Rossi Ungkit Perseteruan Musim Lalu, Marquez Enggan Ladeni

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Kamis, 06 Oktober 2016 | 12:22 WIB
Rossi Ungkit Perseteruan Musim Lalu, Marquez Enggan Ladeni
Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, dan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat menghadiri konferensi pers jelang balapan seri ke-14 MotoGP Aragon, Kamis (22/9/2016) [AFP/Jose Jordan]

Suara.com - Pebalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku terkejut mendengar Valentino Rossi kembali mengungkit persoalan musim lalu saat gagal jadi juara dunia.

Dalam pernyataan terbarunya, Rossi kembali mengungkap kegeramannya dengan menuding Marquez telah 'membantu' Jorge Lorenzo meraih gelar juara dunia musim lalu.

Kala itu, Rossi dan Lorenzo, yang notabene rekan setim di Movistar Yamaha, memang tengah bersaing sangat ketat memperebutkan mahkota juara dunia.

Rossi saat itu unggul tujuh poin dari Lorenzo jelang seri terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 8 November 2015.

Insiden 'tendangan' ke motor Marquez di Sirkuit Sepang, Malaysia, dua pekan sebelum GP Valencia membuat Rossi terkena sanksi start dari posisi terakhir di Valencia.

Sanksi itu membuat atmosfer persaingan kian panas. Berbagai tuduhan dilontarkan Rossi yang salah satunya menuding Marquez sebagai 'pengawal' Lorenzo.

Kisruh diantara ketiga pebalap top MotoGP saat ini tersebut kian menjadi-jadi setelah Lorenzo sukses keluar sebagai kampiun MotoGP 2015 setelah finis pertama di Valencia.

Sedangkan, Rossi hanya mampu finis di posisi keempat pada balapan di Ricardo Tormo tersebut. Hasil di Valencia itu membuat Rossi jadi berbalik terpaut lima angka lebih sedikit dari Lorenzo.

Peristiwa di akhir musim lalu itu, belum lama ini kembali dibahas Rossi. Namun, Marquez enggan terlalu jauh meladeni tudingan juara dunia sembilan kali itu kepada dirinya.

Marquez menyatakan lebih menyukai 'peperangan' di dalam lintasan, ketimbang perang kata-kata dengan Rossi.

"Saya terkejut Rossi kembali mengungkit isu itu jelang akhir musim 2016 ini. Valentino sangat berpengalaman, dan dia tahu bagaimana harus memainkan perannya," kata Marquez, 23 tahun.

"Peperangan saya adalah di dalam lintasan balap, itulah yang saya lebih sukai untuk dibicarakan. Di luar trek, jelas itu bukan tipe peperangan yang saya suka," lanjutnya.

Musim ini, Marquez berpeluang besar meraih titel juara dunia ketiganya di kelas 'para raja'. Dia hanya butuh dua kemenangan lagi dari empat seri tersis di musim ini guna memastikan jadi juara dunia. (EP Sports)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI