/screen grab]

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama meminta Pengurus Cabang NU Probolinggo memperlajari ajaran Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk mencari informasi terkait kayakinan yang diajarkan kepada ribuan pengikutnya.

"PCNU harus memeriksa secara pasti apakah keyakinannya sesuai agama atau tidak," ujar Ketua PBNU Saifullah Yusuf kepada wartawan di Surabaya, Selasa (4/10/2016).

Gus Ipul juga meminta PCNU bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia dengan harapan agar masyarakat mengerti apa yang diajarkan oleh Dimas Kanjeng.

"Dari sana nanti akan diketahui, kalau itu majelis dzikir atau tempat semacam pondok pesantren maka harus memiliki syarat-syarat, seperti pengasuh yang harus jelas rekam jejaknya," kata Wakil Gubernur Jatim.

Menurut dia ada tiga hal yang harus dilakukan menangani persoalan Dimas Kanjeng. Pertama dari segi hukum yang kini ditangani oleh kepolisian hingga tuntas, kemudian persoalan sosial serta permasalahan keyakinannya.

Mantan ketua umum Gerakan Pemuda Ansor menyampaikan bahwa sampai saat ini masih banyak pengikutnya yang masih bertahan dan dipastikan korban dugaan penipuan karena berharap uangnya kembali dalam jumlah berlipat.

"Kalau segi hukum sedang ditangani polisi, lantas bagaimana uang pengikutnya kembali? Mereka bertahan itukan karena berharap uangnya kembali," katanya.

Sebagai orang nomor dua di Pemprov Jatim, dia juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menyadarkan masyarakat agar tidak mudah percaya, termasuk dengan cara melakukan pendampingan dengan menempatkan petugas.

"Ini sebenarnya sesuatu yang aneh, tapi nyata. Zaman seperti ini masih ada yang percaya dengan penggandaan uang maupun iming-iming kaya dengan cara instan," kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal.

Sementara itu, hingga Senin (3/10/2016) malam, ribuan pengikut Dimas Kanjeng mulai meninggalkan tenda-tenda di padepokan yang berada di Dusun Cangkelek, Desa Wangkal, Gading, Probolinggo.

"Dari 3.119 pengikut yang semua bertahan di sekitaran padepokan, sekarang tinggal 86 orang di sana," kata Camat Gading, Slamet Hariyanto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai

Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai

Entertainment | Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:13 WIB

8 Kasus Dukun Palsu Pengganda Uang yang Pernah Bikin Gempar Seluruh Indonesia

8 Kasus Dukun Palsu Pengganda Uang yang Pernah Bikin Gempar Seluruh Indonesia

Your Say | Rabu, 10 Mei 2023 | 17:32 WIB

4 Kasus Dukun Pengganda Uang yang Menggemparkan, Terbaru Kasus Mbah Slamet

4 Kasus Dukun Pengganda Uang yang Menggemparkan, Terbaru Kasus Mbah Slamet

Your Say | Jum'at, 07 April 2023 | 08:45 WIB

Selain Dukun Mbah Slamet, Ini 3 Kasus Penggandaan Uang yang Telan Korban Jiwa

Selain Dukun Mbah Slamet, Ini 3 Kasus Penggandaan Uang yang Telan Korban Jiwa

News | Rabu, 05 April 2023 | 17:36 WIB

Terkini

Promo Akhir Bulan: Diskon 50% Ban Ban Tea Pakai BRImo

Promo Akhir Bulan: Diskon 50% Ban Ban Tea Pakai BRImo

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:12 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Guruh Soekarnoputra Berpulang, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:10 WIB

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 07:56 WIB

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 07:49 WIB

Bangkai Paus Terdampar di Perairan Indragiri Hilir Dievakuasi Tim Gabungan

Bangkai Paus Terdampar di Perairan Indragiri Hilir Dievakuasi Tim Gabungan

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 07:47 WIB

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 07:43 WIB

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

×