842 Orang Tewas karena Topan Matthew di Haiti

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 08 Oktober 2016 | 05:40 WIB
842 Orang Tewas karena Topan Matthew di Haiti
Sebanyak 842 orang tewas di Haiti, Amerika Serikat karena hantaman Topan Matthew. (Reuters)

Suara.com - Sebanyak 842 orang tewas di Haiti, Amerika Serikat karena hantaman Topan Matthew. Sementara puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Sebagian orang di sana tercatat meninggal akibat wabah kolera. Informasi berdatangan dari daerah-daerah terpencil yang sebelumnya aksesnya terputus karena topan.

Informasi menyebutkan 175 orang dinyatakan meninggal dunia di desa-desa sekitar perbukitan serta di pantai ujung barat Haiti.

Sementara itu klinik-klinik kesehatan di perdesaan dibanjiri para pasien yang mengalami luka. Termasuk patah tulang, dan belum mendapat perawatan sejak topan menghantam pada Selasa (4/10/2016).

Makanan langka sementara sekurangnya tujuh orang dilaporkan meninggal karena terkena kolera, kemungkinan karena air banjir yang bercampur dengan kotoran. Setidaknya tiga kota melaporkan bahwa puluhan warga tewas, termasuk di desa pertanian berbukit, Chantal. Wali kota di wilayah itu mengatakan 85 orang meninggal dunia, sebagian besar ketika rumah mereka tertimpa pohon. Ia mengatakan 20 orang masih hilang. Puluhan orang juga hilang, banyak di antaranya merupakan penduduk di kabupaten Grand'Anse di bagian utara.

"Kami terbang di atas daerah-daerah Grand'Anse. Ini adalah bencana kemanusiaan," kata Frenel Kedner, seorang pejabat pemerintah kota Jeremie di Haiti barat daya.

"Warga sangat membutuhkan makanan, air, obat-obatan segera," katanya.

Di kota Anse-d'Hainault, tujuh orang meninggal karena kolera. Sebanyak 17 kasus kolera lainnya dilaporkan muncul di Chardonnieres di pantai selatan.

"Akibat banjir bandang dan dampaknya terhadap air serta fasilitas kebersihan, jumlah kasus kolera diperkirakan akan melonjak setelah Topan Matthew dan melewati musim hujan normal hingga awal 2017," kata Pan American Health Organization dalam suatu pernyataan.

Dengan terus bertambahnya korban jiwa, berbagai lembaga pemerintah memberikan data berbeda. Menurut hitungan Reuters berdasarkan data yang berikan oleh para pejabat daerah dan perlindungan sipil, jumlah korban tewas adalah 842 orang. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PUPR Siagakan Alat Berat & Pompa di Seluruh Wilayah Sungai

PUPR Siagakan Alat Berat & Pompa di Seluruh Wilayah Sungai

News | Selasa, 06 September 2016 | 14:25 WIB

New Jersey Umumkan Keadaan Darurat Jelang Badai Hermine

New Jersey Umumkan Keadaan Darurat Jelang Badai Hermine

News | Minggu, 04 September 2016 | 07:18 WIB

18 Tewas karena Longsor dan Badai Tropis di Meksiko

18 Tewas karena Longsor dan Badai Tropis di Meksiko

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 02:24 WIB

Cuaca Buruk Terjang Australia, 3 Tewas

Cuaca Buruk Terjang Australia, 3 Tewas

News | Senin, 06 Juni 2016 | 13:37 WIB

Uruguay Dilanda Badai, 7 Tewas dan 2.000 Orang Mengungsi

Uruguay Dilanda Badai, 7 Tewas dan 2.000 Orang Mengungsi

News | Senin, 18 April 2016 | 08:37 WIB

Fiji Dihantam Badai, Australia Kirim Kapal Bantuan

Fiji Dihantam Badai, Australia Kirim Kapal Bantuan

News | Sabtu, 27 Februari 2016 | 13:53 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 12:50 WIB

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

×