Usai Menghantam Korea Selatan, Topan Chaba Terjang Jepang

Arsito Hidayatullah

Kamis, 06 Oktober 2016 | 00:21 WIB
Usai Menghantam Korea Selatan, Topan Chaba Terjang Jepang
Mobil-mobil yang rusak dan puing bangunan akibat terjangan Topan Chaba di jalanan Jeju, Korsel, Rabu (5/10/2016). [Yonhap/AFP]

Suara.com - Peringatan badai dan hujan deras disampaikan pada Rabu (5/10/2016) di Jepang, seiring bergeraknya Topan Chaba ke sebagian negeri itu. Diketahui, beberapa jam lalu Topan Chaba baru saja menghantam pesisir selatan Korea Selatan (Korsel), dengan terjangan angin yang juga membawa banjir bandang, di mana dilaporkan setidaknya dua orang tewas.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, usai menerpa wilayah Korsel, badai dahsyat ini segera bergerak ke arah timur laut melintasi deretan kepulauan kecil Tsushima dekat wilayah Kyushu. Topan bergerak diiringi kekuatan angin kencang mencapai 180 kilometer per jam.

Lembaga cuaca itu pun memperingatkan ancaman angin kencang, berikut hujan deras, gelombang laut tinggi dan banjir, terutama di sebagian besar wilayah barat Jepang. Diperkirakan pada malam ini badai ganas itu telah menerpa Jepang, diawali wilayah Honshu, sebelum memasuki Kamis pagi akan bergerak terus ke lautan Pasifik.

Sehubungan dengan peringatan cuaca buruk itu, sejumlah maskapai di Jepang pun telah membatalkan atau menunda penerbangannya. Setidaknya total 180 penerbangan domestik dari dua maskapai, Nippon Airways dan Japan Airlines, telah dibatalkan karenanya. Sementara itu seperti diberitakan Kyodo, beberapa maskapai kecil juga sudah menunda penerbangan mereka.

Topan Chaba diketahui telah menerjang kawasan selatan Korsel sejak Rabu pagi, membawa hujan deras yang membuat sungai-sungai meluap, membanjiri jalanan kota, sekaligus menyebabkan pembatalan besar-besaran penerbangan. Menurut Kementerian Keselamatan Publik Korsel, sebanyak 2.500 sekolah juga harus ditutup karena badai itu, sementara puluhan ribu rumah di pesisir selatan terdampak matinya listrik.

Di kota Busan, dilaporkan seorang pekerja tewas akibat sebuah alat berat yang tumbang diterjang badai. Sementara itu di Ulsan, seorang lelaki dilaporkan tewas tenggelam karena banjir. Tiga orang lainnya masih dilaporkan hilang dalam kejadian yang juga berhubungan dengan banjir.

Di Jeju, pulau wisata yang populer, puluhan penerbangan juga sudah dibatalkan, ketika badai datang dengan kecepatan angin mencapai 200 kilometer per jam. Beberapa tayangan TV maupun dari rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan pemandangan mengerikan sekaligus dramatis dari badai tersebut, termasuk di antaranya enam kru kapal feri yang sempat tersapu gelombang ke lautan (meski kemudian berhasil diselamatkan), juga mobil-mobil yang hanyut dan bagian bangunan yang beterbangan.

Pihak Hyundai Motors melaporkan bahwa dua pabriknya yang berada di Ulsan terpaksa harus berhenti beroperasi akibat banjir. Hyundai diketahui memiliki lima pabrik di kota itu, dengan total produksi rata-rata mencapai 5.400 kendaraan per hari. [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Topan Meranti Telan 28 Korban Jiwa di Cina, 15 Orang Hilang

Topan Meranti Telan 28 Korban Jiwa di Cina, 15 Orang Hilang

News | Minggu, 18 September 2016 | 18:06 WIB

Topan Lionrock Bikin 33 Ribu Warga Cina Mengungsi

Topan Lionrock Bikin 33 Ribu Warga Cina Mengungsi

News | Kamis, 01 September 2016 | 08:14 WIB

Banjir Hebat di Jepang Tewaskan Sejumlah Lansia di Panti Wreda

Banjir Hebat di Jepang Tewaskan Sejumlah Lansia di Panti Wreda

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 14:04 WIB

Topan Nepartak Cabut 9 Nyawa di Cina, Kerugiannya Triliunan

Topan Nepartak Cabut 9 Nyawa di Cina, Kerugiannya Triliunan

News | Senin, 11 Juli 2016 | 12:46 WIB

Terkini

Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?

Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:14 WIB

Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google

Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:00 WIB

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:50 WIB

Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi

Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro

Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:48 WIB

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri

2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional

Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:41 WIB

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:33 WIB

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB

×