Kapolri Peringatkan Jangan Anarkis di Pilkada Serentak 2017

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:54 WIB
Kapolri Peringatkan Jangan Anarkis di Pilkada Serentak 2017
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Jaya 2017, dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2017, di halaman Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (12/10). [suara.com/Oke Atmaja]
Kepala Kepolisian Republik Indonesia I Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan semakin banyak jumlah masyarakat yang memilih pada Pemilihan Umum atau Pemilihan Kepala Daerah serentak 2017, akan semakin menentukkan kredibiltas pemimpin yang dipilih.
 
"Antisipasi Pemilu banyak yang gunakan hak pilihnya, maka akan kredibel pemimpin yang dipilih. Namun makin banyak yang golput, pemimpin yang terpilih menunjukkan kurang dapat persetujuan dari masyarakat," ujar Tito di Apel Gelar  Pasukan Operasi Mantap Praja Jaya 2017, di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (12/10/2016)
 
Oleh karena itu, ia menilai Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) merupakan indikator sistem demokrasi di Indonesia yang memberikan hak kepada masyarakat untuk memilih pemimpinnya secara langsung.
 
"Untuk itu ini adalah pesta merayakan demokrasi. Jangan sampai terjadi pelanggaran hukum untuk tidak mengindahkan norma. Kita sudah 19 tahun menerapkan demokrasi yang lebih bebas. Kita sudah dewasa dalam demokrasi. Tidak ada aksi-aksi kekerasan dan anarakis. Kalau itu terjadi berarti bangsa kita belum dewasa,"katanya.
 
Selain itu, Tito meminta seluruh pihak yang terlibat seperti KPU, Bawaslu, Media, tokoh masyarakat, warga masyarakat, pasangan calon dan pendukung, lembaga pengawas Independen serta aparat keamanan ikut mengawasi jalannya Pilkada serentak 2017 mendatang. Tito juga mengingatkan kepada tokoh masyarakat atau pihak-pihak untuk tidak memanaskan suhu poliitik.
 
"Makin banyak yang mengawasi makin baik. Kepada tokoh masyarakat sama, jangan memanaskan suasana dan jangan golput," kata Tito.
 
Lebih lanjut, jenderal bintang empat itu menghimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak 2017 mendatang.
 
"Kita harap masyarakat menggunakan hak pilihnya dan menggunakan cara yang demokratis," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelar Pasukan Pengaman Pilkada Serentak 2017

Gelar Pasukan Pengaman Pilkada Serentak 2017

Foto | Rabu, 12 Oktober 2016 | 12:00 WIB

Ini Kunci Pilkada Serentak 2017 Aman Menurut Wiranto

Ini Kunci Pilkada Serentak 2017 Aman Menurut Wiranto

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 15:07 WIB

Pimpinan DPR: Calon yang Pakai Money Politic akan Gagal

Pimpinan DPR: Calon yang Pakai Money Politic akan Gagal

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 14:34 WIB

DPR Ingin Presiden Jangan Hanya Imbau Menteri Netral

DPR Ingin Presiden Jangan Hanya Imbau Menteri Netral

DPR | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:55 WIB

Wiranto: Pilkada Bukan Hanya Milik KPUD dan Partai

Wiranto: Pilkada Bukan Hanya Milik KPUD dan Partai

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:29 WIB

Jelang Pilkada Serentak, Pimpinan DPR Puji Sikap Presiden

Jelang Pilkada Serentak, Pimpinan DPR Puji Sikap Presiden

DPR | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:22 WIB

Agus Yudhoyono Minta TNI Netral di Pilkada Serentak 2017

Agus Yudhoyono Minta TNI Netral di Pilkada Serentak 2017

News | Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:50 WIB

Mensesneg Pratikno Bantah Dirinya Ketemu Prabowo Soal Pilkada DKI

Mensesneg Pratikno Bantah Dirinya Ketemu Prabowo Soal Pilkada DKI

News | Rabu, 28 September 2016 | 23:17 WIB

KPK Akui Susah Tindak Politik Uang di Pilkada

KPK Akui Susah Tindak Politik Uang di Pilkada

News | Rabu, 28 September 2016 | 18:13 WIB

Mendagri Minta Polisi Tindak Tegas Provokator dalam Pilkada 2017

Mendagri Minta Polisi Tindak Tegas Provokator dalam Pilkada 2017

News | Selasa, 27 September 2016 | 22:58 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB