Pengikut Dimas Kanjeng di Makassar Simpan 260 Lempeng Emas

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 08 Oktober 2016 | 06:12 WIB
Pengikut Dimas Kanjeng di Makassar Simpan 260 Lempeng Emas
Dimas Kanjeng Taat Pribadi dalam salah satu adegan videonya. [YouTube/screen grab]

Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menyita sejumlah barang bukti milik pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Probolinggo (pimpinan Taat Pribadi) asal Makassar. Polisi menyita mata uang Euro, Korea, dan Vietnam.

"Kami sudah mengirimkan petugas ke Makassar dan barang bukti yang ada di sana pun akhirnya dibawa semuanya ke Surabaya," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol RP Argo Yuwono di Surabaya, Jumat (7/10/2016) malam.

Dari pengikut Dimas Kanjeng di Makassar itu, penyidik Ditreskrimum Polda Jatim menyita 57 jenis barang bukti, di antaranya 260 lempengan diduga emas, empat lembar uang million bili (pecahan 1.000.000), dan tujuh lembar uang one million Euro (pecahan 1.000.000).

Selain itu, 62 amplop lembaran uang beserta sertifikat (pecahan 1.000.000), album uang China, sembilan bundel uang monghin dong (pecahan 100), 42 bundel uang Korea Utara (pecahan 5.000), 159 bundel uang Vietnam Nam Tram Dong (pecahan 500), tiga bundel uang Korea Selatan (pecahan 1.000), dan sebagainya.

Selain uang asing, penyidik Polda Jatim juga menyita sembilan jubah warna hitam, keris Majapahit, patung Nyi Roro Kidul, keris sunan, keris wali, keris imam, selendang emas (kekuningan), dan sebagainya.

"Ini barang bukti yang pelapornya dari Makassar. Semuanya didapat dari Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo. Nantinya, kita akan bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk mengecek," katanya.

Dengan laporan dari pengikut Dimas Kanjeng dari Makassar itu, maka laporan penipuan yang diterima Polda Jatim menjadi empat laporan yakni Makassar, Jember, Bondowoso, dan Surabaya.

Selain pemeriksaan kasus penipuan, tersangka Taat Pribadi yang akan diperiksa secara psikologi itu telah menjalani serangkaian pemeriksaan dalam kasus pembunuhan yang menimpa dua pengikutnya yakni Abdul Gani dan Ismail Hidayah.

Sementara itu, pakar psikologi sosial dan kepribadian dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr MG Bagus Ani Putra menilai apa yang dialami Dimas Kanjeng merupakan fenomena dari "information power" dan kredibilitas internal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Kaya Raya, Beli Kantong Duit dan Minyak Jin Dimas Kanjeng

Demi Kaya Raya, Beli Kantong Duit dan Minyak Jin Dimas Kanjeng

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:48 WIB

Harta Mewah Dimas Kanjeng Mulai Diamankan, Seperti Ini Bentuknya

Harta Mewah Dimas Kanjeng Mulai Diamankan, Seperti Ini Bentuknya

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:15 WIB

Akhirnya, Satu Buronan Kasus Dimas Kanjeng Menyerah

Akhirnya, Satu Buronan Kasus Dimas Kanjeng Menyerah

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 14:57 WIB

Pengikut Taat Pribadi Sampai 3.700 Orang, Siapa Saja Mereka?

Pengikut Taat Pribadi Sampai 3.700 Orang, Siapa Saja Mereka?

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 14:48 WIB

Pengikut Dimas Kanjeng Ngaku Lihat Peti Emas Turun dari Langit

Pengikut Dimas Kanjeng Ngaku Lihat Peti Emas Turun dari Langit

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 14:40 WIB

Benarkah Dimas Kanjeng Hina Islam, Polisi: MUI yang Jawab

Benarkah Dimas Kanjeng Hina Islam, Polisi: MUI yang Jawab

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 12:04 WIB

Majelis Ta'lim Ukhuwah Milik Dimas Kanjeng di Samarinda Ditutup

Majelis Ta'lim Ukhuwah Milik Dimas Kanjeng di Samarinda Ditutup

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 06:48 WIB

Belasan Warga Grobogan "Setor" ke Dimas Kanjeng

Belasan Warga Grobogan "Setor" ke Dimas Kanjeng

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 02:32 WIB

Praktik Penggandaan Uang di Samarinda Sudah Menahun

Praktik Penggandaan Uang di Samarinda Sudah Menahun

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 01:08 WIB

Kasus Dimas Kanjeng, Polisi  Belum Agendakan Periksa Marwah Daud

Kasus Dimas Kanjeng, Polisi Belum Agendakan Periksa Marwah Daud

News | Kamis, 06 Oktober 2016 | 19:41 WIB

Terkini

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:21 WIB

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara

Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan

Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:13 WIB

3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada

3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada

Video | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS

Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:05 WIB

×